Cara Menghitung Berat Badan Ideal yang Harus Kamu Ketahui

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin

Untuk mengetahui apakah berat badan kita berada di skala normal dan sehat, penting untuk mengetahui cara menghitung berat badan ideal. Namun perlu diingat, berat badan ideal berbeda-beda tergantung jenis kelamin.

Pada dasarnya, pria dan wanita memiliki karakteristik tubuh yang berbeda. Pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya pun bergantung dari kerja hormon dan tingkat metabolisme yang berbeda.

Jika kamu memiliki kelebihan berat badan yang terus kamu abaikan, kamu berisiko terkena obesitas dan memiliki risiko lebih tinggi terkena masalah kesehatan serius lainnya.

Untuk itulah menjaga berat badan tetap ideal penting untuk menghindari berbagai masalah kesehatan yang mungkin menghampiri.

Baca Juga: Saat Asam Lambung Naik, Tubuh akan Memberikan Sederet Sinyal Ini

Untuk mengetahui apakah berat badan kamu termasuk ideal, ada beberapa rumus yang bisa kamu terapkan sesuai usia maupun jenis kelamin.

Rumus Broca untuk cara menghitung berat badan ideal

Berat badan ideal seseorang tidak bisa disamakan dengan orang lain karena setiap orang memiliki karakteristik yang tidak sama. Bagi pria dan wanita pun berbeda.

Pria dan wanita memiliki komposisi tubuh  berbeda. Pria lebih banyak memiliki massa otot dibandingkan wanita, sedangkan wanita lebih banyak memiliki komposisi lemak dalam tubuhnya.

Menghitung berat badan ideal berdasarkan jenis kelamin dengan menggunakan rumus Broca bukanlah hal yang baru. Untuk menggunakan rumus yang ditemukan oleh Pierre Paul Broca ini pun sangat mudah.

Berikut ini merupakan cara menghitung berat badan ideal menggunakan rumus Broca.

Cara menghitung berat badan ideal wanita

Berat badan ideal (kg) = [tinggi badan (cm) – 100] – [(tinggi badan (cm) – 100) x 15%].

Contoh, jika kamu memiliki tinggi badan 160 cm, maka berat badan yang ideal untuk kamu sesuai dengan rumus broca adalah 60-9 = 51 kg.

Cara menghitung berat badan ideal pria

Berat badan ideal (kg) = [tinggi badan (cm) – 100] – [(tinggi badan (cm) – 100) x 10%].

Contoh, jika kamu memiliki tinggi badan 170 cm, maka berat badan ideal untuk kamu sesuai dengan rumus broca adalah 70-7 = 63 kg.

Memerhatikan berat badan akan mengurangi resiko berbagai penyakit. Foto: https://cdn.pixabay.com/photo/2017/09/08/10/27/slimming-2728331_960_720.jpg

Mengukur berat badan normal

Berbeda dengan menghitung berat ideal, mengukur berat badan normal dengan menggunakan rumus Broca jauh lebih sederhana.

Untuk mengetahui berat badan normal menggunakan rumus Broca hanya diperlukan tinggi tubuh kamu dalam sentimeter yang kemudian dikurangi 100. Rumus ini berlaku bagi pria dan wanita.

Contoh:

Tinggi = 160 cm

Berat normal = 160 – 100 = 60 kilogram

Sesederhana itu , bukan!

Menghitung berat badan ideal dengan Indeks Massa Tubuh (IMT)

Selain rumus Broca, untuk mendapatkan berat badan yang normal kamu juga bisa menggunakan rumus IMT atau Indeks Massa Tubuh.

Dengan rumus ini kamu bisa mengetahui berat badan normal yang diakui sudah cukup untuk menjadi tolak ukur tubuh yang lebih sehat.

Rumus yang digunakan oleh Indeks Massa Tubuh adalah tinggi badan (m) dikali tinggi badan (m). Lalu, berat badan (kg) dibagi dengan hasil perkalian tinggi badan tadi. Contoh:

Jika kamu memiliki tinggi badan 1,70 m atau 170cm dan berat badan 70 kg. Maka pertama-tama dihitung tinggi badan kuadarat ; (1,70 x 1,70) = 2,89. Lalu bagikan berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan. 70 : 2,89 = 24,2

Rincian IMT untuk cara menghitung berat badan ideal

Terakhir, bandingkan angka Indeks Massa Tubuh yang telah kamu peroleh dengan rincian normal menurut National Institutes of Health (NIH):

  • IMT kurang dari 18,5 berarti seseorang memiliki berat badan kurang.
  • IMT antara 18,5 dan 24,9 ideal.
  • IMT antara 25 dan 29,9 kelebihan berat badan.
  • IMT di atas 30 menunjukkan obesitas.

Melalui perhitungan ini, berarti berat badan yang kamu miliki adalah ideal.

Hal-hal yang harus diperhatikan

Melansir dari Live Science, Indeks Massa Tubuh tidak bisa dijadikan acuan  untuk menentukan berat badan ideal yang akurat. Indeks Massa Tubuh atau IMT dianggap tidak memperhitungkan jumlah dan distribusi lemak dalam tubuh.

Padahal penghitungan lemak dalam tubuh sangat penting untuk mengukur risiko seseorang terhadap berbagai penyakit kronis. Selain itu, IMT juga dianggap gagal dalam memperhitungkan perbedaan etnis, jenis kelamin, usia dan beberapa lainnya.

Kamu juga dapat memakai ukuran lingkar perut sebagai parameter badan ideal dan juga kesehatan. Semakin tinggi angka lingkar perut, maka semakin tinggi pula resiko menderita penyakit akibat obesitas seperti sindrom metabolik, penyakit jantung dan pembuluh darah.

Ukuran lingkar perut sebaiknya kurang dari 94cm untuk laki-laki, dan kurang dari 80cm untuk perempuan. Resiko kesehatan meningkat seiring kenaikan ukuran lingkar perut tersebut.

Jika kamu memiliki kekhawatiran terkait kondisi kesehatan dan berat badan, konsultasikanlah kondisi tersebut dengan dokter terkait guna menghindari resiko-resiko yang akan timbul di kemudian hari.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

  1. bmi-calculator.net diakses 28 April 2020. https://www.bmi-calculator.net/ideal-weight-calculator/broca-formula/
  2. nhlbi.nih.gov diakses 28 April 2020. https://www.nhlbi.nih.gov/health/educational/lose_wt/
  3. livescience.com (2013) diakses 28 April 2020. https://www.livescience.com/39097-bmi-not-accurate-health-measure.html
  4. Body Mass Index, Waist Hip Ration and Waist Circumference: Which Measure to Classify Obesity? diakses 27 Mei 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/12891871/
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on linkedin