Kesehatan Pria

Metode Jelqing Diklaim Bisa Perbesar Penis, Adakah Dampak Buruknya bagi Kesehatan?

July 16, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Bagi seorang pria, memiliki penis yang besar merupakan suatu kebanggan tersendiri. Karena itu, banyak cara yang dilakukan pria untuk membuat penis lebih besar, salah satunya dengan teknik jelqing.

Jelqing termasuk metode yang populer dilakukan untuk membesarkan penis dengan cara diregangkan. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai metode jelqing yuk simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Penis Terasa Sakit & Nyeri? Ini 8 Penyebab yang Perlu Kamu Tahu!

Apa itu jelqing?

Dilansir dari Healthline, jelqing adalah latihan peregangan penis. Metode ini melibatkan pemijatan jaringan penis, peregangan kulit untuk menciptakan micro-tears atau robekan kecil yang nantinya terlihat membesar saat sembuh.

Namun, sebagian besar bukti untuk jelqing bersifat anekdot, di mana tidak ada penelitian tentang seberapa sukses metode ini. Meski begitu, terdapat beberapa klaim mengenai kegunaan teknik jelqing, antara lain sebagai berikut:

  • Membantu meningkatkan ketebalan penis saat tidak ereksi dan ereksi
  • Menambah panjang penis saat keadaan tidak ereksi atau ereksi
  • Membuat ereksi bertahan lebih lama dari biasanya.

Bagaimana cara melakukan teknik jelqing?

Tidak ada cukup penelitian mengenai keefektifan metode jelqing. Akan tetapi, tinjauan pada 2011 dari literatur pemanjangan penis menemukan bahwa perangkat traksi menunjukkan hasil.

Metode peregangan penis dengan jelqing bisa dipelajari sendiri di rumah, yakni sebagai berikut:

  • Letakkan jari telunjuk dan ibu jari dalam bentuk O, seperti isyarat tangan oke.
  • Tempatkan gerakan berbentuk O di pangkal penis.
  • Buat O lebih kecil sampai kamu memberikan tekanan ringan pada batang penis.
  • Perlahan gerakkan jari dan ibu jari ke arah kepala penis sampai mencapai ujungnya.
  • Kurangi tekanan jika gerakan ini terasa menyakitkan.
  • Kendurkan pegangan di ujungnya. Ini akan memakan waktu sekitar 3 hingga 5 detik dari dasar ke ujung.

Ulangi metode ini sekali sehari selama sekitar 20 menit. Apabila gerakan jelqing yang dilakukan terasa menyakitkan, maka kamu bisa mengurangi tekanan yang di berikan.

Adakah dampak buruk pada kesehatan akibat metode jelqing?

Teknik pembesaran penis dengan jelqing dikatakan cukup aman selama kamu tidak meremas penis terlalu keras, terlalu sering, atau terlalu agresif.

Gerakan terlalu keras atau agresif dapat merobek jaringan serta menyebabkan kerusakan pada ligamen yang menghubungkan penis ke panggul.

Dalam kasus terburuk, kerusakan semacam ini secara permanen dapat memengaruhi kemampuan untuk mencapai atau bertahan saat ereksi. Beberapa dampak buruk jelqing lainnya adalah memar pada penis, rasa sakit atau nyeri di sepanjang poros, jaringan parut, dan disfungsi ereksi.

Selain itu, latihan peregangan juga bisa mengakibatkan pembuluh darah pecah, gatal atau kemerahan, memar kecil, hingga mati rasa. Jika efek samping ini parah atau bertahan lebih dari satu sampai dua hari, maka ada baiknya untuk segera menemui dokter.

Kapan waktu tepat untuk menemui dokter?

Salah satu efek bisa menjadi pertanda bahwa kamu membutuhkan perawatan medis adalah memiliki penis yang melengkung tajam atau nyeri saat ereksi.

Hal ini mungkin dikarenakan hasil dari adanya jaringan parut di penis atau tanda penyakit Peyronie. Biasanya, perawatan dari penyakit ini melibatkan pembedahan.

Baca juga: Yakin Tidak Mau Berhenti? Ini Dampak Merokok bagi Kesuburan Pria!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 15 Juli 2021. Everything You Need to Know About Jelqing
  2. National Library of Medicine (2011), diakses 15 Juli 2021. Non-invasive methods of penile lengthening: fact or fiction?
  3. Medical News Today (2019), diakses 15 Juli 2021. Does penis stretching work?
  4. BJU International (2014), diakses 15 Juli 2021. Am I normal? A systematic review and construction of nomograms for flaccid and erect penis length and circumference in up to 15 521 men
    register-docotr