Categories
Kulit & Perawatan Tubuh

Jangan Khawatir Moms! Begini Perawatan Perut Setelah Melahirkan Agar Kembali Terlihat Cantik

Setelah melahirkan pastinya banyak ibu yang merasa tidak percaya diri dengan bentuk perutnya. Nah, sekarang gak perlu khawatir lagi nih Moms, inilah perawatan perut setelah melahirkan yang ampuh untuk dilakukan.

Baca Juga: Perawatan Tubuh Setelah Melahirkan, dari Mengatasi Nyeri Vagina Hingga Bengkak Payudara

Bagaimana perawatan perut setelah melahirkan?

Perut menjadi rata lagi setelah melahirkan merupakan dambaan setiap ibu. Berikut ini tips perawatan perut setelah melahirkan agar menjadi lebih kecil dan ideal, antara lain:

Menyusui

Perawatan perut setelah melahirkan yang paling mudah dan efektif adalah dengan menyusui sang bayi. Hal ini dikarenakan menyusui dapat membantu membakar kalori tubuh cukup besar bahkan efeknya bisa mencapai 500 hingga 700 kalori per hari.

Selain itu, menyusui juga dapat memicu gerakan kontraksi rahim sehingga secara otomatis membantu juga mengencangkan otot perut. Tetapi harus diingat ya Moms pilihlah makanan yang sehat supaya produksi ASI tetap lancar.

Jalan kaki

Bagi para ibu yang baru melahirkan sebaiknya jangan melakukan olahraga terlalu berat. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki santai di pagi hari. 

Jika Moms melakukannya rutin setiap pagi, maka cukup efektif untuk mengurangi lemak di perut. Selain itu, tubuh pun akan lebih bugar. Jika merasa sudah cukup kuat, Moms bisa melakukan olahraga yang lebih berat seperti aerobic, berenang atau bersepeda.

Perbanyak minum air putih

Pada dasarnya tubuh manusia harus mencukupi kebutuhan air minum sebanyak 8 gelas setiap harinya. Air putih memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menghilangkan racun pada tubuh. Terutama pada bagian perut dan melancarkan proses pencernaan.

Sebaiknya para ibu yang baru melahirkan, minumlah air putih untuk mencegah lapar cepat datang. Dengan banyak minum air putih, maka nafsu makan akan berkurang. Hal ini membuat perut Moms menjadi lebih rata seperti sedia kala sama seperti sebelum melahirkan.

Mengonsumsi teh hijau

Sebagaimana kita ketahui teh hijau dapat mengurangi lemak pada perut dan dapat membantu proses pencernaan dengan baik. Kandungan antioksidan yang ada dalam teh hijau juga mampu membantu membakar lemak dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Tetapi sebaiknya Moms jangan terlalu berlebihan mengonsumsi teh hijau. Hal ini dikarenakan segala sesuatu yang berlebihan tetaplah tidak baik.

Konsumsilah dalam kadar yang cukup agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.

Senam kegel

Senam kegel merupakan senam untuk mengencangkan otot-otot vagina. Selain itu, senam kegel juga dapat membantu menurunkan lemak perut pasca melahirkan. 

Jika tak sempat ke sanggar senam, Moms juga bisa melakukannya di rumah dengan mengikuti gerakan dari youtube atau platform lainnya.

Diet seimbang

Moms boleh melakukan diet tetapi tidak boleh dilakukan secara ekstrem. Moms harus melakukan diet sehat yang menyertakan vitamin dan mineral untuk mencukupi asupan makanan sehari-hari Moms. 

Hal ini sangat penting untuk mengurangi lemak perut. Sebaiknya Moms bisa mengganti semua makanan cepat saji dengan makanan yang lebih bergizi seperti buah-buahan, sayuran, daging sapi tanpa lemak, ayam, kacang-kacangan, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak. 

Nah, harus diingat nih Moms usahakan untuk membatasi asupan natrium yang berasal dari garam karena menyebabkan perut kembung dan pembengkakan. 

Meditasi atau yoga

Meditasi atau yoga merupakan salah satu olahraga ringan, yang dapat dilakukan tanpa meninggalkan si kecil. Yoga juga dapat dilakukan di rumah saat bayi tertidur. 

Cobalah pelajari teknik gerakan yoga dari buku atau internet. Hal ini dikarenakan gerakan yoga dipercaya dapat membantu membuat perut rata kembali pasca melahirkan lho.

Usahakan tidur yang cukup

Usahakan untuk mengatur pola tidur kamu agar teratur karena cara ini dapat membantu Moms untuk mengecilkan perut secara efektif.

Selain itu, tidur yang cukup dapat menjaga kesehatan dan dapat menurunkan berat badan. Caranya dengan Moms berusaha ikut tidur ketika bayi juga sedang tertidur.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Categories
Kulit & Perawatan Tubuh

Punya Masalah Rambut Bercabang? Ini Cara dan Tips Mengatasinya

Apakah kamu saat ini memiliki masalah rambut bercabang? Atau kamu sedang berniat memanjangkan rambutmu? Hati-hati karena rambut bercabang dapat mengurangi keindahan tampilan rambut. kondisi ini juga menandakan rambut tidak sehat.

Untuk mengenali rambut bercabang secara lebih lanjut, yuk simak ulasan berikut ini!

Apa itu rambut bercabang?

Rambut bercabang adalah kondisi saat bagian ujung rambutmu kering, rapuh dan terpecah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrim, produk kimiawi untuk rambut, serta teknik perawatan atau styling rambut seperti penggunaan catokan, hairdryer atau alat pemanas lainnya.

Apakah rambut bercabang dapat diperbaiki?

Sayangnya, ujung rambut yang bercabang tidak dapat diperbaiki. Satu-satunya cara yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan rambut bercabang adalah dengan memotongnya. 

Selain memotongnya dengan gunting, kamu juga bisa menghilangkan ujung rambut yang bercabang dengan metode velaterapia, atau disebut juga sebagai candle cutting atau pemotongan lilin. 

Dilansir lewat Healthline, metode ini dilakukan dengan cara memelintir sebagian rambut dan membakarnya dengan lilin yang menyala.Velaterapia dipercaya dapat membuat ‘segel’ untuk membantu melindungi ujung rambut agar tidak pecah lagi. 

Namun, beberapa ahli perawatan rambut khawatir metode ini dapat merusak folikel rambut dan bahkan membuatnya jadi bercabang.

Masker rambut juga bisa jadi pilihan perawatan rambut bercabang. Namun meski masker rambut dapat melembabkan dan membantu mencegah rambut bercabang, perawatan ini tidak akan menghilangkan rambut bercabang yang sudah ada.

Tips mencegah rambut bercabang

Satu-satunya cara untuk menghilangkan ujung rambut yang bercabang adalah dengan memotongnya. Meski begitu, kamu juga perlu memerhatikan beberapa perawatan atau kebiasaan lain saat mencuci rambut. Berikut di antaranya:

Sisir rambut sebelum mandi

Menyisir rambut membuatnya tidak kusut dan mencegah kerusakan. Saat keramas, oleskan shampo ke bagian atas kepala dan usapkan dengan lembut ke bawah, pastikan agar rambut tetap lurus dengan membuat gerakan zig zag dengan jari-jarimu di sepanjang rambut. 

Gunakan kondisioner saat keramas

Selain halus saat disentuh, penggunaan kondisioner juga dapat membantu mencegah kerusakan dan ujung yang bercabang.

Perhatikan cara menggunakan handuk

Rambut sebenarnya paling rentan selama proses pengeringan. Caramu merawatnya setelah mandi atau keramas akan membuat perbedaan besar pada rambutmu. 

Hindari menggosok rambut hingga kering menggunakan handuk. Sebagai gantinya, cukup tekan tekan rambut dengan memeras air berlebih menggunakan handuk.

Usahakan untuk tidak menyisir rambut dalam keadaan basah

Nyatanya menyisir rambut yang kusut dan basah setelah keramas dapat menyebabkan kerusakan dan dapat menyebabkan rambut bercabang. 

Namun jika kamu melakukan kedua cara tersebut dan tidak menggosok rambut dengan handuk, rambutmu akan lebih mudah disisir meskipun setelah keramas.

Hati-hati saat menggunakan hairdryer

Mengeringkan rambut yang basah dengan pengering rambut (hairdryer) adalah kesalahan besar. Sebaiknya, biarkan rambutmu mengering sebanyak mungkin (60%-90%) sebelum menggunakan pengering rambut. Semakin lama kamu membiarkan rambut terkena panas, semakin besar kemungkinan kerusakan terjadi.

Hindari alat styling yang terlalu panas

Pada dasarnya rambut akan mencapai kemampuan pembentukan optimal pada 180 derajat celcius. Jadi, semakin panas alatnya, semakin baik dan tahan lama bentuk rambutnya adalah mitos besar. Suhu tinggi akan menghilangkan kilau, kekuatan, kelembutan, dan keratin pada rambut.

Potong ujung rambut bercabang

Ujung bercabang akan terus bercabang jika dibiarkan tanpa pengawasan, memotongnya akan membantu mencegah kerusakan yang lebih parah.

Tingkatkan perawatan dan gunakan produk perawatan rambut bercabang

Gunakan serum, kondisioner, penghalus atau shampo untuk perawatan dan memperbaiki rambut bercabang. Kamu mungkin tidak dapat memperbaiki ujung rambut bercabang secara permanen. Namun beberapa produk mungkin dapat menjadi pilihanmu untuk menyamarkannya. 

Kamu juga bisa melakukan perawatan keratin. Keratin sangat baik digunakan untuk rambut kering dan bercabang. Protein dalam dosis besar yang terkandung di dalamnya dapat menghaluskan dan memperkuat untaian rambut yang rapuh. 

Bahan alami untuk perawatan rambut bercabang

Selain produk kondisioner dan masker rambut yang tersedia di toko-toko kecantikan, kamu juga dapat membuatnya sendiri, lho. Bahan-bahan berikut dapat membantu menutrisi rambut dan mencegahnya dari kerusakan.

Minyak almond 

Minyak almond dapat melembabkan dan membuat rambut menjadi lebih ringan. Minyak almond dapat digunakan sebagai kondisioner tanpa bilas dengan cara digosok pada rambut yang basah.

Panthenol

Panthenol adalah produk sampingan dari asam pantotenat (vitamin B5) yang dapat membantu memperkuat rambut, mempertahankan kelembaban, dan meningkatkan tekstur rambut rusak.

Minyak argan

Minyak argan yang berasal dari biji pohon argan asli Maroko sangat membantu melembabkan dan menambah kilau rambut. Cara menggunakannya adalah dengan menggosokkan beberapa tetes pada ujung rambut bercabang, baik basah maupun kering, lalu sisir.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan lainnya jangan ragu untuk bertanya lebih lanjut kepada dokter profesional di layanan konsultasi Good Doctor yang dapat diakses melalui aplikasi Grab 24/7 sekarang.

Categories
Info Parenting

Kenali Jenis Temperamen pada Anak dan Cara Mengatasinya

Mengenal jenis termperamen pada anak memang tidak mudah. Secara definisi sendiri, temperamen merupakan perbedaan perilaku dan emosional setiap anak dalam merespons sesuatu, baik itu situasi maupun kondisi tertentu.

Moms juga bisa mengenal temperamen pada awal kelahiran. Ada bayi yang menangis saat dilahirkan, ada pula yang hanya diam. Kondisi psikologis yang dipengaruhi oleh banyak faktor, nantinya akan membentuk sifat dan temperamen bayi seiring bertambahnya usia.

Jenis temperamen pada bayi

Setidaknya ada tiga jenis atau tipe temperamen pada anak yang harus Moms ketahui yaitu, Easy temperament, Difficult temperament dan Slow to warm up temperament.

Untuk mengetahui lebih lanjut dari ketiga tipe ini, Moms bisa menyimak penjelasan berikut:

Easy temperament

Easy temperament merupakan jenis temperamen yang mudah atau fleksibel. Anak yang memiliki temperamen jenis ini biasanya akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan tertentu. Mudah didekati, dan umumnya memiliki suasana hati yang riang.

Bagi Moms yang memiliki anak dengan temperamen jenis ini, akan lebih mudah untuk memberikan batasan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepada orang lain, atau yang orang lain terhadap mereka.

Anak dengan jenis temperamen ini juga lebih mudah untuk diasuh oleh orang lain seperti pengasuh atau anggota keluarga lain selain orangtuanya.

Difficult temperament

Anak dengan jenis temperamen ini cenderung lebih agresif dan memiliki kebiasaan yang berbeda dibandingkan jenis easy temperament. Anak dengan jenis difficult temperament memiliki kecenderungan lebih sulit untuk tidur sepanjang malam.

Selain itu, anak dengan jenis temperamen ini juga memiliki jadwal makan dan tidur siang yang dapat berubah dari hari ke hari, dan karena itu anak mungkin sulit untuk berlatih ke toilet karena buang air besarnya tidak teratur.

Anak jenis ini juga terlihat jauh lebih bersemangat sehingga membuat mereka lebih cerewet atau bahkan lebih mudah menangis dengan keras pada sesutau yang baru mereka lihat, kenal atau ketahui.

Oleh karena itulah anak dengan jenis temperamen ini memiliki kecenderungan sifat adaptasi yang lebih lambat. Bagi para pengasuh yang tidak memahami anak dengan jenis temperamen ini terkadang akan lebih mudah merasa kesal.

Slow to warm up temperament

Anak dengan jenis temperamen slow to warm up memiliki sifat atau kebiasaan yang cenderung lebih pemalu. Mereka memiliki rasa tidak nyaman yang berlebih pada hal-hal baru dan cenderung lambat dalam beradaptasi.

Anak dengan jenis temperamen ini akan lebih sering berlindung pada Moms saat berada di lingkungan baru. Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran untuk membiasakan anak dengan jenis temperamen ini untuk bisa beradaptasi sendiri dengan lingkungan barunya.

Jangan pernah memaksa anak untuk bisa bergabung dan berbaur dengan teman-teman yang baru anak kenal karena nantinya anak akan cenderung akan melawan dengan rasa malu dan tidak percaya dirinya.

Karakteristik temperamen

Selain tiga jenis temperamen di atas, masih ada beberapa karakteristik temperamen pada anak.

Melansir laman healthychildren.org, ada beberapa karakteristik utama yang membentuk temperamen pada anak, seperti:

Tingkat aktivitas

Karakteristik ini meliputi tingkat aktivitas fisik, gerakan, kegelisahan atau perilaku gelisah yang ditunjukkan seorang anak dalam aktivitas sehari-hari yang juga dapat memengaruhi kualitas tidur.

Irama atau keteraturan

Karakteristik ini biasanya dilihat dari ada atau tidak adanya pola teratur untuk fungsi fisik dasar seperti nafsu makan, kebiasaan tidur dan buang air besar.

Pendekatan dan penarikan diri

Karakteristik ini bisa dilihat dari cara seorang anak yang pada awalnya menanggapi rangsangan baru. Seperti cepat dan berani atau lambat dan ragu-ragu. Reaksi ini bisa dilihat baik pada orang asing, situasi, tempat, makanan, perubahan dalam rutinitas atau transisi lainnya.

Adaptabilitas

Karakteristik ini membaca tingkat kemudahan atau kesulitan yang dilakukan seorang anak untuk menyesuaikan diri dengan perubahan atau situasi baru, dan seberapa baik anak dapat mengubah reaksinya.

Intensitas

Karakteristik jenis ini mengukur tingkat energi yang digunakan anak untuk menanggapi suatu situasi, baik positif maupun negatif.

Suasana hati

Karakteristik jenis ini bisa dilihat dari perubahan suasana hati, baik positif atau negatif. Bisa juga dipantau dari tingkat emosi yang keluar pada sesuatu yang tidak menyenangkan dalam kata-kata dan perilaku anak.

Rentang perhatian

Karakteristik ini bisa dilihat dari tingkat kemampuan untuk berkonsentrasi anak atau kemampuannya dalam bertahan dengan tugas yang diberikan dengan atau tanpa gangguan.

Cara mengatasi temperamen pada bayi

Melansir dari laman verywellfamily.com, berikut beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi temperamen pada bayi.

Jangan memaksa anak menjadi sesuatu yang bukan dirinya

Jika Moms mendapati anak yang tidak merasa nyaman pada suasana atau lingkungan baru. Jangan mencoba memaksanya agar bergaul dan bermain dengan teman-teman di lingkungan yang dia belum merasa nyaman.

Jika Moms memaksa, maka kemungkinan tidak akan berhasil. Alhasil, anak akan merasa frustrasi dan merasa tidak nyaman juga pada Moms.

Jangan menyerah untuk memotivasi

Moms jangan pernah menyerah untuk memotivasi anak untuk mencoba sesuatu yang Moms anggap benar dan baik untuk anak. Seperti misalnya memberikan makanan sehat, namun anak tidak suka. Moms bisa terus mencoba merayu dan memotivasinya.

Jangan membandingkan anak Moms dengan siapapun

Cobalah untuk tidak membandingkan anak dengan siapapun saat anak tidak melakukan apapun yang Moms minta. Terkadang, Moms mungkin berniat baik dengan cara memotivasi, namun hindarilah cara memotivasi dengan membandingkannya dengan siapapun.

Jika Moms memiliki pertanyaan terkait jenis tempramen pada anak dan cara mengatasinya, silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Categories
Info Parenting

Apa Itu Hyper Parenting dan Bagaimana Mengenali Ciri-cirinya

Moms dan pasangan tentu punya keinginan mempunyai anak yang tumbuh sehat dan aktif. Dalam pola pengasuhan anak yang diterapkan juga tentu berharap menciptakan keluarga yang bahagia.

Namun, ada kalanya dalam penerapan pola asuh anak, ada beberapa hal yang justru mengganggu tumbuh kembang si anak, dan membuat mereka tertekan hingga merasa tidak bahagia.

Dalam pola pengasuhan anak, bisa jadi orang tua menerapkan hyper parenting tanpa disadarinya.

Apa itu hyper parenting?

Hyper parenting adalah istilah untuk penerapan pola asuh Moms dan pasangan yang tanpa disadari seringkali dilakukan di luar kontrol, walaupun niatnya pasti memiliki tujuan agar anak-anaknya bisa memiliki pencapaian terbaik.

Dalam pola pengasuhan hyper parenting, anak-anak seperti tidak boleh ada celah untuk terlihat kurang sempurna.

Korbannya tentu perasaan anak dan kelelahan baik fisik ataupun mental yang dialaminya.  

Hyper parenting  mensyaratkan tuntutan demi tuntutan kepada si anak, dan hal tersebut bisa mengganggu kesehatan mentalnya.

Penerapan hyper parenting yang dilakukan pada anak-anak yang membuat mereka tidak bebas bermain. Karena waktunya dihabiskan untuk les serta kegiatan tambahan lainnya yang diwajibkan oleh orang tuanya.

Hyper parenting juga bisa berakibat membuat anak menjadi terlalu penurut dan kurang bisa mengembangkan bakat dan potensinya sendiri.

Banyaknya tugas dari orang tua dan aturan-aturan yang membatasi gerak mereka berpotensi membuat anak tertekan, terbebani, bahkan bisa depresi.

Dampak buruk hyper parenting

1. Anak menjadi mudah cemas

Mereka yang menerapkan hyper parenting kepada buah hatinya, akan membuat anak cenderung menjadi mudah cemas.

Hal ini disebabkan karena orang tua menerapkan  peraturan yang berlebihan dari setiap detail yang anak lakukan.

Akhirnya membuat anak menjadi mudah merasa cemas, dan hal ini berkibat anak jadi kurang percaya diri dan kurang bebas untuk mengekspresikan keinginannya.

2. Emosi anak yang menjadi susah dikontrol

Karena hyper parenting dominannya memaksakan kehendak kepada anak, dengan sekian perintah dan aturan hal ini akan membuat anak cenderung bersikap memendam perasaannya, termasuk marah.

Saat tekanan yang dirasakan anak sudah dirasakan menumpuk, apalagi jika perintah dan keinginan orang tua tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Hal ini akan berakibat membuat emosi anak mudah meledak.

Jika orang tua tidak cukup sensitif dengan hal tersebut, anak selanjutnya bisa menjadi pemberontak yang bahkan enggan mendengarkan nasihat orang tuanya.

3. Anak menjadi pemurung dan kurang aktif

Pengasuhan hyper parenting menjadikan anak selalu terbatasi karena orang tua yang memberikan perintah dan menekankan kehendak kepada anak setiap saat.

Tanpa orang tua sadari, inilah yang membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang tidak kreatif dan menjadi murung, karena takut apa yang ingin dilakukannya tidak sesuai dengan yang orang tua instruksikan.

4. Bahaya depresi pada anak

Penerapan hyper parenting pada anak-anak yang paling mengkhawatirkan adalah saat mereka menjadi depresi.

Depresi pada anak bisa terjadi seiring dengan disibukkan  berbagai kegiatan dan tugas yang diberikan oleh orang tua, dan anak menjadi sulit mendapatkan teman.

Masa anak-anak yang mempunyai hak untuk bermain lantas terabaikan, karena setiap harinya selalu disibukkan dengan tugas yang menumpuk.

Sehingga tidak ada waktu untuk anak bersosialisasi dengan lingkungan atau teman sebayanya.

Jika anak sudah mengalami depresi, orang tua pula yang akan kerepotan sendiri, dalam tahap tertentu bahkan mungkin perlu penanganan psikolog.

Mengenali potensi hyper parenting

Persoalan mendasar dari pola pengasuhan hyper parenting ini adalah orang tua yang mungkin tidak menyadari apa yang dilakukannya berdampak buruk pada anak.

Menjadi penting kemudian untuk Moms dan pasangan, juga orang tua yang lain mengetahui gejala-gejala berikut yang cenderung akan menjurus kepada pola-pola hyper parenting

1. Memiliki rasa cemas berlebihan bisa jadi tanda hyper parenting

Yang bisa dideteksi dari awal adalah saat Moms atau pasangan memiliki rasa cemas yang berlebihan kepada anak.

Cemas ini mencakup beberapa hal terhadap sesuatu yang sedang dialami oleh anak. Sehingga orang tua cenderung ingin selalu memastikan anak tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dilarang olehnya.

2. Menjadi pengawas yang berlebihan

Dalam hal ini kecenderungan hyper parenting dilakukan karena orang tua selalu memantau hingga ke hal-hal yang sangat detail pada anak.

Seperti harus mengetahui dan memastikan kondisi anak-anaknya setiap saat, di sekolah main dengan siapa, menanyakan apakah teman-temannya merugikan, bertanya tentang apa yang dimakannya sehat atau tidak, dan lain-lain.

3. Selalu menarget yang dilakukan anak

Ini juga dilakukan Moms dan pasangan yang bisa membuat anak menjadi mudah sekali frustasi.

Target yang ditetapkan kepada anak, misal selalu harus rangking satu di kelas.

Hal ini justu akan membuat frustasi bukan hanya Moms dan pasangan sendiri, anak pun akan mengalami hal yang sama.

4. Memaksakan kehendak

Orang tua seringkali berperilaku tidak masuk akal dengan meminta anak melakukan berbagai kegiatan tanpa melihat kondisi tubuhnya. 

Seperti mewajibkannya mengikuti sekian les, tanpa ditanya terlebih dulu apakah anak ingin mengikutinya atau tidak.

Kewajiban-kewajiban tersebut harus dilakukan sepulang sekolah, saat anak sudah merasa lelah. Waktu untuk istirahat dan bermainnya otomatis menjadi terampas.

Penting untuk melakukan deteksi dini kesehatan pada anak, baik kesehatan fisik maupun psikisnya. Berkonsultasi dan bertanya ke dokter bisa dilakukan seawal mungkin.

Moms dan pasangan bisa melakukannya melalui Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya hanya di GrabHealth Apps!

Categories
Kulit & Perawatan Tubuh

Jangan Sampai Keliru, Inilah Mitos dan Fakta Mengenai Toner yang Wajib Diketahui

Toner merupakan salah satu produk skin care yang sering digunakan pada wajah. Tetapi banyak mitos yang membuat keliru banyak orang. Inilah beberapa mitos dan fakta mengenai toner yang harus kamu ketahui, simak ulasannya yuk!

Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Begini Cara Tepat Membuat Toner Cuka Apel Sendiri!

Beragam mitos mengenai toner

Pastinya kamu sering mendengar beberapa mitos mengenai toner yang membuat keliru. Berikut ini adalah mitos mengenai toner, diantaranya adalah:

Toner merupakan pembersih wajah

Banyak orang yang menganggap bahwa toner merupakan pembersih wajah. Ternyata hal ini merupakan sesuatu yang salah karena fungsinya bukanlah seperti itu. Pembersih wajah adalah tugas cleansing oil atau milk cleanser bukanlah toner. 

Banyak wanita yang menganggap ketika membersihkan wajah dengan toner ada sisa kotoran yang terangkat, padahal kapas yang dibasahi menggunakan skin care apapun, bahkan air, akan menimbulkan efek yang sama. 

Toner akan membuat kulit semakin kering

Banyak wanita yang percaya bahwa toner akan membuat kulit semakin kering. Ternyata hal ini adalah mitos, hal ini dikarenakan toner yang berpotensi membuat kulit kering adalah toner yang memiliki kandungan alkohol di dalamnya. 

Sebaiknya kamu menggunakan toner dengan toner non-alkohol agar kulit tetap terasa lembap karena tidak semua toner mengandung alkohol. Selain itu, kamu bisa juga mengganti tonermu dengan air mawar yang fungsinya beraneka ragam.

Toner dapat mengecilkan pori-pori

Banyak yang beranggapan bahwa toner dapat berfungsi untuk mengecilkan pori-pori. Anggapan ini juga merupakan mitos belaka.

Padahal pada dasarnya pori-pori tidak dapat mengecil meski menggunakan toner. Hanya saja dapat meminimalkan penampilan pori-pori dan tidak semua produk mengklaim dapat mengecilkan pori-pori.

Toner hanya untuk kulit berminyak saja

Banyak orang yang menganggap bahwa toner hanya dapat digunakan untuk orang yang memiliki kulit berminyak.

Ternyata ini adalah sebuah mitos. Pada kenyataannya toner mampu membersihkan dan menutrisi segala tipe kulit, mulai dari yang kering, sensitif, berminyak, hingga yang berjerawat. 

Kamu hanya harus menyesuaikan kandungan toner dengan kebutuhan kulitmu. Bagi kamu yang memiliki kulit kering, pilihlah toner dengan kandungan yang mampu menghidrasi dan melembapkan kulit.

Toner tidak dapat digunakan untuk kulit sensitif

Banyak orang yang menyangka bahwa toner tidak dapat digunakan untuk pemilik kulit sensitif.

Padahal itu anggapan yang salah, karena saat ini ada banyak toner yang diformulasikan khusus untuk menangani kulit sensitif. Bahkan penggunaan toner dapat membantu meredakan iritasi dan inflamasi kulit wajah.

Fungsi toner yang sebenarnya

Jadi, toner merupakan cairan berbahan dasar air dengan konsistensi seperti cuka yang mengandung bahan-bahan aktif untuk membantu mengatasi masalah kulit yang spesifik.

Fungsi toner untuk menenangkan, memperbaiki, dan menghaluskan kulit, mengurangi tampilan bintik hitam serta meminimalisir kemerahan dan peradangan.

Selain itu toner juga bisa mempersiapkan kulit kamu sebelum memakai serum dan perawatan anti-aging. Tujuannya agar kandungan dari bahan-bahan tersebut lebih maksimal terserap ke kulit wajah.

Baca Juga: Beragam Cara Memakai Minyak Zaitun untuk Wajah dan Rambut

Cara menggunakan toner yang benar

Agar tidak salah menggunakannya, inilah cara yang tepat dalam menggunakan toner agar mendapatkan hasil yang maksimal, antara lain:

Menggunakan kapas

Ini adalah cara yang umum digunakan oleh para wanita, dengan cara menuangkannya satu hingga tiga tetes ke kapas, tetapi sebisa mungkin jangan sampai terlalu basah. 

Kemudian usapkan kapas yang telah diberi toner ke seluruh wajah dan leher, lalu usap kapas yang telah diberi toner ke arah atas wajah dan beri tekanan yang cukup agar wajah menjadi segar.

Biasanya toner digunakan setelah membersihkan wajah dengan sabun pembersih wajah dan sebelum menggunakan pelembap atau serum.

Menggunakan tangan

Cara kedua yang biasa dilakukan dengan menggunakan tangan yang ditepuk-tepukkan ke wajah. Caranya mudah kamu tinggal basahi telapak tangan dengan face toner. Kemudian oleskan ke seluruh permukaan kulit sambil ditepuk-tepukkan secara lembut. 

Biasanya toner bisa digunakan dua kali sehari setelah wajah dibersihkan. Selama kulit tidak mengalami iritasi dalam penggunaan toner, maka bisa digunakan secara rutin. 

Tetapi harus diingat, jika kulit jadi kering atau iritasi, kamu jangan terlalu sering menggunakan toner. Kamu bisa menggunakan toner dua hari sekali lalu lihat hasilnya. Kalau tak ada menimbulkan masalah pada kulit, maka kamu bisa menggunakannya rutin setiap hari.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

Categories
Diet dan Nutrisi

Selain Enak, Makan Sereal untuk Sarapan Punya Segudang Manfaat Lho!

Sereal adalah salah satu pilihan sarapan mudah dan praktis. Kamu cukup menambahkannya dengan susu. Walau terlihat sederhana, tapi sarapan dengan semangkuk sereal ternyata punya banyak manfaat.

Kandungan yang ada dalam sereal sangat baik untuk tubuh dan kesehatan. Untuk mengetahui apa saja manfaat sarapan dengan sereal, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Mengapa sarapan penting bagi kesehatan?

Apakah kamu sering melewatkan sarapan? Jika iya, sebaiknya kamu harus mulai mengubahnya, karena sarapan mempunyai peranan penting.

Sarapan membuat metabolisme dalam tubuh kamu menjadi lancar, serta membantu kamu membakar kalori sepanjang hari.

Selain itu, sarapan juga memberimu energi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sesuatu dan membantu kamu fokus saat beraktivitas.

Mengenal sereal dan kandungan nutrisinya

Sereal adalah bagian biji-bijian yang dapat dimakan seperti gandum hitam, gandum, barley, jagung, triticale, millet, dan sorgum. Di beberapa negara, mengonsumsi sereal merupakan makanan pokok karena dipercaya merupakan sumber nutrisi.

Biasanya sereal dinikmati pada pagi hari sebagai sarapan.

Manfaat konsumsi sereal untuk sarapan

Sereal menjadi salah satu pilihan untuk sarapan baik itu untuk anak-anak atau juga orang dewasa. Biasanya sereal disajikan dengan campuran yoghurt, susu, dan buah-buahan.

Sarapan dengan sereal juga kerap dijadikan alternatif oleh mereka yang sedang melakukan diet, karena dipercaya sarapan dengan sereal membuat perut merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, ada juga beberapa manfaat lain konsumsi sereal untuk sarapan, yaitu:

1. Sumber energi

Sarapan bertujuan untuk memberikan kita energi untuk memulai aktivitas. Saat kita mengonsumsi makanan yang rendah nutrisi, ada kemungkinan tubuh kita akan menghabiskan energi lebih cepat dari yang seharusnya.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi sereal membantu kamu mempertahankan tingkat energi sepanjang hari.

2. Baik untuk anak-anak

Anak-anak membutuhkan banyak nutrisi dalam kegiatan sehari-hari. Apalagi untuk anak yang sedang lincahnya bermain dan aktif melakukan banyak hal nutrisi penting untuk menjaga tingkat energi mereka tetap utuh.

Makan sereal setiap hari juga memastikan bahwa anak-anak mengonsumsi sekitar 10 persen serat setiap hari.

Selain itu, sarapan dengan sereal juga memiliki manfaat tambahan untuk meningkatkan konsumsi susu pada anak-anak. 

3. Mengurangi risiko penyakit jantung

Salah satu kandungan yang kaya dalam sereal adalah serat. Serat sangat penting untuk fungsi tubuh yang optimal. Salah satunya adalah mencegah penyakit jantung yang bisa berakibat fatal.

Mengonsumsi serat yang cukup setiap kali makan dapat mengurangi risiko penyumbatan arteri jantung dan juga membantu pencernaan.

4. Kaya kandungan vitamin dan mineral

Vitamin sangat penting dalam menjaga kesehatan tulang. Kalsium dan vitamin D bekerja sama untuk memastikan kesehatan tulang. Sereal yang kaya kalsium dan vitamin D akan membantu kamu memenuhi kebutuhan untuk memperkuat tulang.

Tidak hanya itu saja, sereal juga merupakan sumber vitamin B kompleks. Vitamin B kompleks ini sangat baik untuk meregenerasi sel kulit, dan menghasilkan sel darah di sumsum tulang, dan selubung saraf.

Jika tubuh tidak memiliki cukup vitamin pada kelompok ini, tubuh dapat menderita beri-beri, dermatitis, insomnia, dan anemia.

5. Sumber protein yang baik

Protein sangat penting bagi tubuh kita karena tubuh kamu menggunakannya untuk memperbaiki dan membangun jaringan. Selain itu, protein juga dibutuhkan dalam pembentukan hormon dan enzim. 

Oleh karena itu, mengonsumsi sereal untuk menjaga asupan protein harian kamu merupakan ide yang baik.

6. Mencegah sembelit

Bagi kamu yang mungkin masih suka sembelit pada pagi hari terutama, ada baiknya kamu mengonsumsi sarapan untuk sarapan.

Sereal mengandung selulosa, pektin, dan hemiselulosa. Pola makan tinggi serat memiliki kaitan dengan kesehatan pencernaan yang baik. Sehingga usus lebih mudah mencerna dan kamu tidak lagi mengalami sembelit.

7. Menjaga kestabilan kadar gula darah

Kandungan serat dalam sereal juga membantu mengatur kadar gula darah, karena efeknya yang dapat menurunkan kadar HbA1c. Ini adalah hemoglobin yang bertanggung jawab untuk meningkatkan risiko diabetes.

Tips sarapan sehat dengan sereal

Agar kamu mendapatkan manfaat dari sereal sebagai menu sarapan, cobalah untuk tidak mencampurkan sereal dengan krim kental manis, karena jenis tersebut punya kandungan gula yang sangat banyak.

Tambahkan juga beberapa irisan buah dalam semangkuk sereal, campurkan dengan susu skim agar tidak terlalu banyak kandungan gula. 

Selain itu, walau punya segudang manfaat, kamu tetap harus mengikuti petunjuk porsi untuk sekali makan. Untuk mengetahuinya, cobalah baca pada bagian kemasan. Pastikan kamu makan sesuai dengan porsi yang dianjurkan, ya!

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar sereal untuk sarapan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.