Diabetes

Kulit Gatal karena Diabetes: Penyebab dan Cara Mengatasinya!

February 12, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kulit gatal karena diabetes biasa terjadi pada sekitar 79 persen penderitanya. Rasa gatal ini dapat terjadi secara terus-menerus, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan infeksi akibat garukan berlebih.

Untungnya, sebagian besar kondisi kulit ini dapat dicegah atau diobati dengan mudah jika diketahui lebih awal. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kulit gatal karena diabetes yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Manfaat Teh Bawang Putih bagi Penderita Diabetes & Cara Membuatnya

Penyebab kulit gatal karena diabetes

Dilansir Medical News Today, diabetes dapat mengakibatkan area gatal yang terlokalisasi. Terdapat beberapa alasan mengapa seorang penderita diabetes mungkin lebih sering mengalami gatal-gatal dibanding yang lain.

Terkadang, rasa gatal bisa terjadi akibat kerusakan serabut saraf di lapisan luar kulit. Sering kali penyebab gatal terkait diabetes adalah polineuropati diabetik atau neuropati perifer.

Kondisi ini merupakan komplikasi diabetes yang berkembang ketika kadar glukosa darah tinggi sehingga serabut saraf di tangan dan kaki rusak.

Sebelum kerusakan saraf mulai terjadi pada penderita diabetes, kadar sitokin yang tinggi beredar di tubuh. Sitokin sendiri merupakan zat inflamasi yang bisa menyebabkan munculnya rasa gatal pada kulit. 

Penelitian tentang gatal pada pengidap diabetes

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa peningkatan sitokin pada akhirnya mungkin memiliki hubungan dengan kerusakan saraf diabetes.

Tak jarang, rasa gatal yang terus-menerus dapat mengindikasikan bahwa seseorang dengan diabetes berisiko mengalami kerusakan saraf akibat peningkatan kadar sitokin.

Banyak orang juga mengalami gatal sebagai gejala setelah neuropati berkembang. Penderita diabetes juga bisa mengalami komplikasi, termasuk gagal ginjal atau hati yang mengakibatkan rasa gatal.

Selain itu, kulit gatal karena diabetes dapat pula terjadi sebagai akibat dari efek samping penggunaan obat atau karena memiliki reaksi alergi terhadapnya.

Namun, seseorang tidak boleh berhenti minum obat sampai dikonfirmasikan dengan dokter bahwa penderita telah mengalami reaksi alergi.

Bagaimana cara mengatasi kulit gatal karena diabetes?

Penderita diabetes dapat mengambil beberapa langkah untuk menjaga kesehatan kulit dan menghilangkan rasa gatal. Cara mengatasi kulit gatal karena diabetes yang bisa dilakukan, yakni sebagai berikut:

Kontrol kadar gula darah

Mengelola kadar gula darah dengan hati-hati merupakan penanganan paling awal yang perlu dilakukan. Orang dengan kadar gula darah tinggi cenderung memiliki kulit kering dan kurang mampu menangkal bakteri berbahaya.

Kedua kondisi tersebut biasanya dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. 

Hindari mandi air panas

Saat kulit gatal karena diabetes sebaiknya tidak mandi pancuran atau menggunakan bak dengan air panas. Hal ini dikarenakan air panas bisa menghilangkan kelembapan dari kulit.

Jika kulit kering, jangan pula menggunakan bubble bath. Sabun pelembap biasanya lebih membantu agar kulit tidak semakin kering.

Gunakan losion

Setelah mandi, pastikan untuk mengoleskan losion saat kulit masih lembap. Namun, penderita diabetes sebaiknya tidak mengoleskan losion di sela-sela jari kaki karena dapat bekerja dengan kelembapan untuk menarik pertumbuhan jamur berbahaya. 

Rawat luka dengan segera

Jika memiliki luka kecil akibat garukan dari kulit gatal karena diabetes, segera cuci dengan sabun dan air mengalir. Hanya gunakan krim atau salep antibiotik jika dokter menyarankan.

Pastikan juga untuk menutup luka kecil dengan kain kasa steril. Jangan tunda untuk segera menemui dokter jika mengalami luka parah atau infeksi.

Hindari pelembap dengan zat pewangi

Apabila kulit gatal karena diabetes masih dirasakan, hindari penggunaan pelembap dengan pewangi. Cara produk dengan label hipoalergenik.

Beberapa produsen membuat losion khusus untuk penderita diabetes dan biasanya tersedia secara online

Mengubah gaya hidup juga bisa membantu mengurangi gejala kulit, termasuk mulai mengonsumsi makanan yang sehat. Untuk mencegah kulit kering saat suhu turun, gunakan pelembap ruangan bisa ditambahkan agar kelembapan dalam ruangan tetap ada.

Kulit membutuhkan perlindungan dari sinar matahari, sehingga kamu bisa menggunakan tabir surya dengan SPF 30. Kenakan pakaian dalam serba katun untuk memungkinkan udara bergerak lebih lancar ke seluruh tubuh.

Baca juga: Pilihan Olahraga yang Tepat untuk Diabetes: Jalan Cepat hingga Yoga!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Very Well Health (2020), diakses 8 Februari 2021 The Effects of Diabetes on Skin
  2. American Diabetes Association, diakses 8 Februari 2021. Skin Complications
  3. Medical News Today (2019), diakses 8 Februari 2021. Does diabetes cause itching?
  4. Cleveland Clinic (2011), diakses 8 Februari 2021. Diabetes: Skin Conditions
    register-docotr