Puasa

Sering Kencing saat Puasa, Apa Penyebabnya?

April 26, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sering kencing saat puasa tentu saja dapat menyebabkanmu merasa tidak nyaman saat menjalani aktivitas. Perlu kamu ketahui bahwa sering kencing saat puasa bisa terjadi akibat berbagai faktor. Lantas, apakah ini merupakan hal yang normal atau perlu diwaspadai?

Kebutuhan untuk buang air kecil adalah sesuatu yang dirasakan oleh setiap orang. Akan tetapi, terkadang keinginan untuk buang air kecil mungkin lebih sering dirasakan dibandingkan dengan biasanya. Ini bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita.

Nah, agar kamu lebih memahami mengenai kondisi ini, yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Yuk, Ketahui Penyebab Mengapa Kamu Sering Buang Air Kecil

Kenali kondisi sering kencing

Buang air kecil adalah cara tubuh untuk membuang cairan limbah. Urine mengandung air, asam urat, urea, serta limbah yang disaring dari dalam tubuh. Perlu kamu ketahui bahwa ginjal memegang peranan penting dalam fungsi ini.

Pada dasarnya, urine akan tetap berada di kandung kemih sampai kamu mencapai keinginan untuk buang air kecil. Ketika hal tersebut terjadi, urine akan dikeluarkan dari dalam tubuh.

Sering buang air kecil adalah kondisi ketika kamu memiliki keinginan untuk buang air kecil secara berkali-kali dalam kurun waktu 24 jam.

Apa penyebab sering kencing saat puasa?

Buang air kecil adalah suatu proses yang melibatkan berbagai sistem tubuh. Maka dari itu, berbagai perubahan dapat membuat sistem saluran kemih menjadi lebih aktif. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkanmu sering kencing saat puasa.

Misalnya saja, seperti mengonsumsi terlalu banyak kopi. Perlu kamu ketahui bahwa kopi mengandung kafein, senyawa diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Tak hanya itu, mengonsumsi makanan atau minuman yang bertindak sebagai diuretik lainnya, juga bisa menyebabkanmu sering kencing saat puasa. Rasa dingin, cemas atau grogi juga bisa menjadi penyebab lain dari sering kencing saat puasa.

Penggunaan obat diuretik atau obat-obatan yang digunakan untuk membantu mengurangi garam atau cairan ekstra dari dalam tubuh melalui urine juga bisa menyebabkan frekuensi buang air kecil lebih sering.

Kondisi medis yang bisa menyebabkan sering kencing

Frekuensi buang air kecil yang meningkat juga bisa menjadi gejala dari kondisi medis tertentu. Adapun beberapa kondisi yang bisa menyebabkan sering kencing di antaranya adalah:

1. Kondisi pada saluran kemih dan kandung kemih

Masalah pada saluran kemih atau kandung kemih adalah kondisi yang dapat menyebabkan sering kencing. Misalnya saja seperti infeksi saluran kemih (ISK).

Pada kasus ISK, infeksi yang berasal dari luar masuk ke dalam tubuh dan penyebabkan peradangan pada sistem kemih. Sistem kemih sendiri terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Kondisi lain pada sistem kemih yang dapat menyebabkan sering kencing adalah interstitial cystitis, yakni kondisi kandung kemih yang terasa menyakitkan, yang mana juga bisa menyebabkan seseorang kerap ingin buang air kecil.

Baca juga: Rentan Terjadi pada Wanita, Kenali Tentang Infeksi Saluran Kemih

2. Diabetes

Sering kencing juga merupakan gejala dari diabetes, baik pada diabetes tipe 1 ataupun 2.

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, pada diabetes, tubuh tidak mengontrol jumlah gula dalam darah. Karena ginjal bekerja keras untuk menyaring darah, terdapat cairan ekstra yang perlu dikeluarkan dari dalam tubuh.

3. Gangguan prostat

Pembesaran prostat yang ukurannya terlalu besar dapat menekan uretra atau saluran yang membawa urine keluar dari dalam tubuh, sehingga dapat menghalangi aliran urine. Hal ini dapat menyebabkan dinding pada kandung kemih menjadi mudah berkontraksi.

Kandung kemih dapat mulai berkontraksi meskipun urine yang terdapat di dalamnya berjumlah sedikit, sehingga ini juga bisa menyebabkan seseorang lebih sering kencing.

Apakah sering kencing saat puasa berbahaya?

Seperti yang sudah diketahui bahwa terdapat beberapa penyebab yang bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil. Dalam beberapa kasus, penyebab sering kencing saat puasa tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, sering kencing juga dapat menjadi gejala dari kondisi medis lain dan ini harus diwaspadai, terutama jika sering kencing disertai dengan gejala lainnya. Maka dari itu, jika sering kencing terjadi disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab sering kencing saat puasa. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Cleveland Clinic (2019). Diakses pada 20 April 2021. Urination: Frequent Urination 

Healthline (2019). Diakses pada 20 April 2021. Does Coffee Dehydrate You? 

Medical News Today (2018). Diakses pada 20 April 2021. Why am I urinating so often? 

Webmd (2019). Diakses pada 20 April 2021. Frequent Urination: Causes and Treatments 

    register-docotr