Kesehatan Anak

Anak Laki-laki Akan Berhenti Mengompol Setelah Sunat, Mitos atau Fakta?

August 24, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Mengompol dapat dialami oleh siapa saja, sering kali ditemui pada anak-anak, baik laki-laki ataupun perempuan. Bagi anak laki-laki, banyak orang yang mengira bahwa anak laki-laki akan berhenti mengompol setelah disunat.

Lantas, apakah hal tersebut hanya mitos belaka atau justru merupakan fakta? Nah, untuk mengetahui penjelasan selengkapnya, yuk Mom simak ulasannya di bawah ini.

Baca juga: Pertumbuhan Bayi ASI Eksklusif Justru Lebih Lambat? Baca Ini Dulu ya Moms

Apa itu mengompol?

Pada dasarnya, mengompol atau yang juga disebut sebagai enuresis adalah suatu kondisi ketika si Kecil buang air kecil secara tidak sengaja ketika tertidur. Biasanya, mengompol identik dengan malam hari.

Menurut Mayo Clinic, pada umumnya mengompol saat anak belum memasuki usia 7 tahun bukanlah merupakan suatu masalah. Sebab, pada usia tersebut anak mungkin saja masih mengembangkan kontrol kandung kemih, terutama pada malam hari.

Namun, ketika mengompol masih terus berlanjut, Moms perlu mengatasinya dengan segera. Namun ingat, atasi hal tersebut dengan kesabaran dan perhatian pada anak, ya.

Apakah anak laki-laki akan berhenti mengompol setelah disunat?

Sunat atau sirkumsisi adalah suatu prosedur pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Terkait dengan apakah anak laki-laki akan berhenti mengompol setelah disunat atau tidak, DR dr Nur Rasyid, SpU (K) dari Departemen Medik Urologi dari FKUI-RSCM pun memberikan penjelasan.

Menurutnya, dari sisi medis tidak ada hubungan antara belum sunat dengan kebiasaan mengompol pada anak.

“Pada anak-anak orang sering bilang, ‘oh nanti kalau sudah sunat juga sembuh sendiri’. Sebenarnya tidak otomatis begitu. Jadi eunorosis (enuresis) pada anak sebenarnya bisa karena faktor psikologis,” kata dr Rasyid, seperti dikutip dari laman CNN Indonesia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa faktor psikologis tersebut terjadi karena kebiasaan dan pola pikir. Bisa saja, anak-anak menjadi mendapat sugesti dengan perkataan orang di sekitar mereka atau bahkan orang tua mereka terkait dengan mitos sunat dan mengompol tersebut.

Nah, alam bawah sadar si Kecil kemudian akan meyakini bahwa kebiasaan mengompol akan hilang ketika ia telah disunat. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi medis, tidak ada keterkaitan antara apakah anak sudah disunat atau belum dengan kebiasaan mengompol.

Sebab, banyak anak-anak yang telah disunat sejak dilahirkan tetapi masih mengompol ketika tumbuh menjadi balita, lanjut Rasyid.

“Nah, jadi kalau secara langsung ada hubungannya antara sunat dan mengompol, itu jelas tidak. Sama sekali tidak ada,” tambahnya.

Baca juga: Tak Boleh Disepelekan, Ini Penyebab Bibir Bayi Hitam dan Cara Mengatasinya

Cara menghentikan kebiasaan mengompol pada anak

Terlepas dari apakah anak laki-laki akan berhenti mengompol setelah disunat atau tidak, pada dasarnya memang ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk menghentikan kebiasaan mengompol pada anak, di antaranya adalah:

1. Ubah waktu untuk minum

Moms dapat mengajarkan kepada anak untuk tidak banyak minum sebelum tidur. Di sisi lain, Moms juga dapat mengubah waktu minum pada anak, misalnya saja dengan cara meningkatkan asupan cairan di pagi hari, kemudian kurangi asupan cairan di malam hari.

2. Mengajak anak ke toilet sebelum tidur untuk buang air kecil

Selanjutnya, Moms juga bisa membuat jadwal buang air kecil secara teratur, misalnya saja setiap dua atau tiga jam dan tepat sebelum tidur.

3. Hindari anak mengonsumsi minuman tertentu pada malam hari

Sebaiknya, pada malam hari hindarilah anak untuk mengonsumsi kafein (seperti susu cokelat dan cokelat). Namun jika hal tersebut tidak berhasil, Moms dapat mengurangi asupan perasa buatan atau pemanis dalam minuman. Sebab, hal tersebut dapat mengiritasi kandung kemih anak.

4. Ingat, jangan menghukum anak!

Moms, sebaiknya hindarilah juga untuk memarahi atau menghukum anak. Sebab, menghentikan kebiasaan mengompol pada anak merupakan hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Di samping itu, memarahi atau menghukum anak juga tidak membantu mereka untuk belajar.

Sebaliknya, berikan pengertian pada anak secara perlahan dan proses untuk menghentikan kebiasaan mengompol tidak perlu melibatkan konflik.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai apakah anak laki-laki akan berhenti mengompol setelah sunat atau tidak. Jika Moms memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan hal ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Cleveland Clinic (2019). Diakses pada 23 Agustus 2021. How to Help Your Child Stop Wetting the Bed

CNN Indonesia (2021). Diakses pada 23 Agustus 2021. Benarkah Anak Laki Tak Ngompol Lagi Usai Sunat? 

Mayo Clinic (2017). Diakses pada 23 Agustus 2021. Bed-wetting 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 23 Agustus 2021. Circumcision (male)

    register-docotr