Olahraga

Insomnia usai Olahraga? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

November 26, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Olahraga adalah kegiatan yang menyehatkan. Namun, ternyata beberapa orang justru mengeluhkan setelah berolahraga justru membuat mereka insomnia alias sulit tidur. Apakah benar olahraga justru menyebabkan kamu sulit tidur?

Menurut salah satu artikel Healthline, olahraga berlebih memang dapat menyebabkan terjadinya gangguan tidur. Ini karena hormon stres yang tidak seimbang sehingga kamu sulit rileks dan tidak bisa tidur. Nah, untuk lebih jauh lagi memahami kaitan olahraga dan insomnia, berikut ulasannya.

Olahraga dan gangguan tidur

Jika kamu salah satu orang yang mengalami insomnia setelah berolahraga, kamu perlu mengetahui fakta penelitiannya. Karena ternyata, menurut Hopkinsmedicine.org olahraga justru dapat meningkatkan kualitas tidur, lho.

“Kami memiliki bukti kuat bahwa olahraga sebenarnya membantu kamu tidur lebih cepat dan meningkatkan kualitas tidur,” kata Charlene Gamaldo, MD, direktur medis di Johns Hopkins Center for Sleep, Rumah Sakit Umum Howard County, dikutip dari Hopkinsmedicine.org.

Lalu kenapa ada orang yang mengalami insomnia setelah berolahraga? 

Masih dari sumber yang sama, disebutkan bahwa hal tersebut terjadi mungkin saja karena pemilihan waktu berolahraga yang kurang tepat. Pemilihan jenis olahraga juga mungkin berpengaruh pada reaksi tubuh seseorang. Walaupun, sebenarnya belum ada acuan pasti kapan sebaiknya seseorang harus berolahraga.

Pemilihan waktu berolahraga

Beberapa orang yang mengalami insomnia mungkin baru saja berolahraga tidak jauh dari waktu tidur seharusnya. Jika kondisinya seperti itu, tandanya insomnia yang terjadi adalah efek dari hormon di dalam tubuh.

Berikut dua efek yang mungkin menyebabkan kamu sulit tidur setelah berolahraga.

Pelepasan hormon endorfin

Olahraga seperti aerobik dapat menyebabkan tubuh melepaskan hormon endorfin. Ini membuat adanya peningkatan aktivitas di otak. Efeknya membuat orang menjadi susah tidur. 

Peningkatan suhu tubuh

Olahraga memberikan efek yang berbeda-beda bagi setiap orang. Sebagian orang ada yang merasakan olahraga memberi efek seperti mandi air panas di pagi hari dan memberi rasa segar.

Peningkatan suhu inti tubuh seperti pemberi tanda pada tubuh bahwa ini adalah waktunya untuk bangun. Karena itu seseorang biasanya akan mengalami sulit tidur atau insomnia setelah berolahraga. 

Bagaimana cara mengatasinya? 

Cara menghindari insomnia setelah berolahraga tentu saja menentukan waktu yang lebih baik untuk berolahraga. Meskipun tidak ada patokan pasti, tapi sebaiknya tidak berolahraga menjelang waktu tidur malam kamu. 

Selain itu, kamu perlu memahami dua penyebab susah tidur setelah olahraga, seperti yang sudah disebutkan di atas. Berikut beberapa pertimbangan jika kamu ingin berolahraga tanpa takut terkena insomnia. 

  • Perhatikan waktu. Berolahragalah setidaknya satu hingga dua jam sebelum waktu tidur tiba. Ini akan membuat jeda dan membiarkan efek pelepasan endorfin mereda. Jika telah reda, kamu akan lebih rileks dan tubuh bisa beristirahat dan tertidur pulas. 
  • Perhatikan suhu tubuh. Jika kamu tipe orang yang merasa segar setelah berolahraga karena naiknya suhu tubuh, kamu harus menyiapkan jeda waktu. Setidaknya 30 hingga 90 menit. Waktu tersebut akan membuat suhu tubuh turun dan membantu kantuk datang. 

Terlepas dari respons biologis yang sudah disebutkan di atas, kamu perlu lebih mengenali dirimu sendiri untuk menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga. Jika masih mengalami insomnia setelah berolahraga, kamu perlu sejumlah tips agar kantuk cepat datang sesuai dengan jam tidurmu. 

Tips menghindari insomnia setelah berolahraga

  • Kurangi stres. Cobalah beberapa hal seperti yoga untuk meningkatkan rasa rileks. Dengan begitu akan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang membantu menenangkan diri, serta bisa mengundang kantuk datang.
  • Ritual sebelum tidur. Layaknya anak kecil yang butuh didongengkan sebelum tidur, kamu juga bisa melakukan ritual serupa. Misalnya, baca buku agar kantuk cepat datang. Atau ritual lain yang menenangkan diri seperti meditasi atau memijat diri sendiri.
  • Asupan yang memancing rasa kantuk. Hindari kafein adalah hal yang harus dilakukan, sebagai gantinya carilah makanan atau minuman yang membantu menenangkan tubuh sehingga menimbulkan kantuk. Salah satunya adalah minum teh kamomil sebelum tidur. 

Namun, kembali lagi, beberapa tips tersebut akan mendatangkan hasil yang berbeda-beda pada setiap orang. Karena masing-masing tubuh manusia memiliki respons yang berbeda-beda pula pada setiap asupan yang diterima. 

Demikian penjelasan tentang fakta di balik anggapan jika olahraga bisa menyebabkan gangguan tidur atau insomnia di malam hari. 

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline, diakses 27 November 2020
13 Signs of Overtraining and What to Do About It
Hopkinsmedicine, diakses 25 November 2020
Exercising for Better Sleep
Livestrong, diakses 25 November 2020
Cannot Sleep After Exercise
Dailyburn, diakses 25 November 2020
Love Evening Workouts? 5 Ways to Avoid Sleepless Nights

    register-docotr