Diet dan Nutrisi

6 Tips Memilih Snack Bar yang Sehat Agar Bisa Dapat Manfaat Maksimal

January 28, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
no-image

Kepopuleran snack bar saat ini kian meningkat. Berbagai jenis merek snack bar pun menawarkan nutrisi tambahan. Mengonsumsi snack bar sebagai camilan memang sah-sah saja, tetapi kamu juga perlu untuk memerhatikan kandungan nutrisinya.

Nah, agar kamu lebih memahami bagaimana cara memilih snack bar yang sehat. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Mentega VS Margarin, Mana yang Lebih Sehat?

Tips memilih snack bar yang sehat

Masing-masing produk snack bar memiliki kandungan nutrisi yang berbeda, ada snack bar yang tinggi akan karbohidrat, snack bar tinggi akan kandungan protein, snack bar untuk diet, hingga snack bar yang bisa memberi tambahan energi atau meningkatkan fungsi otak.

Meskipun demikian, penting bagi kamu untuk selektif dalam memilih snack bar. Sebab, beberapa di antaranya mengandung lemak dan gula yang tinggi. Namun yang perlu diingat adalah snack bar tidak boleh menjadi pengganti makanan sehat. Tetapi, hanya untuk mengisi celah nutrisi saja.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips memilih snack bar atau healthy bar yang perlu kamu perhatikan:

1. Perhatikan kandungan nutrisi

Ketika kamu ingin membeli snack bar, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu kandungan nutrisinya. Snack bar yang lebih sehat umumnya mengandung biji-bijian, kacang-kacangan, serta buah-buahan sebagai komposisi utama.

Selain itu, sebaiknya pilihlah snack bar yang setidaknya mengandung 2 hingga 3 gram serat makanan. Namun, kamu perlu berhati-hati. Sebab, beberapa produk menyertakan chicory root atau jenis serat lain untuk meningkatkan serat secara artifisial sebagai bahan tambahan.

Sebaliknya, carilah produk yang mengandung serat alami dari buah, sayur, serta kacang-kacangan. Sebab, serat alami tersebut dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang tepat.

2. Perhatikan jumlah kalori

Ahli gizi Nancy Clark, MS, RD mengatakan bahwa apapun yang menyediakan kalori akan memberi energi pada tubuh. Misalnya saja, seperti pisang dan energy bar.

Akan tetapi, jika kamu ingin menjaga berat badan yang sehat, sebaiknya periksa kandungan kalori dari snack bar yang tersedia pada label.

Penulis buku Plant-Powered for Life, Sharon Palmer, mengatakan bahwa siapapun yang mencoba menjaga berat badan juga harus menjaga jumlah kalori totalnya sekitar 150 per batang snack bar. Demikian seperti dikutip dari Business Insider.

3. Hindari snack bar yang mengandung gula dan lemak tinggi

Selanjutnya, kamu juga perlu cermat dalam memerhatikan kandungan gula dan lemak dalam snack bar. Akan lebih baik jika kamu memilih snack bar yang rendah lemak, lebih tepatnya kurang dari 5 gram lemak.

Jika kamu mengonsumsi snack bar sebagai pengganti makanan, snack bar tidak boleh mengandung lebih dari 4 gram gula tambahan dan 4 gram lemak jenuh per batang.

Sedangkan, jika kamu mengonsumsinya sebagai camilan, pilihlah snack bar yang tidak mengandung lebih dari 2 gram tambahan gula serta 2 gram lemak jenuh per batang.

Angka-angka tersebut penting. Sebab, lemak dan tambahan gula dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang mana ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, serta arthritis. Demikian dilansir Cleveland Clinic.

4. Bagaimana dengan kandungan gula dalam energy bar?

Gula alkohol merupakan bahan umum dalam energy bar. Sorbitol, xylitol, isomalt, serta manitol adalah beberapa jenis gula alkohol. Sebaiknya, janganlah konsumsi gula alkohol secara berlebihan.

Ketika kamu pertama kali mencoba produk energy bar saat berolahraga, kandungan gula alkohol disarankan tidak melebihi 6 gram.

Baca juga: Makan Terus Selama WFH? Ini Cara Mengatasinya

5. Memilih snack bar berdasarkan kandungan protein

Sebagian produk snack bar menawarkan kandungan protein dalam jumlah yang signifikan, yakni lebih dari 20 gram per batang.

Jika kamu ingin mengonsumsi snack bar sebagai pengganti makanan, pilihlah yang mengandung sekitar 15 gram protein atau lebih, dengan kandungan beberapa serat, dan diperkaya dengan sekitar 35 persen angka kecukupan gizi (AKG) untuk vitamin dan mineral.

Akan tetapi, jika snack bar hanya dikonsumsi sebagai camilan saja, snack bar harus mengandung setidaknya 5 gram protein atau kurang dari angka tersebut.

6. Perhatikan angka konsumsi vitamin dan mineral yang disarankan

Jika kamu mengonsumsi snack bar per hari, pastikan kamu tidak mengonsumsi lebih banyak vitamin dan mineral dari jumlah yang disarankan. Misalnya saja, snack bar yang diperkaya dapat menyediakan sekitar 50 persen AKG dari zinc.

Konsumsi beberapa batang snack bar sehari ditambah dengan multivitamin dan semangkuk sereal yang diperkaya dapat membuatmu mengonsumsi zinc lebih banyak dibandingkan dengan jumlah yang disarankan per harinya.

Hal tersebut dapat menganggu penyerapan mineral lain atau bahkan membuat sistem kekebalan tubuh menurun.

Nah, itulah beberapa tips memilih snack bar yang sehat. Meskipun snack bar memiliki kandungan nutrisi, namun janganlah menjadikan snack bar untuk menggantikan makanan utuh. Sebab, tubuh membutuhkan lebih banyak kandungan gizi.

Punya pertanyaan seputar diet dan nutrisi? Silakan chat kami melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi, ya!

Reference

Business Insider (2018). Diakses pada 27 Januari 2021. We compared 7 popular granola bars based on dietitians’ health advice — here’s how they stack up

Cleveland Clinic (2021). Diakses pada 27 Januari 2021. How to Choose the Best Health Bars

Webmd (2002). Diakses pada 27 Januari 2021. Nutrition Bars: Healthy or Hype?. 

    Berita Terkait
    register-docotr