Kesehatan Pria

Penis Terasa Sakit & Nyeri? Ini 8 Penyebab yang Perlu Kamu Tahu!

April 30, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Penis adalah alat reproduksi yang mempunyai banyak fungsi, mulai dari membuang zat limbah melalui urine dan sebagai tempat keluarnya sperma untuk membuahi sel telur pada vagina. Namun, terkadang ada kondisi yang membuat penis terasa sakit atau nyeri.

Lantas, apa saja hal yang dapat menyebabkan penis terasa sakit? Yuk, cari tahu jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Penis terasa sakit, apa penyebabnya?

Ada banyak hal yang bisa memicu rasa sakit atau nyeri pada penis. Mulai dari adanya infeksi, peradangan, hingga gejala dari penyakit serius seperti kanker. Berikut beberapa hal yang dapat membuat penis terasa sakit:

1. Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie atau Peyronie’s disease adalah kondisi ketika ada peradangan yang menyebabkan munculnya jaringan parut tipis di bagian atas atau bawah penis. Hal tersebut merupakan pemicu paling umum dari penis bengkok.

Penis bengkok akibat Peyronie’s disease bisa menyebabkan rasa sakit tak tertahankan, terutama ketika sedang ereksi atau berhubungan seks.

2. Priapismus

Priapismus adalah ereksi berkepanjangan yang menyakitkan. Ereksi bahkan bisa terjadi meski kamu tidak ingin berhubungan seks. Dikutip dari Healthline, keadaan tersebut paling sering menyerang pria berusia 30-an.

Priapismus harus segera mendapat pengobatan untuk mencegah dampak jangka panjang yang bisa memengaruhi kemampuan ereksi. Kondisi itu dapat muncul karena:

  • Efek samping obat untuk mengatasi gangguan seksual dan depresi
  • Gangguan pembekuan darah
  • Kelainan darah, seperti anemia sel sabit atau leukemia
  • Masalah mental
  • Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Cedera penis atau sumsum tulang belakang

3. Balanitis

Penis yang terasa sakit bisa disebabkan oleh balanitis, yaitu infeksi pada kulup. Kondisi itu lebih rentan terjadi pada pria yang tidak atau belum disunat, termasuk anak-anak. Meski alasan kebersihan menjadi faktor utama, balanitis juga dapat dipicu oleh hal lain, seperti:

4. Infeksi menular seksual

Rasa sakit atau nyeri pada penis bisa mengindikasikan adanya penyakit menular seksual. Orang yang aktif secara seksual sangat rentan terkena penyakit tersebut. Beberapa penyakit menular seksual yang ditandai dengan rasa nyeri di penis adalah:

5. Infeksi saluran kemih

Penyebab rasa sakit di penis berikutnya adalah infeksi saluran kemih (ISK). Meski lebih sering menyerang wanita, pria juga dapat mengalami infeksi tersebut. Kondisi itu dipicu oleh bakteri yang menginfeksi saluran kemih, dengan faktor risiko seperti:

  • Tidak sunat
  • Memiliki sistem kekebalan yang rendah
  • Penyumbatan di saluran kemih
  • Berhubungan seks dengan orang yang terinfeksi
  • Melakukan seks anal
  • Pembesaran prostat

6. Cedera

Cedera penis bisa merusak dan menyebabkan batang alat kelamin kesakitan. Trauma atau cedera pada penis dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti kecelakaan mobil, hubungan seks yang kasar, memasang tindik di penis, atau memasukkan benda ke dalam uretra (saluran kencing).

7. Fimosis dan parafimosis

Fimosis rentan menyerang pria yang tidak disunat, terjadi ketika kulit kulup tidak bisa ditarik dari kepala atau ujung penis. Hal itu bisa diperparah jika sudah muncul jaringan parut pada kulup.

Sedangkan parafimosis adalah kondisi saat kulup bisa ditarik dari kepala penis, tapi tidak dapat kembali ke posisi semula yang menutupi ujung batang alat kemaluan. Parafimosis merupakan keadaan darurat medis, bisa menghambat aliran urine dan merusak jaringan di sekitarnya.

8. Kanker penis

Munculnya nyeri di sekitar penis bisa menjadi indikasi dari adanya sel kanker. Meski jarang, kanker penis dapat dipicu oleh berbagai kebiasaan tidak sehat, seperti merokok dan tidak menjaga kebersihan alat kelamin.

Penyebab lainnya adalah tidak disunat dan infeksi Human papillomavirus atau HPV. Sebagian besar kasus kanker penis terjadi pada pria di atas usia 50 tahun.

Baca juga: Apakah Ukuran Penis Kamu Normal? Yuk, Kenali Bentuk dan Teksturnya

Kapan harus ke dokter?

Dari penjelasan di atas, sebagian besar rasa sakit di penis disebabkan oleh masalah medis. Jadi, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter jika kamu merasakan sakit pada alat kelamin. Perawatan tergantung dari penyebab dan pemicunya, seperti:

  • Pembedahan dan pengangkatan jaringan untuk Peyronie’s disease yang parah
  • Penyedotan darah dari penis dengan jarum pada pengidap priapisme agar ereksi bisa berkurang
  • Antibiotik untuk mengobati ISK dan penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, dan sifilis
  • Antijamur untuk mengobati balanitis
  • Krim steroid untuk mengatasi fimosis
  • Kemoterapi, terapi radiasi, dan prosedur bedah untuk penanganan kanker penis

Nah, itulah ulasan tentang berbagai hal yang bisa menyebabkan penis terasa sakit. Untuk menghindari dampak buruk, jangan ragu untuk segera periksa ke dokter jika merasakan nyeri di penis, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 29 April 2021, Possible Causes of Penis Pain and How to Treat It.
  2. Medical News Today, diakses 29 April 2021, What causes pain in the penis?
  3. Medscape, diakses 29 April 2021, Phimosis and Paraphimosis.

    register-docotr