Kesehatan Wanita

Viral, Seorang Wanita Idap Kista Ovarium Tanpa Gejala, Bisakah Ini Terjadi?

May 19, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Belum lama ini media sosial Tiktok dihebohkan dengan pengakuan seorang wanita yang mengidap penyakit kista. Wanita berusia 21 tahun tersebut mengaku selama ini dirinya merasa baik-baik saja. Namun, ternyata diketahui bahwa ia mengidap kista ovarium.

Ia mengaku bahwa tidak merasakan gejala apapun, hingga kista sudah berukuran besar seperti janin berusia 5 atau 6 bulan. Wanita tersebut pun mengajak para netizen untuk rutin melakukan medical check up guna mengantisipasi hal ini.

Lantas, apakah benar kista bisa membesar tanpa gejala? Apa saja gejala kista yang penting untuk diketahui? Simak informasi lengkapnya di sini.

Baca juga: Penting untuk Wanita: 6 Penyebab Kista Ovarium yang Harus Diwaspadai

Mengenal kista ovarium

Kista adalah benjolan seperti kantung dari jaringan membran yang berisi cairan, udara, atau zat padat. Kista dapat tumbuh di mana saja atau di bawah kulit. Perlu diketahui bahwa kista terdiri dari beberapa jenis, salah satunya adalah kista ovarium.

Kista ovarium sendiri adalah kantung berisi cairan yang terdapat di ovarium (indung telur). Ovarium adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Ovarium terletak di perut bagian bawah, lebih tepatnya di kedua sisi rahim.

Wanita memiliki dua ovarium yang berfungsi menghasilkan sel telur dan hormon estrogen ataupun progesteron. Pada kebanyakan kasus, kista ovarium dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Namun, jika kista pecah, mengganggu suplai darah ke ovarium, ini dapat menimbulkan kondisi yang serius.

Faktor risiko kista ovarium

Menurut Mayo Clinic, terdapat beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko perkembangan kista ovarium, ini termasuk:

  • Gangguan hormonal
  • Perubahan hormonal selama kehamilan
  • Endometriosis, yakni suatu kondisi yang bisa menyebabkan sel endometrium rahim tumbuh di luar rahim
  • Infeksi panggul yang berlangsung parah
  • Riwayat kista ovarium

Gejala kista ovarium

Dikutip dari Healthline, dalam kebanyakan kasus, kista ovarium memang tidak menimbulkan gejala apa pun. Akan tetapi, gejala dapat muncul ketika ukurannya telah membesar. Gejalanya dapat termasuk:

  • Perut terasa kembung atau membesar
  • Buang air besar terasa sakit
  • Nyeri pada panggul sebelum atau selama siklus menstruasi
  • Nyeri pada punggung bagian bawah atau paha
  • Payudara terasa sakit
  • Mual dan muntah

Sementara itu, gejala lain yang juga penting untuk diperhatikan dan harus mendapatkan penanganan medis dengan segera di antaranya adalah:

  • Nyeri pada panggul yang berlangsung parah
  • Demam
  • Napas cepat

Kondisi tersebut harus diperhatikan. Sebab, ini dapat mengindikasikan bahwa kista telah pecah. Apabila kista yang pecah tidak segera ditangani sejak dini, ini bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius.

Baca juga: Jangan Sepelekan! Ketahui Penyebab Kista dan Kenali Gejalanya Sedini Mungkin

Apa bahaya kista bagi sistem reproduksi?

Pada kebanyakan kasus, kista ovarium bersifat jinak dan dapat menghilang sendirinya. Namun, seperti yang sudah diketahui bahwa kista yang membesar atau berukuran besar harus segera ditangani.

Tak hanya itu, kamu juga harus mewaspadai jika benjolan kista ovarium berkembang setelah menopause. Sebab, ini dapat berpotensi bersifat kanker atau ganas. Adapun beberapa komplikasi kista yang dapat mengaruhi sistem reproduksi dan harus diwaspadai di antaranya adalah:

1. Torsio ovarium

Kista yang membesar dapat membuat ovarium berputar atau berpindah dari posisi semula. Gejalanya dapat termasuk nyeri panggul secara tiba-tiba, mual, dan muntah.

Torsio ovarium harus diwaspadai. Sebab, ini dapat menyebabkan suplai darah ke ovarium terputus. Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan kerusakan atau kematian pada jaringan ovarium.

2. Kista yang pecah

Kista yang pecah juga merupakan komplikasi dari kista ovarium yang patut kamu waspadai. Sebab, kista yang pecah dapat menyebabkan nyeri hebat dan perdarahan internal. Semakin besar kista, maka semakin besar pula kemungkinannya untuk pecah.

Tak hanya itu, aktivitas berat yang memengaruhi panggul juga berisiko menyebabkan benjolan kista pecah. Kista yang pecah dapat meningkatkan risiko infeksi, dan jika tidak segera ditangani bisa mengancam jiwa.

Itulah beberapa informasi mengenai gejala kista ovarium. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Detik.com (2021). Diakses pada 18 Mei 2021. Viral Idap Kista Bak Hamil 6 Bulan, Kedua Ovariumnya Harus Diangkat 

Healthline (2021). Diakses pada 18 Mei 2021. What’s Causing This Cyst? 

Healthline (2015). Diakses pada 18 Mei 2021. Ovarian Cysts 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 18 Mei 2021. Ovarian cysts

    register-docotr