Kamus Penyakit

Penyakit Radang Panggul

May 31, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Infeksi menular seksual seperti gonore dan klamidia dapat menyebabkan penyakit lain. Pada wanita, infeksi menular tersebut dapat menyebabkan penyakit radang panggul. Penyakit ini kemudian memengaruhi organ reproduksi wanita. 

Jika tidak diobati, radang panggul dapat menyebabkan komplikasi lain yang membahayakan. Bahkan dapat mengancam nyawa. Berikut penjelasan selengkapnya, dari penyebab, gejala, pengobatan dan pencegahannya. 

Baca Juga: Hati-hati! Kenali Penyakit Sifilis yang Dapat Mengancam Jiwa

Apa itu penyakit radang panggul?

Penyakit radang panggul adalah infeksi pada organ reproduksi wanita. Seringkali terjadi saat wanita yang tertular bakteri yang menyebar dari vagina ke rahim, saluran tuba dan ovarium. 

Penyakit radang panggul bisa menjadi berbahaya jika tidak ditangani. Apalagi jika infeksi menyebar ke dalam darah, dapat mengancam jiwa.

Apa penyebab penyakit radang panggul?

Ada sejumlah bakteri yang dapat menyebabkan radang panggul. Tetapi infeksi gonore atau klamidia menjadi penyebab yang paling umum. 

Kamu bisa tertular gonore atau klamidia saat berhubungan seksual tanpa kondom. Penyebab lainnya yang mungkin terjadi, tetapi jarang adalah kondisi tertentu seperti saat menstruasi, melahirkan, keguguran atau aborsi. 

Bakteri juga bisa masuk saat memasang alat kontrasepsi dalam rahim. Tapi ini juga jarang terjadi.

Siapa saja yang lebih berisiko terkena penyakit radang panggul? 

Ada beberapa faktor risiko, di antaranya

  • Wanita yang aktif secara seksual di bawah usia 25 tahun
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual tanpa kondom
  • Douching atau membersihkan vagina dengan cairan khusus. Douching diketahui dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di vagina
  • Memiliki riwayat penyakit radang panggul atau infeksi menular seksual

Selain itu, wanita yang memasang kontrasepsi dalam rahim atau intrauterine device (IUD) juga berisiko. Tetapi risiko terbatas di tiga minggu pertama setelah pemasangan.

Apa gejala dan ciri-ciri radang panggul? 

Beberapa wanita yang mengidap penyakit radang panggul bisa saja tidak mengalami gejala apapun. Tetapi seringkali, penyakit ini menunjukkan gejala atau ciri-ciri seperti:

  • Rasa nyeri, dari ringan hingga parah di perut bawah dan panggul
  • Keputihan tidak normal seperti berbau tidak sedap
  • Perdarahan yang tidak normal, terutama setelah berhubungan seksual
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Demam disertai menggigil
  • Buang air kecil sakit atau sulit.

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat radang panggul?

Penyakit ini dapat diobati, tetapi jika dibiarkan dapat menyebabkan jaringan parut dan kantung cairan di saluran reproduksi. Kemudian hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan dan menimbulkan komplikasi seperti:

  • Kehamilan ektopik: Jaringan parut mencegah sel telur melewati tuba falopi menuju rahim. Membuat telur tertanam di tuba falopi. 
  • Infertilitas: Kerusakan di organ reproduksi dapat menyebabkan kemandulan. Semakin menunda pengobatan, akan semakin meningkatkan risiko infertilitas.
  • Nyeri panggul kronis: Nyeri panggul dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Rasa nyeri juga akan muncul saat berhubungan seksual dan ovulasi.
  • Abses tubo-ovarium: Abses atau kumpulan nanah akan terbentuk di saluran reproduksi. Kemudian memengaruhi tuba falopi dan ovarium. Jika tidak diobati dapat menyebabkan infeksi yang mengancam nyawa.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati radang panggul?

Radang panggul yang tidak diobati dapat membahayakan. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejalanya. 

Perawatan radang panggul di dokter

Dokter akan memberikan obat-obatan untuk diminum. Tapi dokter mungkin memberikan perawatan lain jika kamu dalam kondisi:

  • Hamil
  • Memiliki infeksi yang sangat parah
  • Memiliki abses di tuba falopi atau ovarium

Pasien bisa dirawat di rumah sakit untuk mengobati radang panggul. Dalam kasus parah diperlukan tindakan operasi untuk mengatasi penyakit ini. 

Cara mengatasi radang panggul secara alami di rumah

Meski tetap membutuhkan perawatan medis, pengobatan rumahan seperti pijat panggul dan akupuntur dipercaya dapat membantu penyembuhan.

Walaupun keduanya hanya dapat membantu meringankan nyeri dan memberikan relaksasi yang membantu proses penyembuhan. 

Baca Juga: Penyakit Endometriosis: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Apa saja obat radang panggul yang biasa digunakan?

Obat yang biasa digunakan adalah antibiotik. Dokter akan memberikan antibiotik yang harus diminum selama 14 hari, terkadang bisa dimulai dengan suntikan antibiotik. 

Dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri, seperti parasetamol atau ibuprofen. Sementara untuk kondisi yang lebih parah diperlukan perawatan di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik melalui infus.

Obat penyakit radang panggul di apotik

Obat-obatan yang digunakan bisa didapatkan di apotik sesuai dengan resep. Obat yang biasa digunakan mengobati radang panggul di antaranya:

  • Cefoxitin
  • Metronidazol
  • Ceftriaxone
  • Doksisiklin

Obat pereda nyeri seperti parasetamol dan ibuprofen bisa didapatkan tanpa resep dokter. 

Bagaimana cara mencegah radang panggul?

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah radang panggul:

  • Berhubungan seksual dengan aman: Menggunakan kondom dan tidak berganti-ganti pasangan adalah cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penularan infeksi menular seksual. 
  • Tetap gunakan kondom walau menggunakan alat kontrasepsi lain: Alat kontrasepsi lain tidak melindungi penularan infeksi. Walaupun sudah mengonsumsi pil KB, tetap gunakan kondom untuk mencegah infeksi radang panggul.
  • Lakukan pemeriksaan rutin: Jika kamu adalah orang yang berisiko terkena infeksi menular seksual, selalu jadwalkan pemeriksaan untuk menghindari penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi.
  • Jangan melakukan douching: Pembersihan vagina dengan cara douching hanya akan mengganggu keseimbangan bakteri di vagina. 

Mengetahui kondisi kesehatan pasangan juga penting untuk mencegah penularan infeksi. Pasangan yang mengidap infeksi menular seksual membutuhkan perawatan agar tidak menularkan bakteri saat berhubungan seksual. 

Demikian penjelasan tentang penyakit radang panggul dari penyebab, gejala, hingga pengobatan yang bisa dilakukan. 

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Mayoclinic, diakses 28 Mei 2021
Pelvic inflammatory disease (PID)
CDC, diakses 28 Mei 2021
Pelvic inflammatory disease (PID)
Healthline, diakses 28 Mei 2021
Pelvic inflammatory disease (PID)
Medicalnewstoday, diakses 28 Mei 2021
What is pelvic inflammatory disease?

    register-docotr