Penyakit Jantung

Berenang Dapat Bantu Kesembuhan Penyakit Jantung, Mitos atau Fakta?

January 8, 2021 | Anisya Fitrianti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ada banyak pilihan olahraga yang disarankan untuk pemilik penyakit jantung, termasuk berenang. Olahraga ini cocok untuk kamu yang tidak merasa nyaman untuk melakukan hiking, berlari, atau olahraga berat lainnya. 

Berenang adalah latihan aerobik yang dapat memperkuat jantung dengan membuatnya lebih efisien dalam pemompaan yang mengarah pada aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh.

Pakar jantung Erik Van Iterson pun menyatakan jenis olahraga ini aman untuk para pemilik gangguan jantung. 

Manfaat berenang bagi penyembuhan gangguan jantung

Bila saat ini kamu sedang dalam tahap rehabilitasi jantung, atau telah mengalami serangan jantung atau gagal jantung, berenang adalah pilihan olahraga yang tepat. 

Dilansir Cleveland Clinic, Van Iterson mengatakan bahwa berenang dapat ditoleransi dengan baik oleh orang-orang yang sedang dalam pemulihan dari gagal jantung atau penyakit arteri koroner.

“Berenang menggunakan banyak bagian tubuh dengan lebih menekankan pada tubuh bagian atas,” katanya.

Namun, dia juga menambahkan bahwa pasien bedah jantung terbuka tidak boleh menggunakan kolam renang sampai semua bekas sayatan bedah sembuh dengan baik.

Ketika rutin berenang, hanya dalam waktu singkat kamu akan mengalami perkembangan pada tubuh yang meliputi:

  • Peningkatan darah yang dipompa tubuh
  • Penggunaan oksigen di dalam tubuh lebih baik
  • Penurunan detak jantung
  • Perbaikan tekanan darah
  • Pernapasan yang lebih lancar
  • Peningkatan sirkulasi darah

Van Iterson menambahkan, jika kamu menderita radang sendi dan baru berolahraga, berenang dapat membantu jantung dengan lebih sedikit beban pada persendian. Aktivitas ini jika dibandingkan dengan bersepeda atau menggunakan treadmill.

Berenang perlu dilakukan secara ringan

Bila kamu memiliki penyakit jantung seperti serangan jantung atau aritmia jantung, mulailah berenang secara perlahan-lahan. Tidak perlu terburu-buru melakukannya dengan intensitas tinggi.

“Jika kamu sedikit lebih aktif, itu akan membantu jantungmu,” kata Van Iterson.

Berenang selama 30 menit sehari dapat menurunkan penyakit jantung koroner pada wanita hingga 30-40 persen. Latihan aerobik secara teratur juga dapat menurunkan tekanan darah.

Penelitian juga menunjukkan bahwa latihan aerobik seperti berenang juga dapat menjaga lapisan sel yang melapisi arteri tetap fleksibel dan dalam kondisi yang baik.

Selain dengan berenang, kamu juga bisa melakukan olahraga air lainnya seperti aerobik air atau berjalan di air. Kedua aktivitas ini juga baik untuk melatih kesehatan jantung. 

Manfaat lain berenang bagi kesehatan

Salah satu manfaat terbesar dari berenang adalah dapat melatih seluruh bagian tubuh, dari kepala hingga ujung kaki. Berenang dapat meningkatkan detak jantung tanpa membuat tubuh stres, membentuk otot, membangun kekuatan, dan membangun ketahanan.

Olahraga ini memiliki berbagai variasi gaya seperti gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, atau gaya bebas. Masing-masing gaya memiliki kegunaan pada kelompok otot yang berbeda. 

Namun, gaya apapun yang kamu lakukan, kamu menggunakan sebagian besar kelompok otot untuk menggerakan tubuhmu di dalam air.

Berenang juga pilihan olahraga yang baik untuk penderita asma. Lingkungan yang lembap dari kolam renang dalam ruangan membuat berenang menjadi aktivitas yang bagus untuk penderita asma.

Latihan pernapasan juga mungkin membantu memperluas kapasitas paru-paru dan mengontrol pernapasanmu.

Agar lebih aman, diskusikan dulu tentang aktivitas berenang dengan doktermu, ya. Jika memang kondisinya memungkinkan, lakukan secara bertahap dan sesuai dengan kemampuanmu.

Punya pertanyaan seputar kesehatan? Silakan chat kami melalui Aplikasi Good Doctor. Mitra dokter kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi, ya!

Reference
    register-docotr