Kamus Obat

Jangan Asal Konsumsi, Ini Bahaya Obat Anti Nyeri Tanpa Resep!

September 4, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Ada banyak obat anti nyeri yang bisa kamu beli di toko obat tanpa resep dokter (over the counter/OTC). Sekalipun dijual bebas, obat ini bisa menimbulkan efek yang justru berbahaya bagi kesehatan kalau kamu tidak gunakan dengan tepat.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat memberi peringatan agar kamu berhati-hati dan tidak terlalu banyak mengonsumsi obat ini. Obat-obatan ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati hingga perdarahan di perut.

Obat-obatan OTC yang bermasalah

Menurut FDA, ada beberapa obat OTC yang perlu diatur agar menggunakan kemasan yang mencantumkan semua efek samping obat untuk meningkatkan kewaspadaan akan adanya resiko kerusakan hati jika digunakan tanpa resep dokter dan jangka panjang. Di antaranya adalah acetaminophen (Tylenol) dan obat-obatan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Berikut ini adalah penjelasan dari bahaya obat-obatan tersebut untuk membuat kamu lebih berhati-hati:

Acetaminophen

FDA mencatat acetaminophen sebagai obat anti nyeri yang aman dan efektif. Kandungan obat ini banyak ditemukan dalam produk-produk untuk meredakan pilek dan batuk serta obat tidur.

Acetaminophen bahkan masuk dalam komposisi obat yang diresepkan sebagai anti nyeri. Akan tetapi, khusus untuk acetaminophen yang dibeli tanpa resep, FDA memberikan peringatan agar konsumsinya tidak berlebihan.

Risiko acetaminophen

Tubuh mengeliminasi acetaminophen dengan merubahnya menjadi substansi yang akan dikeluarkan melalui kotoran dan urine. Akan tetapi, saat kamu mengonsumsi acetaminophen melebihi yang direkomendasikan di kemasannya, substansi ini justru bisa merusak liver.

Beberapa penyakit di lever yang yang bisa ditimbulkan antara lain:

  • Jaundice atau perubahan warna kuning pada kulit dan mata
  • Urine yang berwarna gelap
  • Kotoran yang berwarna hitam
  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan

Tanda-tanda ini dapat menyerupai gejala flu biasa, sehingga kemungkinan kamu akan menganggapnya sebagai bagian dari penyakit awal yang kamu alami. Kalau tidak kamu tangani segera, masalah di liver bisa menyebabkan koma bahkan kematian.

Saran penggunaan yang aman

Jika kamu sudah diberikan resep obat anti nyeri, komunikasikan dengan dokter yang bersangkutan kalau kamu ingin mengonsumsi acetaminophen OTC. Karena, bisa saja obat yang sudah diresepkan tersebut sudah mengandung acitaminophen.

Acetaminophen juga terkandung di dalam obat-obatan lain yang bisa kamu dapatkan tanpa resep. Karena itu, kamu harus periksa label dan komposisi dari setiap obat yang kamu beli, hal ini supaya kamu tidak terkena overdosis acetaminophen.

Untuk anak-anak, kamu harus pastikan mereka mendapatkan obat yang sesuai dengan dosis. Jika kamu tidak yakin, maka tanyakanlah pada dokter supaya efek samping dari acetaminophen tidak menimpa buah hati kamu.

NSAID

Jenis obat-obatan ini termasuk aspirin, ibuprofen serta naproxen. Kelompok obat ini termasuk anti nyeri yang terkenal di Amerika Serikat, setidaknya ada lebih dari 30 juta penduduk negara itu yang memakai NSAID untuk mengatasi sakit kepala, gejala arthritis dan lainnya.

Risiko NSAID

FDA mencatat risiko dari kelompok obat ini adalah dapat menyebabkan perdarahan di lambung dan usus. Akan tetapi, risiko ini tergolong rendah jika kamu menggunakannya tidak terlalu sering.

Risiko perdarahan ini tinggi jika kamu menggunakannya secara rutin setiap hari dan pada mereka yang sudah berusia lebih dari 65 tahun. FDA juga mengimbau agar kamu berkonsultasi dulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini, apalagi kalau kamu punya masalah di ginjal.

Saran penggunaan yang aman

Kamu dianjurkan untuk menghentikan penggunaan NSAID ketika terjadi perdarahan di perut. Gejala lain yang bisa kamu alami adalah muntah-muntah, pingsan, kotoran yang hitam dan berdarah, atau nyeri pada perut yang tidak membaik.

Imbauan pada dunia industri

Untuk mengatasi hal ini, dunia industri obat-obatan OTC pun harus bisa menyediakan label dan keterangan yang jelas mengenai bahaya dan kandungan obat mereka. Hal ini lah yang diminta oleh FDA pada industri obat di Amerika Serikat.

Untuk produk yang mengandung acetaminophen, label yang tertera harus menulis dengan jelas nama obat-obatan tersebut. Selain itu, bahaya kerusakan liver yang bisa ditimbulkan obat ini pun harus dituliskan dengan jelas.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Fda.gov (2015) diakses 03 September 2020. Use Caution with Pain Relievers
  2. Webmd.com (2009) diakses 03 September 2020. FDA Issues New Warnings for Painkillers
  3. Webmd.com (2005) diakses 03 September 2020. Pain Relief: How NSAIDs Work
    Berita Terkait
    register-docotr