Diet dan Nutrisi

Manfaat Vitamin A, Bukan Cuma Menjaga Kesehatan Mata Lho

May 31, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Vitamin A adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh, karena memiliki berbagai manfaat. Namun, manfaat vitamin A bukan hanya untuk kesehatan mata lho.

Tapi tahukah kamu, jika vitamin A memiliki berbagai macam manfaat untuk tubuh? Untuk kamu yang belum mengetahuinya, berikut penjelasan selengkapnya.

Manfaat vitamin A untuk tubuh

Vitamin A merupakan vitamin yang larut dalam lemak. Setiap orang memerlukannya untuk menjaga fungsi tubuh. Dengan catatan, jika dikonsumsi sesuai dengan takaran yang dianjurkan.

Menurut National Institutes of Health, takaran vitamin A per hari untuk wanita dewasa adalah 700 mcg, untuk pria dewasa 900 mcg. Sementara anak-anak dan remaja membutuhkan sekitar 300 hingga mcg vitamin A per hari.

Dengan takaran yang pas, vitamin A akan diolah di dalam tubuh dan akan berperan dalam pertumbuhan sel. Dari hasil pengolahan di dalam tubuh, vitamin A akan menghasilkan berbagai manfaat yaitu:

Menjaga kesehatan mata

Seperti yang sudah disebutkan di awal, bahwa manfaat vitamin A yang paling dikenal adalah menjaga kesehatan mata.

Lebih lanjut, vitamin A dapat menjaga kesehatan mata seseorang dari menurunnya kemampuan melihat karena faktor usia. Kondisi ini dikenal dengan istilah Age-related Macular Degeneration (AMD).

Secara sederhana, AMD adalah kondisi menurunnya fungsi makula, salah satu area mata yang berada di belakang retina. Jika terjadi penurunan fungsi makula, akan memengaruhi kemampuan melihat seseorang, khususnya kemampuan melihat secara fokus.

AMD yang dialami seseorang lama kelamaan dapat menyebabkan kebutaan. Karena itu vitamin A berperan untuk mencegah terjadinya masalah ini.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang berusia di atas 50 tahun dan mengalami penurunan penglihatan, membaik setelah diberikan suplemen, termasuk beta karoten. Beta karoten merupakan bentuk awal dari vitamin A yang terdapat pada sayuran.

Selain AMD, vitamin A dibutuhkan mata agar terhindar dari rabun senja, atau dalam istilah medis disebut nyctalopia. Kekurangan vitamin A adalah penyebab paling umum pada rabun senja. Meski bisa disebabkan faktor lain seperti katarak atau glaukoma.

Mencegah kanker

Orang yang mengonsumsi banyak makanan mengandung beta karoten berisiko lebih rendah terkena kanker. Dua di antaranya adalah kanker paru-paru dan kanker prostat.

Sayangnya masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Untuk mengetahui peran vitamin A atau suplemen beta karoten dalam hal menurunkan kemungkinan kematian akibat kanker.

Di lain sisi, dalam beberapa penelitian mengungkapkan bahwa perokok yang mengonsumsi beta karoten justru berisiko terkena kanker paru-paru.

Di balik pro dan kontra mengenai manfaat vitamin A terhadap penyakit kanker, tetap saja vitamin A dibutuhkan oleh tubuh.

Vitamin A atau beta karoten dari sayuran penting untuk kesehatan dan berperan dalam pembelahan sel yang sehat.

Baik untuk sistem kekebalan tubuh

Vitamin A yang ada di dalam tubuh berperan untuk mengatasi bakteri atau infeksi di beberapa bagian anggota tubuh. Beberapa di antaranya pada selaput mata, paru-paru, usus dan alat kelamin.

Vitamin A juga berperan dalam produksi sel darah putih, serta mendukung fungsi sel darah putih. Di mana sel darah putih bertugas untuk melawan berbagai infeksi atau penyakit. Tugas ini menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh atau sistem imun.

Kekurangan asupan vitamin A akan membuat seseorang rentan dari serangan penyakit atau infeksi. Atau membuat seseorang lebih lama sembuh saat terserang suatu penyakit.

Di beberapa negara mengonsumsi vitamin A telah terbukti mengurangi risiko kematian dari sejumlah penyakit seperti malaria.

Menjaga kesehatan kulit

Salah satu masalah kulit yang bisa diatasi oleh vitamin A adalah jerawat. Jerawat yang bisa diatasi bukan cuma yang timbul di wajah tapi juga di beberapa area kulit lain, seperti pada dada atau punggung.

Jerawat terjadi karena tersumbatnya kelenjar minyak karena penumpukan minyak dan kulit mati. Dalam banyak kasus, jerawat mengakibatkan peradangan pada kulit.

Selain membuat kulit terlihat merah dan seperti berbintik, jerawat seringkali menimbulkan rasa sakit dan membuat orang yang mengalaminya kurang percaya diri.

Dan jerawat seringkali terjadi pada orang yang kurang asupan vitamin A. Karena itu beberapa obat jerawat yang mengandung vitamin A sudah tersedia dan seringkali diresepkan oleh dokter.

Obat tersebut diberikan, selain untuk memperbaiki kondisi peradangan pada kulit, juga digunakan untuk membebaskan kelenjar yang tersumbat.

Salah satu obat tersebut adalah isotretinoin. Namun obat ini harus digunakan dengan resep dokter karena dapat menimbulkan efek samping serius jika digunakan tanpa pengawasan medis.

Menjaga kesehatan tulang

Kalsium, vitamin D dan protein adalah nutrisi yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Namun manfaat vitamin A juga berperan dalam kesehatan tulang.

Orang dengan kadar vitamin A yang rendah memiliki risiko patah tulang yang lebih dari orang-orang yang cukup mengonsumsi vitamin A.

Selain itu, baru-baru ini juga ditemukan bahwa orang yang mendapatkan cukup asupan vitamin A memiliki tingkat risiko 6 persen lebih rendah dari yang lain.

Namun perlu diingat, bahwa vitamin A bukan satu-satunya faktor penentu kesehatan tulang. Ada kandungan nutrisi lain yang juga berperan dalam kesehatan tulang, terutama vitamin D.

Penelitian ilmiah juga masih perlu dikembangkan untuk mengetahui lebih spesifik mengenai manfaat vitamin A dalam menjaga kesehatan tulang.

Baik untuk sistem reproduksi

Vitamin A memiliki manfaat menjaga sistem reproduksi agar tetap sehat. Ini berlaku untuk wanita dan pria.

Pada pria, vitamin A berperan dalam perkembangan sperma. Sementara pada wanita, vitamin A berperan mendukung kesehatan sel telur.

Baik untuk ibu hamil

Pada wanita, vitamin A ternyata bukan cuma dapat menjaga kesehatan sistem reproduksi. Tapi juga dibutuhkan selama masa kehamilan.

Pada wanita hamil, vitamin A berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Vitamin ikut mengembangkan berbagai organ dan struktur janin.

Organ-organ tersebut antara lain kerangka, jantung, ginjal, mata, paru-paru dan pankreas. Vitamin A juga berperan dalam pembentukan sistem saraf pada janin.

Menurunkan risiko kematian akibat campak

Suplemen vitamin A direkomendasikan untuk anak-anak yang mengalami campak, yang berisiko tinggi mengalami kekurangan vitamin A.

Pada salah satu artikel Mayoclinic.org menyebutkan bahwa penelitian menunjukkan suplementasi dapat mengurangi kematian akibat campak.

Risiko mengonsumsi vitamin A berlebih

Meski memiliki banyak manfaat, perlu diingat bahwa kamu harus mengonsumsi vitamin A sesuai dengan dosis yang sudah dianjurkan. Karena asupan vitamin A berlebih dalam tubuh juga tidak baik.

Vitamin A merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak dan setelah diolah, vitamin A akan disimpan di dalam tubuh.

Jika jumlahnya terlalu banyak di dalam tubuh juga tidak baik dan justru akan menjadi racun.

Seseorang yang mengalami kelebihan vitamin A bisa mengalami beberapa gejala seperti:

  • Mual.
  • Sakit kepala.
  • pusing.
  • Nyeri.
  • Lemah pada tulang.
  • Kuku rapuh.
  • Rambut rontok.
  • Iritasi kulit.
  • Gangguan pada hati.

Sementara itu, kelebihan vitamin A pada ibu hamil juga dapat menyebabkan berbagai hal. Salah satunya cacat lahir pada bayi.

Sebaiknya konsultasikan pada dokter kandungan mengenai takaran yang sesuai dengan kondisi ibu hamil. Hal ini menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi selama masa kehamilan.

Meski mungkin saja terjadi, kelebihan vitamin A ini cenderung dialami pada mereka yang mengonsumsi vitamin A dalam bentuk suplemen.

Orang yang mengonsumsi vitamin A dari sumber alami seperti sayuran, lebih jarang mengalami kelebihan vitamin A.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, vitamin A mungkin berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Jika kamu sedang menjalani pengobatan dan tengah mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan, sebaiknya konsultasikan jika kamu juga ingin mengonsumsi suplemen vitamin A.

Akan lebih baik mendapatkan vitamin A dari sumber alami. Misalnya dari sayuran seperti brokoli, wortel, bayam atau kale. Bisa juga dari buah-buahan seperti semangka, pepaya, jambu atau mangga.

Vitamin A juga bisa didapatkan dari sumber makanan hewani seperti telur, susu, keju, ikan salmon ataupun daging.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar vitamin A yang terkait dengan kondisi kesehatan, kamu bisa melakukan konsultasi kepada dokter.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline diakses 28 Mei 2020 6 Health Benefits of Vitamin A, Backed by Science
  2. Medicalnewstoday diakses 28 Mei 2020 Everything you need to know about vitamin A 
  3. Mayoclinic.org diakses 28 Mei 2020 Vitamin A
  4. Medlineplus diakses 28 Mei 2020 Vitamin A 
    register-docotr