Kamus Obat

Carisoprodol

March 6, 2021 | Arin Khurota | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Carisoprodol merupakan obat yang dapat berfungsi setelah dimetabolisme menjadi meprobamate. Obat ini telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada 1958. Namun, penggunaan obat ini hanya terbatas di beberapa negara saja.

Berikut informasi selengkapnya mengenai obat carisoprodol, manfaat, dosis, cara minum, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.

Untuk apa obat carisoprodol?

Carisoprodol adalah obat yang digunakan untuk meredakan kejang otot yang berkaitan dengan otot dan tulang. Obat ini juga akan melemaskan otot dengan memblokir sensasi nyeri antara saraf dan otak.

Carisoprodol tersedia sebagai obat oral yang diminum melalui mulut. Biasanya obat digunakan hanya untuk tiga minggu pengobatan. Kamu mungkin sulit menemukan obat ini sebab ia belum diedarkan dan belum memiliki merek resmi di Indonesia.

Apa fungsi dan manfaat obat carisoprodol?

Carisoprodol berfungsi sebagai agen relaksan otot rangka yang bekerja dengan memengaruhi respons saraf pusat (sentral). Meskipun beberapa ahli masih belum menetukan efek kerja obat secara pasti.

Efek obat biasanya terlihat setelah 30 menit sejak dikonsumsi dan dapat bertahan hingga 4-6 jam. Namun, carisoprodol diketahui dapat menekan penyampaian rangsang polisinaptik di sumsum tulang belakang dan memblokir efek kejang.

Obat ini juga memiliki sifat ansiolitik (obat untuk mengatasi rasa cemas) dan sifat sedatif (obat penenang). Dalam dunia medis, carisoprodol banyak dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa kondisi berikut:

Masalah otot

Carisoprodol biasanya diberikan untuk melemaskan otot apabila terjadi ketegangan, keseleo dan cedera otot. Pengobatan ini harus disertai istirahat, terapi fisik dan tindakan lain untuk mendukung terapi yang efektif.

Beberapa ahli medis meresepkan obat ini hanya untuk pengobatan jangka pendek, yaitu 2 hingga 3 minggu. Penggunaan jangka panjang tidak cukup direkomendasikan karena dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan, ketergantungan, dan intoleransi.

Para ahli menyatakan bahwa obat-obatan nyeri non steroid (OAINS) atau relaksan otot rangka dapat dipertimbangkan untuk nyeri punggung bawah akut. Terapi farmakologis ini dapat diberikan apabila memang diperlukan. Namun, penggunaannya harus sangat hati-hati mengingat risikonya.

Namun, carisoprodol mungkin tidak efektif untuk pengobatan hiperaktivitas otot rangka sekunder akibat gangguan neurologis kronis. Masalah ini mencakup cerebral palsy (gangguan koordinasi yang biasanya muncul pada anak-anak) dan diskinesia lainnya.

Merek dan harga obat carisoprodol

Carisoprodol memiliki beberapa merek yang telah beredar, seperti Soma dan Vanadom. Obat ini termasuk obat-obatan terkontrol di mana penggunaannya dilakukan dalam program khusus.

Namun, obat ini belum diedarkan di Indonesia berkaitan dengan keamanan penggunaan obat. Selain itu, obat ini juga telah ditarik dari peredaran di Eropa sejak 2008.

Bagaimana cara minum obat carisoprodol?

Cara dan ikuti petunjuk cara minum dan dosis yang telah ditentukan oleh dokter. Jangan minum obat lebih banyak atau lebih lama dari yang direkomendasikan.

Dosis obat akan ditentukan oleh dokter. Dokter akan memberikan dosis obat sesuai dengan kondisi klinis kamu. Ikuti aturan dosis yang telah ditentukan.

Obat ini memiliki risiko besar dalam memengaruhi kebiasan. Penyalahgunaan obat dapat menyebabkan kecanduan, overdosis, atau kematian. Menjual atau memberikan carisoprodol termasuk perbuatan melanggar hukum.

Kamu bisa meminum obat ini dengan atau tanpa makanan. Jika timbul ketidaknyamanan perut atau gangguan gastrointestinal, kamu bisa meminumnya bersama dengan makanan. Usahakan untuk meminumnya pada waktu yang sama setiap hari.

Tetap minum obat dan jangan berhenti meminumnya kecuali diperintahkan oleh dokter. Berhenti minum secara tiba-tiba dapat memperburuk kondisi kamu. Dokter akan mengurangi dosis secara bertahap sebelum menghentikannya atau mengubahnya ke obat lain.

Obat ini biasanya diminum 3 kali sehari sebelum tidur dan sebaiknya hanya diminum selama 2 atau 3 minggu. Hubungi dokter apabila gejala yang kamu alami tidak membaik, atau bahkan memburuk. Ikuti aturan dosis dokter dengan sangat hati-hati.

Carisoprodol hanyalah bagian dari program obat pelengkap yang harus disertai dengan cukup istirahat, terapi fisik, atau tindakan pereda nyeri lainnya. Ikuti arahan dari dokter mengenai perawatan yang harus kamu lakukan.

Simpan obat carisoprodol pada suhu kamar jauh dari kelembapan dan panas matahari setelah digunakan.

Berapa dosis obat carisoprodol?

Dosis dewasa

Dosis lazim: 250-350mg diminum tiga kali sehari dan sebelum tidur dengan durasi pengobatan 2 sampai 3 minggu.

Dosis anak

Usia di atas 16 tahun dapat diberikan dosis sama dengan dosis dewasa.

Apakah carisoprodol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

U.S. Food and Drug Administration (FDA) belum memasukkan carisoprodol dalam golongan obat kategori kehamilan apapun. Penggunaan obat pada ibu hamil tidak direkomendasikan berkaitan dengan risiko efek sampingnya.

Selain itu, obat ini juga diketahui dapat masuk dalam ASI sehingga tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui. Beberapa efek samping sangat mungkin memengaruhi bayi yang disusui.

Apa efek samping obat carisoprodol yang mungkin terjadi?

Beberapa efek samping mungkin muncul akibat penyalahgunaan obat atau karena respons dari tubuh pasien. Beberapa efek samping carisoprodol, antara lain:

  • Tanda-tanda reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Kejang
  • Kadar serotonin yang tinggi dalam tubuh, halusinasi, demam, berkeringat, menggigil, detak jantung cepat, otot kaku, kehilangan koordinasi, mual, muntah, atau diare.
  • Agitasi
  • Ketergantungan
  • Depresi sistem saraf pusat
  • Porfiria
  • Gangguan darah, seperti leukopenia, pansitopenia
  • Takikardia
  • Ataksia
  • Syok anafilaksis
  • Insomnia

Efek samping umum yang mungkin terjadi dari penggunaan carisoprodol, antara lain:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Vertigo
  • Tremor

Apabila efek samping muncul setelah kamu meminum obat ini, segera hentikan pengobatan dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Peringatan dan perhatian

Kamu tidak boleh menggunakan obat ini apabila memiliki riwayat alergi terhadap carisoprodol atau meprobamate sebelumnya.

Kamu juga tidak boleh mengonsumsi carisoprodol apabila memiliki riwayat porfiria intermiten akut.

Beritahu dokter apakah kamu aman mengonsumsi obat ini apabila memiliki riwayat kesehatan berikut:

  • Penyakit hati
  • Penyakit ginjal
  • Kejang
  • Riwayat penyalahgunaan atau ketergantungan narkoba
  • Riwayat alkoholisme
  • Gangguan kepribadian.

Konsultasikan lebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi carisoprodol, terutama saat kamu sedang hamil atau menyusui.

Obat ini tidak disetujui untuk digunakan oleh siapapun yang berusia di bawah 16 tahun. Jangan berikan obat carisoprodol pada orang lain tanpa resep dokter. Orang lanjut usia mungkin juga lebih sensitif terhadap efek samping obat.

Beri tahu dokter atau apoteker apabila kamu menggunakan obat-obatan lain saat akan mengonsumsi carisoprodol, terutama:

  • Obat-obatan untuk mengobati depresi, misalnya fluvoxamine, amitriptyline, imipramine
  • Obat-obatan untuk gangguan tidur atau kecemasan, misalnya diazepam, klonazepam, alprazolam
  • Obat untuk nyeri sedang sampai berat, misalnya tramadol, pethidine, morfin
  • Omeprazole
  • Rifampisin
  • Aspirin

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Drugsite Trust, diakses pada 19 Februari 2021, Carisoprodol monograph

National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses pada 19 Februari 2021, Carisoprodol | C12H24N2O4 – PubChem

WebMD, diakses pada 19 Februari 2021, Carisoprodol Oral: Uses, Side Effects, Interactions, Pictures

MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine, diakses pada 19 Februari 2021, Carisoprodol: MedlinePlus Drug Information

The Monthly Index of Medical Specialities (MIMS), diakses pada 19 Februari 2021,Carisoprodol: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution

 

    register-docotr