Kehamilan

6 Penyebab Pasutri Sulit Hamil Anak Kedua

November 26, 2020 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Banyak keluarga yang ingin memiliki anak kedua setelah berhasil mengandung anak pertama. Namun, ternyata hal itu sulit bagi sebagian orang lho. Apa hal-hal yang membuat sulit hamil anak kedua? Simak, yuk, penjelasannya. 

Penyebab sulit hamil anak kedua

Dilansir dari Health Essentials, banyak pasangan tidak memiliki masalah untuk hamil untuk kedua kalinya, tetapi jutaan pasangan berjuang dengan infertilitas sekunder. Menurut Pusat Statistik Kesehatan Nasional, hal ini termasuk pasangan yang mengalami kemandulan tetapi akhirnya berhasil.

Berikut ini deretan penyebab kenapa selama ini sulit hamil anak kedua: 

1. Sudah berusia di atas 35 tahun

Tidak mengherankan jika salah satu faktor terpenting yang memengaruhi peluang wanita untuk hamil adalah usia. Wanita berusia pertengahan hingga akhir 30-an dan lebih tua lebih mungkin mengalami infertilitas sekunder karena telur berkurang seiring bertambahnya usia.

Perubahan hormon dan risiko penyakit tertentu juga meningkat seiring bertambahnya usia, dan keduanya dapat memengaruhi kesuburan. Namun, jika kamu berusia pertengahan 30-an dan masih menunggu anak kedua, jangan putus asa. 

2. Kualitas sperma pria rendah

Kamu mungkin tahu bahwa usia, kesehatan, atau pengobatan terkadang memengaruhi kualitas atau kuantitas sperma. Namun, banyak pria yang terkejut mengetahui bahwa beberapa praktik umum dapat menurunkan produksi sperma seperti: 

  • Mengonsumsi suplemen testosteron
  • Membuat testis terkena panas

Testis berada di luar tubuh karena suatu alasan. Jika terlalu hangat, baik dari pakaian ketat seperti celana pendek pengendara motor atau penggunaan elektronik, hal itu dapat memengaruhi jumlah sperma.

3. Memiliki sindrom ovarium polikistik

Dilansir dari, Health Essentials sindrom ovarium polikistik yaitu ketidakseimbangan hormon yang dapat mengganggu ovulasi, adalah penyebab umum infertilitas sekunder (dan primer). Jika menstruasi tidak teratur atau tidak ada, bicarakan dengan dokter untuk mengetahui apakah mungkin menderita PCOS.

Selain PCOS, kelainan yang disebabkan oleh operasi atau infeksi sebelumnya juga dapat menyebabkan kemandulan.

4. Kelebihan berat badan

Baik pada pria maupun wanita, kelebihan berat badan dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil. Pada wanita, penambahan berat badan dapat menyebabkan resistensi insulin dan peningkatan kadar testosteron, yang dapat menghambat ovulasi. 

Selain itu, tingkat implantasi lebih rendah bagi mereka yang kelebihan berat badan atau kekurangan berat badan dibandingkan mereka yang memiliki berat badan sehat.

Bagi pria, berat badan berlebih dapat meningkatkan kadar estrogen, yang menyebabkan penurunan jumlah sperma.

5. Terlalu banyak mengonsumsi alkohol

Bagi pria atau wanita, minum terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan masalah konsepsi.

Konsumsi alkohol sedang hingga berat pada wanita (lebih dari dua minuman per hari atau lebih dari tujuh minuman per minggu) meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk hamil dan mengurangi peluang kamu melahirkan bayi yang sehat. 

Pria yang mengikuti program kehamilan pasangannya juga bisa mendapatkan keuntungan dengan mengurangi konsumsi alkohol. Konsumsi sedang hingga berat dapat mengganggu hormon dan menghambat produksi sperma.

Baca juga: Bisakah Ibu Hamil Melahirkan dalam Kondisi Koma, Termasuk Akibat COVID-19? Ini Ulasannya!

6. Perokok yang aktif

Meskipun tidak mengherankan jika merokok tidak baik untuk tubuh, kamu mungkin tidak tahu bahwa merokok juga dapat merusak kesuburan. Wanita yang merokok lebih mungkin mengalami kemandulan. Merokok dapat merusak telur dan menyebabkan masalah ovulasi. 

Pria pada umumnya penelitian menunjukkan bahwa merokok dapat merusak DNA sperma. Kesabaran itu bagus, tapi jangan menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan.

Jika ingin mencoba hamil lagi, cobalah untuk rileks dan tidak terlalu khawatir – setidaknya pada awalnya. Namun, jika kamu telah mencoba selama setahun dan masih belum hamil, bicarakan dengan dokter spesialis Obgyn atau spesialis kesuburan kamu.

Dan jika kamu berusia di atas 36 tahun, pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter lebih awal atau mungkin bisa setelah kamu mencoba tiga atau empat siklus menstruasi tanpa hasil.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Health Essentials (2017) dikases pada 24 November 2020.  6 Reasons for Trouble Getting Pregnant a Second Time Common causes of secondary infertility — and when to get help
  2. Theguardian.com (2010) diakses pada 24 November 2020. Why many women are unable to have a second child
    Berita Terkait
    register-docotr