Info Sehat

Yakin Tidak Mau Berhenti? Ini Lho, yang Terjadi pada Paru-paru Seorang Perokok

July 28, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
no-image

Ada banyak perubahan yang terjadi pada paru-paru perokok. Perubahan-perubahan ini bisa dilihat secara visual atau menggunakan mikroskop.

Selain perubahan struktural, ada juga beberapa perubahan fungsional pada paru-paru perokok yang membuatnya sangat berbeda secara signifikan dengan paru-paru sehat, yaitu pada kapasitas paru-paru hingga kemampuan penyerapan oksigen.

Untuk lebih jelasnya tentang seperti apa paru-paru perokok dibandingkan paru-paru sehat, simak penjelasan berikut ini:

Tampilan paru-paru perokok

Tampilan paru-paru yang sehat dan pada yang merokok. Foto: https://cdn2.tstatic.net/

Kamu bisa melihat perbedaan mendasar paru-paru perokok dengan paru-paru sehat dengan mata telanjang. Yang paling menonjol adalah perubahan tampilan paru-paru perokok yang menjadi hitam dari yang tadinya berwarna merah muda pucat.

Saat kamu menghisap rokok, ada ribuan partikel karbon berukuran kecil yang masuk ke dalam paru-paru.

Selanjutnya, Makrofag, salah satu tipe dari sel darah putih akan memakan partikel berwarna cokelat-hitam dari asap rokok yang masuk karena partikel ini sangat beracun, bahkan untuk makrofag, maka dia akan tersimpan di dalam vesikel sebagai sampah di paru-paru.

Ketika sudah tersimpan di sana, dan semakin lama ketika kamu merokok partikel ini akan semakin banyak yang disimpan oleh makrofag di dalam vesikel. Dengan semakin menumpuknya partikel ini, maka paru-paru kamu pun berubah menjadi kehitaman.

Paru-paru perokok secara mikroskopis

Anatomi paru-paru. Foto: https://www.sekolahan.co.id/

Dalam ukuran yang lebih kecil, kamu akan melihat seperti apa kerusakan pada paru-paru perokok. Dari mikroskop kamu dapat melihat sel yang mengelilingi jaringan di paru-paru nampak seperti sebuah kota yang dibangun dengan sangat rapi.

Tapi kota itu sudah rusak oleh asap rokok yang beracun. Kerusakan-kerusakan ini bisa dilihat dari masing-masing struktur sistem pernapasan berikut ini:

Perubahan pada silia

Silia merupakan rambut kecil yang berbaris di bronkus dan juga bronkiolus. Tugas dari rambut ini adalah untuk menangkap material asing yang masuk ke saluran pernapasan untuk kemudian mendorongnya kembali ke tenggorokan.

Pada paru-paru perokok, racun seperti acrolein dan formaldehyde yang masuk bersama dengan asap rokok akan melumpuhkan silia dan membuat rambut ini tidak bisa berfungsi dengan baik.

Akibat kondisi ini, maka lebih dari 70 karsinogen yang merupakan racun lain di dalam asap rokok dan organisme mematikan akan masuk ke dalam paru-paru dan dapat merusak paru-paru di level seluler atau molekuler.

Perubahan pada mukus

Mukus merupakan lendir yang akan keluar karena zat kimia yang masuk bersamaan dengan asap rokok. Ketika mukus hadir, maka udara yang kaya akan oksigen menjadi terbatas masuk ke dalam ruangan di paru-paru.

Perubahan saluran udara

Pada skala mikroskopis, kamu akan melihat jika saluran udara meregang dan menjadi tidak elastis. Kondisi yang terjadi pada paru-paru perokok ini disebabkan oleh komponen rokok yang masuk bersamaan dengan asap yang kamu hirup.

Perubahan pada alveolus

Racun pada asap rokok akan merusak struktur alveolus. Menyebabkan kemampuan alveolus untuk melebar dan berkontraksi menjadi berkurang.

Kerusakan pada alveolus akan menyebabkan udara terperangkap dan tidak sulit untuk dihembuskan keluar. Semakin banyak udara yang terperangkap, semakin banyak alveolus yang akan rusak.

Perubahan level molekuler

Di pangkal tiap paru-paru, terdapat sel DNA. DNA ini berisikan instruksi untuk setiap protein yang dibutuhkan paru-paru untuk tumbuh, berfungsi dengan baik, memperbaiki diri, dan memberitahukan pada sel jika sudah saatnya untuk mati saat sel tersebut menua.

Pada saat merokok, kamu bisa merubah gen yang ada di dalam paru-paru, lho. Selain itu, perubahan pada paru-paru merokok juga bisa menyebabkan epigenetik di sel paru-paru, yang merubah tampilan dari sel DNA di dalam paru-paru.

Kapasitas paru-paru perokok

Pada level mikroskopis, kerusakan alveolus karena asap rokok dapat memengaruhi masuknya udara ke dalam paru-paru. Ini berarti, kapasitas paru-paru menjadi berkurang.

Merokok pun dapat merusak otot dada sehingga kemampuan kamu untuk menarik napas dalam-dalam menjadi berkurang. Elastisitas otot di saluran udara juga bisa terdampak oleh asap rokok, membuat udara yang masuk ke paru-paru menjadi berkurang.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Verywellmind.com (2020) diakses 25 Juli 2020. https://www.verywellmind.com/smokers-lungs-vs-normal-healthy-lungs-4107829
  2. Medicinenet.com, diakses 25 Juli 2020. https://www.medicinenet.com/smokers_lung_pathology_photo_essay/article.htm
    Berita Terkait
    register-docotr