Info Sehat

Catat! Jenis-Jenis Asuransi Kesehatan dan Tips Memilih yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan

October 15, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Hidup di tengah pandemi membuat asuransi kesehatan menjadi kebutuhan utama bagi sebagian orang. Tapi jangan asal pilih, karena ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan produk mana yang paling kamu butuhkan.

Teruskan membaca artikel di bawah untuk mengetahui informasi penting seputar asuransi kesehatan, termasuk jenis-jenisnya dan tips memilih asuransi dengan tepat.

Baca juga: 3 Tips Jalan Santai sambil Berjemur agar Lansia Terhindar dari Osteoporosis

Sekilas asuransi kesehatan

Sebuah eprint yang dipublis Universitas Diponegoro, menjelaskan, asuransi kesehatan adalah jenis produk asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan para anggotanya saat mereka sakit atau mengalami kecelakaan.

Ini merupakan sebuah sistem yang bertujuan mengurangi beban finansial dengan mengalihkan risiko dari seseorang ke badan lainnya. Pihak yang mengalihkan risiko disebut dengan istilah ‘tertanggung‘, sementara badan yang menerimanya dikenal dengan sebutan ‘penanggung‘.

Jenis-jenis asuransi kesehatan

Dilansir dari Pustaka Universitas Padjadjaran, asuransi kesehatan dapat dibedakan berdasarkan beberapa aspek sebagai berikut.

Badan penyelenggara

Dilihat dari kepemilikan badan yang menyelenggarakan asuransi, maka asuransi kesehatan terbagi menjadi:

  1. Asuransi kesehatan pemerintah yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah, dan
  2. Asuransi kesehatan swasta, yakni asuransi kesehatan yang sistem maupun dananya juga dikelola secara mandiri oleh badan swasta.

Jenis perawatan yang diberikan

Pada dasarnya terdapat ada dua jenis perawatan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan asuransi. Pertama adalah rawat inap (in-patient treatment) dan kedua rawat jalan (out-patient treatment).

Cakupan pelayanan

Jika ditinjau dari sisi ini maka asuransi kesehatan dapat dibedakan menjadi:

  1. Menanggung seluruh jenis pelayanan kesehatan, baik pengobatan, pemulihan, peningkatan maupun pencegahan.
  2. Menanggung sebagian pelayanan kesehatan, biasanya yang membutuhkan biaya besar seperti perawatan di rumah sakit.

Jumlah uang pertanggungan

Setiap perusahaan asuransi memiliki bentuk tanggung jawab berupa uang pertanggungan yang akan dibayarkan jika pemilik asuransi mengalami risiko kesehatan tertentu sesuai dengan kesepakatan.

Dari sisi ini, asuransi kesehatan dapat dibagi menjadi dua. Pertama asuransi yang membayar seluruh beban biaya kesehatan yang muncul. Kedua badan penyelenggara hanya membayar sebagian dari beban biaya tersebut. Sisanya menjadi bagian dari tanggung jawab pemilik asuransi.

Jenis manfaat yang diberikan

Asuransi kesehatan ada yang mengutamakan manfaat pertanggungan biaya kesehatan tanpa memberi manfaat investasi. Ini biasanya disebut dengan istilah asuransi murni.

Selain itu ada juga yang dinamakan asuransi kesehatan ‘unit link’. Ini adalah jenis polis yang memberi manfaat asuransi kesehatan dan investasi secara sekaligus.

Bagaimana memilih asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan?

Ada banyak faktor yang perlu kamu pertimbangkan saat memilih asuransi kesehatan. Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan, berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Pelajari dengan baik proposal penawaran asuransi

Cermati setiap poin yang di dalamnya, terutama yang berkaitan dengan risiko yang dijamin dan tidak dijamin.

Jangan lupa untuk memerhatikan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, cara pembayaran premi, kewajiban tertanggung dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan, dan lain-lain.

2. Memastikan kondisi keuangan perusahaan asuransi

Jika keuangan perusahaan asuransi berada dalam kondisi yang tidak sehat. Ini akan berdampak pada sulitnya kamu mengajukan klaim, reimbursement, dan sejenisnya.

3. Bandingkan perkiraan biaya tahunan, bukan hanya premi bulanan

Dilansir dari NPR.org, banyak orang terlalu fokus pada premi bulanan dan luput pada faktor biaya-biaya lainnya.

Dengan mempertimbangan faktor tersebut secara keseluruhan, ini akan sangat berguna saat kamu harus memilih asuransi kesehatan yang tidak membebani kondisi keuanganmu sendiri.

4. Pertimbangkan berapa banyak perawatan kesehatan yang kamu gunakan

Memilih paket asuransi yang tepat harus melibatkan perkiraan tentang berapa banyak masalah kesehatan yang mungkin akan kamu hadapi di tahun-tahun mendatang.

Kamu juga perlu mengetahui preferensi kebutuhan kesehatanmu seperti apa. Ini termasuk fasilitas rumah sakit yang diinginkan, jenis obat yang dibutuhkan dan sejenisnya. Itu semua akan berpengaruh pada pilihan jenis asuransi yang kamu butuhkan.

Baca juga: Mengenal Penyakit Degeneratif yang Umum Dialami Lansia, Apa Saja?

Sudah punya asuransi kesehatan dari perusahaan tempatmu bekerja? Ayo, manfaatkan layanannya dengan menghubungkan benefit asuransi milikmu ke aplikasi Good Doctor! Klik link ini ya.

Reference

Modul Belajar Mengajar Asuransi Kesehatan dan Managed Care, dipublikasikan di Pustaka Universitas Padjadjaran, diakses pada 15 Oktober 2021

Universitas Diponegoro, diakses pada 15 Oktober 2021

Otoritas Jasa Keuangan diakses pada 15 Oktober 2021

Medical News Today diakses pada 15 Oktober 2021

Healthline diakses pada 15 Oktober 2021

NPR.org diakses pada 15 Oktober 2021

    register-docotr