Kamus Obat

Isotretinoin

December 23, 2020 | Arin Khurota | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Isotretinoin merupakan obat yang paling umum digunakan sebagai sediaan topikal. Meskipun, obat ini telah tersedia dalam beberapa sediaan lain.

Obat ini dipatenkan kali pertama pada 1969 dan mulai mendapatkan izin untuk digunakan keperluan medis pada 1982.

Berikut beberapa informasi untuk apa obat isotretinoin, dosis, manfaat, serta cara penggunaannya.

Untuk apa obat isotretinoin?

Isotretinoin adalah obat turunan dari vitamin A yang digunakan untuk mengobati jerawat yang parah.

Obat ini digunakan sebagai pengobatan utama apabila pengobatan lain, seperti antibiotik tidak memberikan hasil.

Obat yang tersedia luas sebagai salep ini, juga ada dalam sediaan lain seperti larutan injeksi juga tersedia, tetapi belum terlalu umum digunakan.

Isotretinoin hanya tersedia dari apotek bersertifikat di bawah program khusus yang disebut iPLEDGE.

Apa fungsi dan manfaat obat isotretinoin?

Obat ini berfungsi untuk mengobati jerawat parah yang sudah tidak mempan ditangani oleh antibiotik. Obat jerawat ini bekerja dengan cara menurunkan ukuran dan produksi sebum dari kelenjar sebaceous.

Isotretinoin menjadi satu-satunya obat jerawat yang tersedia untuk mempengaruhi keempat proses patogen utama pada jerawat, jika dibandingkan dengan antibiotik atau obat jerawat lain.

Dalam dunia medis, isotretinoin dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan berikut:

Jerawat kistik parah

Isotretinoin menjadi salah satu rekomendasi obat resep untuk jerawat parah. Jenis jerawat ini menyebabkan kista dan nodul yang dalam dan menyakitkan. Ukurannya bisa sebesar penghapus pensil atau lebih besar.

Saat jerawat ini hilang sering muncul bekas luka yang tidak bisa hilang. Jerawat yang sangat parah mungkin akan sangat sulit diobati. Ketika pengobatan lain gagal, maka isotretinoin bisa menjadi pilihan.

Turunan vitamin A yang digunakan per oral mungkin sangat efektif untuk mengobati jerawat kistik.

Obat ini juga digunakan untuk mengobati jerawat konglobat, atau jerawat parah yang gagal merespons terapi konvensional, termasuk antibiotik sistemik.

Namun, efek jangka panjang dari ketidakseimbangan vitamin A sementara yang dihasilkan oleh obat ini belum diketahui.


Hidradenitis suppurativa (acne inversa)

Penyakit ini merupakan penyakit kulit jangka panjang yang muncul tiba-tiba ditandai dengan terjadinya benjolan yang meradang dan bengkak.

Penyakit ini sangat menyakitkan dan ketika pecah akan mengeluarkan cairan atau nanah.

Area yang paling sering terkena adalah ketiak, di bawah payudara, dan selangkangan. Setelah penyembuhan, penyakit ini biasanya meninggalkan bekas jaringan parut yang permanen.

Pengobatan yang bisa dilakukan mencakup kombinasi gaya hidup, pembedahan dan intervensi medis.

Beberapa ahli belum memasukkan obat ini dalam rekomendasi pengobatan karena terbatasnya jumlah penelitian dan laporan efikasi yang bertentangan.

Namun, menurut laporan dari Departemen Dermatologi RS di Belanda, mempertimbangkan isotretinoin sebagai pengobatan potensial untuk masalah ini.

Obat ini diklaim memiliki potensi bermanfaat dalam mengobati gangguan sedang hingga berat pada pasien wanita, muda, pasien dengan berat badan sedikit atau memiliki riwayat jerawat.

Neuroblastoma

Isotretinoin adalah retinoid yang digunakan sebagai terapi standar untuk neuroblastoma risiko tinggi dan telah dilaporkan menyebabkan efek samping berupa pertumbuhan epifisis prematur.

Isotretinoin telah terbukti secara signifikan meningkatkan kelangsungan hidup untuk anak-anak dengan neuroblastoma risiko tinggi.

Cara kerja isotretinoin dalam tubuh dapat dipengaruhi secara negatif oleh cara pemberian obat dan formula dosis.

Retinoid yang diturunkan dari vitamin A ini telah dilaporkan menyebabkan kelainan tulang mulai dari hiperkalsemia hingga penutupan epifisis prematur. Hal tersebut sering terjadi apabila obat ini digunakan dalam jangka waktu panjang dan dosis tinggi.

Merek dan harga obat isotretinoin

Obat ini tidak diperjualbelikan seperti halnya obat risperidone dan clozapine karena menjadi program khusus dari pemerintah.

Untuk bisa mendapatkan obat ini, kamu harus melakukan pemeriksaan ke dokter, baik puskesmas maupun rumah sakit umum.

Obat bisa kamu tebus di apotek instansi kesehatan tertentu atau di apotek bersertifikat yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Salah satu merek dagang isotretinoin yang telah mendapatkan izin beredar di Indonesia adalah Isotrex, diproduksi oleh Glaxo Wellcome Indonesia.

Sedangkan di luar negeri, obat ini telah memiliki beberapa dagang seperti Absorica, Amnesteem, Claravis, Myorisan, Sotret, Zenatane, Accutane, Absorica LD.

Bagaimana cara pakai obat isotretinoin?

Ikuti semua petunjuk pada label resep dan baca semua panduan pengobatan yang telah diberikan dokter. Gunakan dosis obat persis seperti yang diarahkan dokter.

Biasanya, obat ini akan diberikan resep untuk satu minggu atau satu bulan. Perhatikan cara minum yang telah diberikan oleh dokter. Jika berlebih atau kurang, tanyakan kembali pada dokter mengenai hal tersebut.

Telan seluruhnya obat ini dengan segelas air putih, jangan dihancurkan atau dikuyah.

Obat ini bisa diminum setelah makan. Jika kamu memiliki riwayat gangguan gastrointestinal, kamu bisa meminumnya bersamaan dengan makanan.

Jerawat mungkin tampak memburuk pada awalnya, tetapi kemudian akan mulai membaik. Saat menggunakan sediaan oral, kamu mungkin perlu melakukan tes darah secara rutin.

Jangan pernah berbagi obat ini dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala yang sama. Penggunaan obat tunggal ini hanya diperuntukkan bagi satu orang.

Simpan pada suhu kamar jauh dari kelembaban, panas, dan cahaya matahari setelah obat digunakan.

Berapa dosis obat isotretinoin?

Dosis dewasa

Sediaan oral (melalui mulut)

  • Dosis awal: 0,5mg per kilogram berat bada diminum dalam dosis tunggal atau 2 terbagi setiap hari.
  • Pengobatan dapat ditingkatkan menjadi 1mg per kilogram berat badan setiap hari jika perlu.
  • Durasi pengobatan biasa: 16-24 minggu.
  • Pengobatan dapat diulangi setidaknya 8 minggu jika kambuh setelah pengobatan pertama.

Topikal (Pemakaian luar untuk kulit)

  • Sediaan gel 0,05%: Oleskan sekali atau dua kali sehari.
  • Evaluasi kembali setelah 6-8 minggu pengobatan.

Dosis anak

Dosis untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak direkomendasikan, sedangkan untuk anak usia 12 tahun ke atas mengikuti dosis dewasa.

Apakah isotretinoin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS memasukkan obat ini dalam golongan X. Sebab, menunjukkan risiko efek samping pada janin (teratogenik) pada hewan percobaan dan wanita hamil.

Obat ini dikontraindikasikan bagi ibu hamil. Sebaiknya jangan menggunakan obat ini apabila kamu sedang hamil. Sebab, masih belum diketahui apakah dapat terserap dalam ASI atau tidak.

Untuk menghindari efek sampingnya, sebaiknya selalu konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.

Apa efek samping obat isotretinoin yang mungkin terjadi?

Efek samping obat ini mungkin terjadi akibat penggunaan obat yang tidak tepat atau respons dari tubuh kamu. Berikut efek samping yang mungkin terjadi dari isotretinoin:

  • Reaksi alergi (gatal-gatal, sulit bernapas, bengkak di wajah atau tenggorokan).
  • Reaksi kulit yang parah (demam, sakit tenggorokan, mata seperti terbakar, nyeri kulit, ruam merah atau ungu dengan kulit melepuh dan mengelupas).
  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan penglihatan
  • Nyeri otot atau sendi
  • Sakit nyeri tulang
  • Nyeri punggung
  • Peningkatan rasa haus
  • Peningkatan buang air kecil
  • Halusinasi
  • Gejala depresi – perubahan suasana hati yang tidak biasa, menangis, perasaan rendah diri, kehilangan minat pada hal-hal yang pernah kamunikmati, masalah tidur, pikiran menyakiti diri sendiri.
  • Gejala penyakit hati atau pankreas – kehilangan nafsu makan, sakit perut bagian atas, mual atau muntah, detak jantung cepat, urin gelap, penyakit kuning.
  • Gangguan perut yang parah – sakit perut atau dada yang parah, nyeri saat menelan, mulas, diare, pendarahan rektal, tinja berdarah.
  • Peningkatan tekanan di dalam tengkorak – sakit kepala parah, telinga berdenging, pusing, mual, masalah penglihatan, nyeri di belakang mata.

Efek samping umum yang mungkin terjadi:

  • Kulit, bibir, mata, atau hidung kering
  • Mimisan
  • Gangguan penglihatan
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi
  • Masalah otot
  • Reaksi kulit
  • Gejala pilek seperti hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan.

Apabila efek samping muncul setelah kamu meminum obat ini, sebaiknya hentikan pemakaian dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Peringatan dan perhatian

Isotretinoin dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, cacat lahir yang parah, atau kematian bayi jika meminum obat ini pada saat hamil.

Bahkan satu dosis isotretinoin dapat menyebabkan cacat lahir terutama pada telinga, mata, wajah, tengkorak, jantung, dan otak bayi. Jangan pernah menggunakan isotretinoin jika kamu sedang hamil.

Selama menggunakan obat ini, sebaiknya kamu juga tidak sedang berencana untuk hamil. Jangan menggunakan obat ini jika kamu pernah memiliki riwayat alergi saat menggunakan obat ini.

Beritahu dokter apabila kamu pernah atau sedang mengalami gangguan kesehatan berikut:

  • Depresi atau penyakit mental
  • Asma;
  • Penyakit hati
  • Diabetes
  • penyakit jantung
  • Kolesterol tinggi
  • Osteoporosis
  • Gangguan makan seperti anoreksia
  • Alergi makanan atau obat
  • Gangguan usus seperti penyakit radang usus atau kolitis ulserativa.

Sebaiknya obat ini tidak kamu konsumsi saat kamu sedang menyusui.

Isotretinoin tidak disetujui untuk digunakan oleh siapapun yang berusia di bawah 12 tahun. Jangan mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral yang mengandung vitamin A.

Jangan mendonorkan darah saat mengambil isotretinoin dan setidaknya 30 hari setelah kamu berhenti meminumnya.

Darah yang disumbangkan yang nantinya diberikan kepada wanita hamil dapat menyebabkan cacat lahir pada bayinya jika darah tersebut mengandung isotretinoin dalam kadar apa pun.

Jangan gunakan penghilang bulu atau dermabrasi atau perawatan kulit dengan laser saat menggunakan isotretinoin setidaknya 6 bulan setelah dosis terakhir. Hal tersebut dikhawatrikan akan muncul jaringan parut.

Isotretinoin bisa membuat kulit lebih mudah terbakar sinar matahari. Hindari sinar matahari secara langsung saat berada di luar ruangan.

Isotretinoin dapat mengganggu penglihatan, terutama di malam hari. Hindari berkendara tau melakukan ativitas berbahaya setelah kamu meminum obat ini.

Beritahu dokter tentang semua obat-obatan yang kamu konsumsi, terutama:

  • Fenitoin
  • Suplemen vitamin atau mineral
  • Pil KB khusus progestin
  • Obat steroid
  • Antibiotik tetrasiklin, termasuk doksisiklin atau minosiklin.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 18 Desember 2020, Isotretinoin | C20H28O2 – PubChem

MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine, diakses pada 18 Desember 2020, IsotretinoinMedlinePlus Drug Information

The Monthly Index of Medical Specialities, diakses pada 18 Desember 2020, Isotretinoin – MIMS.com Malaysia

Pusat Informasi Obat Nasional (Pionas), diakses pada 18 Desember 2020, Retinoid Topikal | PIO Nas

    register-docotr