Info Sehat

Waspadai! Kutu Kasur dapat Timbulkan Reaksi Alergi, Bagaimana Cara Membasminya?

March 2, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kutu kasur adalah serangga yang dapat bersembunyi di celah-celah kecil, termasuk celah pada tempat tidur. Gigitan kutu kasur bisa menimbulkan beberapa gejala atau bahkan reaksi alergi yang parah.

Baca juga: Kulit Gatal karena Gigitan Tungau, Kenali Ciri-ciri, Efek dan Cara Mengatasinya

Apa itu kutu kasur?

Bedbugs atau kutu kasur adalah serangga parasit berukuran kecil, berwarna kemerahan, yang dapat menggigit manusia dan hewan untuk menghisap darah. Kutu kasur tidak terbang, namun kutu kasur dapat bergerak dengan cepat di atas lantai, dinding, ataupun langit-langit.

Kutu kasur dapat memasuki rumah dan sulit terdeteksi melalui bagasi, pakaian, tempat tidur, sofa, ataupun barang-barang lainnya. Memiliki tubuh yang berukuran kecil memungkinkan kutu kasur dapat masuk ke dalam celah-celah kecil.

Kutu kasur cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Tempat tidur, box spring, sandaran kepala, bingkai tempat tidur, ataupun benda lain di sekitar tempat tidur merupakan tempat persembunyian dari kutu kasur.

Gejala gigitan kutu kasur

Kutu kasur bergerak aktif di malam hari dan dapat menggigit ketika kita sedang tertidur. Melansir dari laman Mayo Clinic, gigitan kutu kasur dapat sulit dibedakan dengan gigitan serangga lainnya. Akan tetapi, secara umum gigitan kutu kasur dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Area yang terkena gigitan kutu kasur berwarna merah, seringkali disertai dengan bintik berwarna merah gelap di bagian tengah
  • Rasa gatal
  • Letaknya di wajah, leher, lengan, atau tangan

Sebagian orang mungkin saja tidak bereaksi terhadap gigitan kutu kasur, akan tetapi pada beberapa orang reaksi alergi mungkin terjadi.

Gejala alergi yang ditimbulkan dari kutu kasur dapat berupa pembengkakan pada area bekas gigitan yang terasa sakit, rasa gatal yang berlangsung parah, lepuh, hingga anafilaksis (reaksi alergi yang parah).

Seseorang yang mengalami reaksi alergi atau reaksi kulit yang parah akibat gigitan dari kutu kasur harus segera mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Si Kecil Sering Bersin di Pagi Hari, Apakah Pertanda Alergi?

Cara membasmi kutu kasur

Cara membasmi kutu kasur dimulai dengan membersihkan tempat persembunyian kutu kasur. Nah, berikut ini adalah beberapa tips menghilangkan kutu kasur yang perlu diketahui.

1. Mengidentifikasi area tempat persembunyian kutu kasur

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa kutu kasur memiliki ukuran yang kecil. Bahkan kutu kasur diperkirakan hanya berukuran sekitar 5 milimeter.

Tubuh yang kecil tersebut memungkinkan kutu kasur memasuki tempat-tempat kecil, misalnya saja lipatan jahitan kasur, sofa, atau gorden. Tak hanya itu, untuk membasmi kutu kasur kamu juga harus memeriksa area lainnya, seperti:

  • Celah pada bingkai atau kepala tempat tidur
  • Pinggiran kasur
  • Di antara bantal
  • Sambungan furnitur
  • Di bawah lukisan atau poster dinding

Untuk memeriksa area tersebut kamu dapat menggunakan alat bantu seperti senter atau kaca pembesar. Kehadiran kutu kasur juga dapat diketahui melalu tanda-tanda tertentu, ini termasuk:

  • Terdapat bintik-bintik hitam kecil yang merupakan kotoran dari kutu kasur
  • Telur kutu kasur yang berwarna kuning pucat, terdapat cangkang telur

2. Menghilangkan kutu kasur dengan vacuum cleaner

Setelah mengetahui kehadiran dari kutu kasur, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menyingkirkannya. Cara paling cepat dan mudah dilakukan adalah dengan menggunakan penyedot debu.

Bersihkan tempat yang memungkinkan kutu kasur untuk bersembunyi, termasuk tempat tidur, meja rias, hingga karpet. Masukkan debu ke dalam kantong plastik, tutup rapat, kemudian buang.

3. Bersihkan barang yang terkena kutu kasur

Masukkan semua seprai dan pakaian yang terkena kutu kasur ke dalam kantong plastik hingga kamu dapat mencucinya. Pada saat mencuci, cuci seprai dan pakaian dengan menggunakan air panas, kemudian masukkan ke dalam mesin pengering dengan pengaturan tertinggi.

Jika barang tidak memungkinkan untuk dicuci, masukkan ke dalam kantong plastik dan biarkan barang-barang berada di dalam kantong plastik selama beberapa bulan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua kutu kasur benar-benar mati.

Jangan pernah memindahkan barang dari ruangan yang terkena kutu kasur ke ruangan yang bersih. Sebab kutu kasur dapat berpindah.

4. Menggunakan insektisida

Jika cara yang sudah disebutkan di atas tidak mempan untuk membasmi kutu kasur, kamu perlu mempertimbangkan menggunakan insektisida. Insektisida dapat membantu membersihkan rumah dari kutu kasur. Akan tetapi, pilihlah produk yang aman digunakan.

Berdasarkan Healthline, terdapat beberapa jenis insektisida yang dapat membantu untuk membasmi kutu kasur di antaranya adalah pyrethrins dan pyrethroids, pyrroles, neonicotinoids, serta dessicants.

Sebelum kamu memastikan bahwa kutu kasur sudah benar-benar hilang, periksalah area yang terkena kutu kasur setiap seminggu sekali.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 01 Maret 2021. How to Get Rid of Bedbugs 

Mayo Clinic (2019). Diakses pada 01 Maret 2021. Bedbugs

Webmd (2020). Diakses pada 01 Maret 2021. Bedbugs 

CDC (2020). Diakses pada 01 Maret 2021. Bed Bugs FAQs 

    register-docotr