Puasa

Apa Sih yang Terjadi pada Tubuh saat Puasa? Yuk, Intip Faktanya di Sini

May 4, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Secara tidak sadar, ternyata banyak hal yang terjadi pada tubuh manusia saat puasa, lho. Efek yang dirasakan pun beragam tergantung dari bentuk dan berapa lama kita puasa.

Baca Juga: Minum Bikin Batal, Ini 5 Cara agar Tidak Haus saat Puasa

Mengapa pusing dan lemas?

Paling umum kita rasakan mungkin pusing dan lemas karena tubuh tidak mendapat asupan makanan. Untuk mengantisipasi hal itu, ada langkah-langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan sebelum puasa. Misalnya makan sedikit makanan untuk membatasi kalori yang masuk ke tubuh.

Hal lain yang bisa kamu lakukan adalah memastikan tubuh cukup air (hidrasi) selama puasa. Kuncinya ada pada saat berbuka sampai sahur, cukupkan kebutuhan minum air sebanyak 2-3 liter pada masa itu. Minum sedikit demi sedikit agar tidak langsung keluar lewat air seni.

Selain hal-hal di atas, ternyata ada juga beberapa detil yang tubuh kita rasakan selama puasa. Berikut yang terjadi pada tubuh saat puasa dengan model tidak mengonsumsi makanan dan hanya mengnonsumsi air selama 12-48 jam:

Hal yang dirasakan tubuh manusia saat puasa hari 1-2

Tentu yang dirasakan tubuh adalah perasaan lapar. Ini adalah hal yang paling menantang saat kita berpuasa.

Kamu tentu akan mengalami j pengurangan energi di fase ini. Efek ini dapat menyebabkan mood kita menjadi jelek dan membuat kita menjadi mudah marah.

Faktanya, tubuh akan berinisiatif untuk mengubah material non karbohidrat seperti asam amino dan lemak dalam tubuh menjadi glukosa yang dibutuhkan untuk aktivitas.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir, dengan adanya proses ini maka tubuhmu justru menjadi lebih bijak dalam penggunaan energi sehingga detak jantung dan tekanan darah pun akan merendah.

Kondisi tubuh saat puasa hari 3-7 menjadi lebih energik

Pada fase ini, kamu justru tidak terlalu merasa lapar. kamu akan merasa lebih energik.

Hal ini dikarenakan dimulainya fase ketosis atau kondisi di mana hati memproduksi ketone sebagai energi. Di fase ini, tubuhmu akan membakar lemak sebagai sumber utama dari kebutuhan energimu.

Dengan adanya proses ini, maka rasa laparmu pun akan cenderung berkurang dan kebutuhan energimu jadi lebih terpenuhi.

Dari penjelasan di atas tentu kamu sudah terbayang efeknya, kan? Yep, di fase ini tubuhmu mulai bersih-bersih lemak. Jadi jangan heran kalau kamu lihat berat badanmu mulai menurun.

Hari 8-15, tubuh manusia saat puasa mulai ‘Mode Penyembuhan’

Di fase ini kamu akan merasakan tubuhmu mulai beradaptasi dan merasa puasa sebagai hal yang normal. Beberapa efek yang akan kamu rasakan adalah meningkatnya mood dan kesehatan mental.

Bisa dibilang saat ini tubuhmu masuk dalam ‘mode penyembuhan’. Proses ini dimulai dengan sistem pencernaanmu mulai menyingkirkan penyebab stres atau stresor dan racun-racun yang kamu tanggung setiap harinya.

Hasilnya, tubuhmu akan memiliki sedikit radikal bebas dan mulai mengurangi zat-zat oksidatif. Proses ini akan berujung pada meningkatnya sistem imun.

Secara kumulatif, akan ada peningkatan kesehatan yang tubuhmu alami. Dengan sedikitnya radikal bebas maka penuaan dini pun dapat dicegah.

Hari 16 dan seterusnya, seperti menjadi baru

Akan ada keseimbangan tubuh yang kamu rasakan di fase ini hingga akhir dari masa puasamu. Apabila kamu bisa sampai di fase ini, selamat! kamu berada di tempat di mana tidak semua orang pernah alami.

Fase ini adalah perpanjangan dan kesempurnaan dari ‘mode penyembuhan’ yang dialami di fase sebelumnya.

Semakin panjang kamu berpuasa, maka semakin panjang juga waktu yang kamu berikan pada tubuhmu untuk menyembuhkan dan membersihkan diri.

Baca Juga: Kena Gigitan Anjing Gila, Lakukan Ini untuk Penanganan Pertama!

Tidak kalah penting, ini harus diingat saat berhenti puasa

Kamu akan mengalami peningkatan kesehatan dan merasa bugar karena telah menyelesaikan puasa yang panjang. Dan cara kamu untuk mengakirinya sangat penting dan berpengaruh.

Seberapapun panjang puasamu, kamu harus bisa meredakan nafsu untuk kembali memakan makan tidak sehat. Caranya adalah dengan banyak makan buah dan sayur agar pencapaianmu tidak sia-sia.

Oleh karena itu, kamu harus bisa jadikan hal ini sebagai awal baru dari pola makanmu. Penting untuk mengingat apa yang sudah kamu capai dan efek yang dirasakan tubuhmu.

Yang paling penting, agar tubuh tetap dalam kondisi prima, berbuka dan sahur dengan makanan yang sehat, rendah lemak, dengan kalori yang cukup serta tubuh harus tetap terhidrasi ya. Agar keseimbangan yang ada di dalam tubuh tetap terjaga.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healtline.com (2019) diakses 23 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/how-to-fast#section3
  2. Globalhealing.com (2017) diakses 23 April 2020. https://globalhealing.com/natural-health/stages-of-fasting-what-happens-when-you-fast/
    register-docotr