Puasa

Bukan Cuma Ibadah, Ini Dia Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

April 28, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Tak sekadar menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Ada banyak manfaat puasa bagi kesehatan yang juga perlu kamu tahu.

Ada beragam manfaat yang bisa kita lakukan saat berpuasa lho…

Bukti ilmiah manfaat puasa untuk kesehatan

Dalam studi yang dilakukan oleh University of Southern California, puasa disebut akan memaksa tubuh untuk memakai simpanan lemak, glukosa dan keton sebagai energi.

Ini juga membantu menurunkan kandungan sel darah putih secara signifikan.

Apa lagi ya manfaat puasa bagi kesehatan? Berikut rangkuman informasinya untuk kamu:

1. Mengontrol gula darah

Beberapa studi menemukan adanya peningkatan kontrol gula darah saat berpuasa. Hal ini merupakan berita baik bagi kamu yang memiliki diabetes.

Faktanya, dalam satu studi terhadap 10 orng dengan diabetes tipe 2 menunjukan adanya penurunan level gula darah jangka pendek saat mereka melakukan puasa berselang.

Sementara itu, beberapa tinjauan menemukan fakta jika puasa efektif dalam membatasi asupan kalori untuk mengurangi resistensi insulin.

Mengurangi resistensi insulin ini berfungsi untuk meningkatkan sensitivitas tubuh kamu terhadap insulin sehingga memungkinkan untuk membuat glukosa berpindah dari aliran darah ke sel-sel kamu dengan lebih efisien.

2. Mengatasi peradangan

Meskipun radang adalah proses imunitas alami untuk melawan infeksi, tapi hal ini tidak bisa dipandang sembarangan, lho. Peradangan dapat memberikan konsekuensi serius terhadap kesehatanmu.

Dalam sebuah penelitian, radang dapat memunculkan kondisi kronis seperti sakit jantung, kanker hingga radang sendi. Sementara studi lain menyebut puasa dapat mengurangi level peradangan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Dalam satu studi yang melibatkan 50 orang dewasa yang sehat, ditemukan adanya pengurangan level peradangan pada orang yang puasa berjangka selama sebulan. Dan studi lain menemukan hal yang sama pada orang yang berpuasa 12 jam sehari selama 1 bulan.

3. Menyehatkan jantung

Mengatur gaya hidup dan pola makan merupakan salah satu cara efektif yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko penyakit ini.

Dalam sebuah penelitian, ternyata menggabungkan puasa dalam gaya hidup dan rutinitasmu memberikan manfaat pada kesehatan jantungmu.

Sebuah studi menemukan adanya pengurangan 25% kolesterol jahat dan 32% lemak tryglycerides pada mereka yang berpuasa.

4. Membantu kinerja otak

Secara umum, penelitian untuk menemukan korelasi ini kebanyakan dilakukan pada hewan. Namun faktanya ditemukan jika puasa dapat melindungi terhadap penyakit alzheimer dan parkinson.

Memang diperlukan lebih banyak studi untuk memperlihatkan adanya efek puasa terhadap fungsi otak manusia, tapi salah satu penelitian terhadap tikus yang berpuasa selama 11 bulan menunjukan adanya peningkatan fungsi otak.

5. Menurunkan berat badan

Kalau fakta ini sudah umum dan tentu sudah kamu ketahui, kan. Banyak orang menganggap puasa sebagai jalan cepat dan mudah untuk mengurangi beberapa kilogram berat badan.

Secara teori, menghentikan asupan beberapa makanan dan minuman dapat menurunkan asupan dari kalori itu sendiri yang akan berujung pada pengurangan berat badan.

Sebagai tambahan, puasa ternyata dapat secara efektif meningkatkan penurunan lemak dan secara simultan mempertahankan jaringan otot.

6. Meningkatkan sekresi hormon pertumbuhan

Human Growth Hormone (HGH) adalah salah satu tipe protein hormon yang sangat penting dalam berbagai aspek kesehatan tubuhmu.

Faktanya, salah satu penelitian menunjukan HGH berpengaruh terhadap pertumbuhan, metabolisme, pengurangan berat bdan dan kekuatan otot.

Beberapa penelitian menunjukan jika puasa dapat meningkatkan level HGH secara natural.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. News.usc.edu (2014) diakses 22 April 2020. https://news.usc.edu/63669/fasting-triggers-stem-cell-regeneration-of-damaged-old-immune-system/
  2. Healthline.com (2018) diakses 22 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/fasting-benefits#section6
    register-docotr