Kesehatan Seksual

Jangan Mudah Percaya Sederet Informasi tentang Oral Seks yang Ternyata Mitos, Ini Faktanya

July 17, 2020 | Felicia Elfriestha | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Oral seks dipilih sejumlah pasangan untuk memvariasikan bentuk hubungan intim demi kepuasan satu sama lain. Sayangnya banyak informasi berseliweran tentang metode seks ini, yang mudah dipercaya padahal belum tentu benar.

Nah, mungkin kamu seringkali mendengar informasi mengenai oral seks ini yang ternyata tidak benar alias hanya mitos. Berikut ini adalah 5 mitos yang seringkali menjadi pertanyaan bagi sebagian orang, simak ulasannya yuk!

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Deretan Aplikasi untuk Menghitung Kalori

5 mitos yang umum mengenai oral seks

Berikut ini adalah 5 mitos mengenai oral seks yang seringkali menjadi perbincangan di seputar informasi seksual, antara lain:

Mitos oral seks tidak menyebabkan penyakit sifilis

Banyak orang yang beranggapan oral seks tidak menyebabkan sifilis, tetapi faktanya penyakit sifilis dapat ditularkan melalui oral seks. Melakukan oral seks tanpa menggunakan kondom dapat memberikan dampak besar terkena penyakit sifilis ini.

Apalagi jika ada luka terbuka di dalam mulut, risikonya akan semakin meningkat untuk terkena penyakit ini. Selain itu efek yang ditimbulkan dari penyakit sifilis ini antara lain seperti sakit pada alat kelamin, bibir, dan mulut.

Mitos oral seks tidak sebabkan penyakit menular seksual

Seringkali pemahaman ini disalahartikan bagi sebagian orang khususnya di kalangan remaja. Faktanya oral seks tanpa menggunakan kondom justru dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual.

Mitos menggosok gigi sebelum oral seks dapat menyebabkan HIV

Informasi mengenai sikat gigi sebelum oral seks dapat menyebakan HIV merupakan hal yang tidak benar. Faktanya jika kamu mengalami luka kecil di dalam mulut, lalu melakukan oral seks tidak meningkatkan risiko penularan penyakit HIV.

HIV sangat jarang ditularkan melalui mulut, karena enzim yang terkandung di dalam mulut dapat mencegah penularan penyakit HIV.

Namun alangkah baiknya tetap lakukan seks yang sehat dan memeriksakan diri ke dokter secara berkala ya jika kamu sering berganti-ganti pasangan.

Wanita tidak dapat orgasme saat melakukan oral seks

Banyak orang yang beranggapan bahwa wanita hanya mengandalkan vaginal seks untuk mencapai orgasme, ternyata hal ini tidak benar. Faktanya banyak wanita mampu mencapai orgasme saat melakukan hubungan seks yang dikombinasi antara oral seks dan vaginal seks.

Minum jus nanas dapat memengaruhi rasa air mani

Pada dasarnya cairan tubuh seseorang seperti air mani, air liur, cairan vagina, dan keringat dapat dipengaruhi oleh pola hidup sehat. Tetapi bukan berarti dengan mengomsumsi jus nanas kamu dapat mengubah rasa air mani. 

Baca Juga: Jangan Dulu Stres, Begini Cara Mengatasi Posisi Bayi Sungsang

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

register-docotr