Kesehatan Seksual

Dry Humping Alias Aktivitas Seksual Tanpa Penetrasi, Bagaimana Cara Melakukannya?

September 1, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Meski dry humping mungkin masih terdengar asing, tak ada salahnya sesekali mencoba aktivitas seksual yang satu ini. Ya, dry humping bisa menjadi salah satu kegiatan seksual selingan bersama dengan pasangan.

Lantas, apa sebenarnya itu dry humping? Bagaimana cara aman melakukannya? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Kenali Kelebihan dan Kekurangan Spermisida untuk Mencegah Kehamilan

Mengenal dry humping

Sebagian orang mengira bahwa aktivitas seksual pasti selalu berkaitan dengan memasukkan alat kelamin alias penetrasi. Namun, perlu kamu ketahui bahwa terdapat aktivitas seksual yang dilakukan tanpa penetrasi. Ini dikenal sebagai dry humping atau petting.

Teknik ini dapat dilakukan dengan cara mengenakan atau tidak mengenakan pakaian.

Pada hakikatnya, dry humping adalah teknik yang dilakukan oleh pasangan dengan cara menggesekkan tubuh satu sama lain untuk mencapai kenikmatan seksual. Tidak ada risiko kehamilan jika teknik ini dilakukan dengan mengenakan pakaian.

Namun, ketika dry humping dilakukan dengan cara menanggalkan pakaian, masih ada risiko menularkan penyakit tertentu yang ditularkan melalui kontak dari kulit ke kulit. Maka dari itu, penting untuk berbicara dengan pasangan sebelum melakukan teknik ini.

Bagaimana aturan melakukan dry humping?

Pada dasarnya, tidak ada aturan baku untuk melakukan dry humping. Bagaimana cara kamu melakukannya hingga seberapa jauh kamu dan pasanganmu melangkah tergantung dari apa yang kamu inginkan.

Dikutip dari laman Planned Parenthood, aktivitas outercourse efektif dalam mencegah kehamilan, salah satu contohnya adalah dry humping dengan mengenakan pakaian.

Kamu bisa melakukannya dengan pakaian lengkap atau hanya dengan mengenakan pakaian dalam saja. Kamu juga dapat melakukannya sambil berdiri, duduk, ataupun berbaring. Tidak ada teknik yang benar ataupun yang salah dalam dry humping.

Sebab pada intinya aktivitas seks ini dilakukan dengan menggesekkan tubuh secara sendiri atau bersama dengan pasangan. Di samping itu, gesekan pun tidak harus terjadi antara penis ataupun vagina. Tetapi, juga bisa dengan anggota tubuh lainnya.

Baca juga: Punya Manfaat Sehat, Ini Alasan Harus Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seks

Melakukan dry humping sendiri

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa dry humping dapat dilakukan seorang diri. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menikmati dry humping secara sendiri.

Kuncinya adalah menemukan sesuatu yang bisa digunakan untuk bergesekkan dengan penis ataupun vagina. Bisa berupa apa saja, mulai dari bantal hingga boneka mainan.

Melakukan dry humping dengan pasangan

Pilihan lainnya, kamu dapat melakukan dry humping dengan pasangan. Namun ingat, kesenangan bersama adalah hal terpenting di sini.

Untuk melakukannya, kamu dapat menggesekkan alat kelamin ke paha, bokong, atau bahkan bagian tubuh lainnya di mana kamu merasa nyaman.

Cara aman melakukan dry humping

Agar aman dilakukan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan dry humping. Berikut ini adalah beberapa cara aman dalam melakukan dry humping seperti dilansir laman Healthline:

1. Perhatikan apa yang kamu kenakan

Sebaiknya, perhatikanlah apa yang kamu kenakan jika kamu memilih untuk melakukan dry hamping dengan pakaian. Hindarilah ristleting, kancing besar, atau bahkan ikat pinggang untuk menghindari cedera.

Selain itu, sebaiknya pilihlah bahan yang tipis dan halus untuk mendapatkan sensasi yang lebih baik. Gunakan juga pakaian dan celana yang cukup longgar guna memberikan ruang tambahan untuk ereksi.

2. Perhatikan posisi

Pada dasarnya, berapa banyak gesekan yang kamu dapatkan tergantung pada posisi. Beberapa posisi lebih baik dibandingkan dengan yang lain. Adapun beberapa posisi tersebut di antaranya adalah:

  • Missionary
  • Cowgirl atau reverse cowgirl
  • Side by side

Jika kamu melakukan teknik secara sendiri atau solo:

  • Gesekkan dengan bantal: Berbaring dalam posisi di atas bantal atau guling. Kemudian, gesekkan di antara kedua paha hingga kelamin.
  • Sandaran tangan: Gunakan kursi yang empuk atau sofa berlapis kain. Dengan hati-hati kemudian naiki sandaran tangan pada kursi atau sofa. Gesekkan alat kelamin ke sisi apapun yang menurutmu nyaman.

3. Libatkan tangan

Kamu juga bukan hanya dapat menggunakan alat kelamin saja, melainkan juga dapat melibatkan tangan. Sebagai contoh, merangsang payudara ataupun bokong.

4. Menggunakan sex toys

Kamu juga dapat melakukan dry humping dengan menggunakan sex toys, baik jika kamu melakukannya secara sendiri ataupun dengan pasangan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai dry humping dan cara melakukannya. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan seksual, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 01 September 2021. Everything You Need to Know About Dry Humping 

Planned Parenthood. Diakses pada 01 September 2021. How effective are abstinence and outercourse? 

Very Well Health (2020). Diakses pada 01 September 2021. Can You Get an STD During Dry Humping? 

    register-docotr