Penyakit Jantung

Berhubungan Seks Setelah Serangan Jantung, Boleh atau Tidak?

July 30, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Serangan jantung adalah suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Kondisi ini memerlukan penanganan medis dengan segera.

Setelah pulih dari serangan jantung, ada beberapa aktivitas yang mungkin saja kerap dipertanyakan. Salah satunya apakah boleh atau tidak berhubungan seks.

Baca juga: Kamu Wajib Tahu! Ini 8 Cara Mencegah Penyakit Jantung

Bolehkah berhubungan seks setelah serangan jantung?

Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Cardiology menemukan adanya penurunan kenikmatan fisik hingga gangguan aktivitas seksual secara teratur, yang mana cukup umum terjadi setelah serangan jantung.

Pada beberapa orang, berhubungan seks pascaserangan jantung kerap dihindari. Salah satu alasannya karena khawatir ini akan memicu serangan jantung kedua.

Tapi sebenarnya bolehkah berhubungan seks setelah serangan jantung? Jawabannya adalah ya, seseorang dapat kembali berhubungan seks setelah serangan jantung.

Serangan jantung memang dapat berdampak pada aspek kehidupan, namun hal ini bukan berarti bahwa kamu harus benar-benar meninggalkan keintiman.

Namun, kebanyakan orang merasa canggung untuk membicarakan mengenai seks kepada dokter, terutama setelah kejadian serangan jantung. Hal ini menyebabkan pasien merasa takut atau ragu untuk melanjutkan aktivitas seksual.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Dikutip dari laman Heart Foundation, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan mengenai berhubungan seks pascaserangan jantung, di antaranya adalah:

  • Seks biasanya merupakan aktivitas ringan hingga sedang. Apabila kamu dapat menaiki dua anak tangga tanpa rasa sakit atau sesak napas, mana kamu akan baik-baik saja
  • Jika kamu pernah menjalani operasi, sebaiknya tunggu sampai kamu benar-benar pulih
  • Hindari berhubungan seks setelah makan besar atau ketika kamu lelah

Baca juga: Jantung Berdebar & Sesak Napas: Benarkah Salah Satu Tanda Serangan Jantung?

Manfaat berhubungan seks untuk jantung

Perlu kamu ketahui bahwa seks bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk memerangi depresi pasca serangan jantung. Direktur asosiasi kesehatan jantung wanita di Lenox Hill Hospital, Rachel Bond, MD mengatakan bahwa sebenarnya keintiman merupakan hal yang sehat.

Sebab, hal tersebut dapat mengurangi stres dan kecemasan, serta meningkatkan kesejahteraan emosional, yang mana hal-hal tersebut berkontribusi pada kesehatan jantung.

Ahli jantung di Ohio State University Ross Heart Hospital, Rami Kahwash, MD pun mengatakan hal serupa. Seks dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti dikutip sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Cardiology.

Di samping itu, para peneliti juga menemukan bahwa seks dapat mengurangi stres, meningkatkan kesehatan emosional, hingga menurunkan tekanan darah.

Rutin berhubungan intim juga dikatakan sebagai bagian penting dari kualitas hidup dan penyembuhan. Di antaranya berpengaruh terhadap peningkatan serotonin dan oksitosin, yakni hormon perasaan baik, koneksi dan ikatan antara pasangan adalah bagian dari penyembuhan.

Kapan waktu yang tepat untuk berhubungan seks?

Pada dasarnya, tidak ada standar waktu kapan kamu boleh melanjutkan hubungan seks. Sebab, hal tersebut bergantung pada tingkat keparahan serangan jantung dan kemajuan yang dicapai selama masa pemulihan.

Seorang pasien yang mengalami serangan jantung ringan pertama dan langsung memasang stent segera setelahnya mungkin dapat melanjutkan keintiman dalam kurun waktu beberapa minggu. Hal tersebut juga berlaku bagi mereka yang tidak memiliki komplikasi serius.

Dilansir laman Web MD, faktanya kemungkinan serangan jantung lain saat berhubungan seks sangat rendah, sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Demikian dikatakan peneliti, James E. Muller, MD.

Meskipun demikian, efek hubungan seksual pada sistem kardiovaskular sangat mirip dengan efek olahraga ringan. Secara khusus, ini kira-kira setara dengan berjalan 2 hingga 4 mil per jam di permukaan yang datar.

Maka dari itu, seperti halnya olahraga, aktivitas seksual sementara waktu dapat meningkatkan risiko jantung pada beberapa orang dengan coronary artery disease (CAD).

Jangan malu untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter terkait mengenai hal tersebut untuk rekomendasi secara spesifik, terlebih lagi pada pasien yang mengalami komplikasi.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai berhubungan seks setelah serangan jantung. Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar kesehatan jantung, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Everyday Health (2018). Diakses pada 29 Juli 2021. Can You Have Sex After a Heart Attack?

Heart Foundation. Diakses pada 29 Juli 2021. Relationships and sex after a heart attack

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 29 Juli 2021. Heart attack 

UT Southwestern Medical Center (2016). Diakses pada 29 Juli 2021. Having sex after a heart attack – what you need to know 

Very Well Health (2020). Diakses pada 29 Juli 2021. When It’s Safe to Resume Sexual Activity After a Heart Attack 

Webmd (2007). Diakses pada 29 Juli 2021. Sex After a Heart Attack

JAMA Network (2016). Diakses pada 29 Juli 2021. Sexual Activity and Function in the Year After an Acute Myocardial Infarction Among Younger Women and Men in the United States and Spain

NCBI (2010). Diakses pada 29 Juli 2021. Sexual Activity, Erectile Dysfunction, and Incident Cardiovascular Events 

 

    register-docotr