Kesehatan Pria

8 Penyebab Munculnya Benjolan di Penis & Cara Mengatasinya

May 31, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Penis adalah salah satu bagian dari alat reproduksi pria yang mempunyai banyak fungsi. Namun, apa jadinya jika muncul benjolan di penis? Sebagian pria mungkin akan langsung cemas dan khawatir terhadap indikasi sejumlah penyakit.

Lantas, apa saja hal yang dapat membuat penis muncul benjolan? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Penyebab benjolan di penis

Ada banyak hal yang bisa memicu munculnya benjolan di penis. Mulai dari yang bisa hilang dengan sendiri seperti limfokel, hingga yang butuh penanganan serius seperti infeksi menular seksual dan kanker. Berikut delapan penyebab benjolan di penis yang perlu kamu tahu:

1. Tahi lalat

Tahi lalat bisa muncul di bagian tubuh mana saja, termasuk penis. Nevus, atau tahi lalat yang muncul karena terlalu banyaknya produksi melanin (pigmen) oleh sel kulit, bisa menciptakan sedikit benjolan di penis.

Sebagian besar tahi lalat tidak berbahaya dan tak perlu dikhawatirkan. Seseorang bisa mempunyai hingga 40 tahi lalat di seluruh badannya, terutama di area yang jarang terkena sinar matahari.

Tahi lalat tidak perlu dihilangkan dan jangan pernah mencoba untuk menghilangkannya secara mandiri di rumah karena berbahaya. Jika ingin menghilangkannya, temui dokter kulit.

2. Benjolan di penis karena papula

Papula adalah benjolan kecil yang bisa tumbuh di area tubuh mana saja, mempunyai warna yang sama dengan kulit. Tidak jelas apa penyebabnya, tapi sebagian besar tidak berbahaya. Papula biasanya muncul di sekitar kepala penis, terlihat seperti jerawat kecil dan tidak gatal.

Secara umum, papula mempunyai ciri seperti tekstur yang halus, terlihat sangat kecil, dan berukuran satu hingga empat milimeter. Papula tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat hilang dengan sendirinya, sehingga tak perlu ada perawatan khusus.

3. Bintik Fordyce

Benjolan di alat kelamin bisa menjadi tanda dari Fordyce spot. Bintik kecil itu dapat muncul di penis atau jaringan di sekitarnya seperti skrotum. Tidak seperti papula, bintik Fordyce cenderung berwarna kekuningan dan tidak terbentuk secara teratur menyerupai garis.

Hampir 70 hingga 80 persen orang terlahir dengan bintik tersebut, tapi beberapa di antaranya bisa berubah menjadi lebih besar saat sudah menginjak pubertas. Itu disebabkan oleh tumbuhnya kelenjar minyak di dalam kulit.

Bintik Fordyce tidak memerlukan perawatan khusus, karena bisa hilang dengan sendirinya. Namun, proses pengangkatan dapat dilakukan dengan prosedur seperti terapi laser.

4. Penyakit Peyronie

Penyebab benjolan di penis berikutnya adalah penyakit Peyronie, yaitu kondisi ketika jaringan parut atau plak terbentuk di batang alat kelamin. Benjolannya bertekstur keras, lebih sering muncul di bagian atas penis.

Semakin lama, jaringan tersebut bisa memicu penumpukan kalsium, membuat ereksi melengkung ke atas atau ke satu sisi saja. Kondisi itu lalu disebut dengan penis bengkok. Dampaknya, seks akan terasa menyakitkan.

Perawatan untuk penyakit Peyronie meliputi:

  • Obat suntik
  • Iontophoresis menggunakan arus listrik untuk memberi obat secara langsung ke jaringan terdampak melalui kulit
  • Alat traksi untuk peregangan penis
  • Operasi
  • Implan penis.

Baca juga: Benarkah Penis Bengkok Bisa Diluruskan Kembali? Berikut Prosedur Medisnya!

5. Benjolan di penis karena angiokeratomas

Angiokeratomas adalah benjolan kecil berwarna merah cerah yang muncul secara berkelompok ketika pembuluh darah di dekat kulit membesar atau melebar. Mempunyai tekstur kasar saat disentuh, angiokeratomas bisa menebal seiring berjalannya waktu.

Belum jelas apa yang bisa menyebabkan kemunculannya. Hanya saja, beberapa kondisi dipercaya dapat menjadi faktor pemicunya, seperti tekanan darah tinggi, wasir, atau varikokel.

Angiokeratoma cenderung bertahan lama dan sulit untuk hilang, tapi tak berbahaya. Jangan sekali-sekali mencoba untuk menghilangkannya sendiri, melainkan bawa ke dokter kulit demi mencegah hal yang tidak diinginkan.

6. Benjolan di penis karena limfokel

Benjolan di penis akibat limfokel biasanya muncul setelah berhubungan seks atau masturbasi. Hal itu disebabkan oleh penyumbatan di saluran yang membawa cairan getah bening ke seluruh tubuh. Benjolan di penis akibat limfokel bisa hilang dengan cepat tanpa perlu diobati.

7. Infeksi menular seksual

Salah satu benjolan di penis yang perlu diwaspadai adalah tanda dari infeksi menular seksual. Kondisi itu biasanya muncul setelah melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan orang yang telah terinfeksi, baik oral, anal, atau vaginal. Benjolan bisa menjadi tanda dari:

  • Herpes: Menyebabkan lepuhan yang gatal disebabkan oleh virus dengan nama yang sama, dapat diobati dengan antivirus untuk mengurangi gejalanya
  • Sifilis: Infeksi bakteri yang dapat memicu ruam dan luka menyakitkan, bisa diobati dengan antibiotik atau suntikan penisilin jika masih dalam stadium awal
  • Kutil kelamin: Benjolan seperti bunga kol yang disebabkan oleh Human papillomavirus (HPV), dapat diobati dengan antibiotik topikal atau operasi pengangkatan
  • Moluskum kontagiosum: Infeksi virus yang menyebabkan benjolan kecil dan halus, bisa diatasi dengan operasi pengangkatan

Baca juga: 13 Jenis Penyakit Menular Seksual dan Gejala yang Menyertainya

8. Benjolan di penis akibat kanker

Meski cukup langka dan jarang, kanker penis bisa menyebabkan benjolan di penis. Kondisi itu dipicu oleh berkembangnya sel abnormal dari sel sehat yang rusak, hingga kemudian berubah menjadi tumor dan kanker.

Pada awalnya, benjolan mungkin hanya terlihat biasa. Namun lama-kelamaan, benjolan bisa tumbuh membesar dan berubah menjadi lebih merah. Gejala lainnya termasuk gatal-gatal, sensasi terbakar di kulit, nyeri ketika kencing, perdarahan, dan penebalan kulit penis.

Perawatannya tergantung dari seberapa parah kondisinya, apakah kanker hanya menyerang kulit, jaringan non-invasif, atau telah menyebar ke jaringan sekitarnya (invasif).

Pengobatan non-invasif meliputi pengangkatan kulup, kemoterapi, dan pembekuan tumor. Sedangkan perawatan invasif, bisa dengan operasi pengangkatan jaringan yang terkena kanker atau seluruh bagian penis itu sendiri (penektomi).

Nah, itulah beberapa hal yang bisa menyebabkan benjolan di penis dan sejumlah perawatan untuk mengatasinya. Jika ada benjolan di alat kelamin, jangan ragu untuk segera periksakan diri ke dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 24 Mei 2021, Lump on Your Penis? Here Are 10 Possible Causes.
  2. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 24 Mei 2021, A lump in the penis.
  3. NHS UK, diakses 24 Mei 2021, What is this lump on my penis?
  4. Johns Hopkins School of Medicine, diakses 24 Mei 2021, Peyronie’s disease.
  5. American Cancer Society, diakses 24 Mei 2021, Signs and Symptoms of Penile Cancer.
    register-docotr