Info Sehat

Waspada, Ini Dampak Berbahaya Tidur Memakai Headset!

June 6, 2021 | Arianti Khairina | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Di zaman sekarang ini, banyak orang yang tidur memakai headset. Bahkan beberapa orang, ada yang membiarkan headset terus terpasang di telinga hingga pagi hari. Namun perlu kamu ketahui bahwa hal ini memiliki dampak buruk bagi kesehatan telinga.

Apakah aman tidur memakai headset?

Jika digunakan dengan tepat, mendengarkan musik dengan headset bisa jadi aman, dan membantu kamu lebih mudah tertidur. Namun kamu harus tetap berhati-hati dengan volume musik agar tidak menekan telinga dan merusaknya dalam jangka waktu tertentu. 

Dengan headset  yang normal, kamu harus menyadari hal yang sama dan waspada bahwa mereka tidak memberikan tekanan yang tidak semestinya di dalam telinga. Hal itu tentu memberikan dampak bagi kesehatan telinga yang harus kamu waspadai.

Efek berbahaya tidur memakai headset

Jika digunakan secara tidak tepat, headset dapat membahayakan telinga. Melansir penjelasan dari laman Parenting Firstcry berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin berisiko kamu alami jika menggunakan headset saat tidur: 

Akumulasi kotoran telinga

Jika menggunakan headset yang sedikit lebih dalam di telinga, kamu mungkin berisiko mengembangkan penumpukan kotoran. Hal ini karena headset akan menghalangi sirkulasi udara di sekitar telinga, menyebabkan kotoran lebih mudah ditekan ke bagian gendang telinga. 

Jika banyak kotoran menumpuk dari waktu ke waktu, mungkin sulit untuk menghilangkannya tanpa menyebabkan kerusakan pada telinga.

Otitis eksterna

Ini adalah nama yang diberikan untuk suatu kondisi yang melibatkan iritasi pada saluran telinga. Kasus terburuk, kulit di sekitar area saluran telinga perlahan-lahan akan aus dan menyebabkan cairan masuk ke telinga. 

Hal ini juga akan mengakibatkan rasa sakit di telinga bagian luar. Saluran telinga penting karena menghubungkan telinga luar ke gendang telinga.

Kondisi ini umum di antara perenang tetapi juga dapat terjadi pada orang yang terus-menerus memakai headset. Karena itu, menggunakan headset ketika tidur sangat tidak disarankan.

Nekrosis

Jika headset tidak pas, mereka akan memberikan tekanan pada kulit di dalam saluran telinga. Kulit akan mulai aus, dan nekrosis (kematian jaringan) dapat terjadi.

Masalah keamanan

Jika menggunakan headset yang memiliki peredam bising, maka kamu akan menghadapi risiko keamanan karena gagal mendengar alarm berbunyi di tengah malam. Hal ini dapat menimbulkan suatu bencana, terutama selama keadaan darurat.

Tindakan pencegahan yang perlu dipertimbangkan ketika menggunakan headset saat tidur

Selalu ingat tindakan pencegahan berikut saat kamu menggunakan headset untuk tidur:

  • Jangan pasang musik di telinga dengan volume keras. Ini hanya akan menyebabkan kerusakan pada gendang telinga dan merangsang otak agar tetap bangun. 
  • Jika sendirian tidur di kamar, coba gunakan speaker atau radio daripada headset
  • Jika kamu tidak memiliki radio, cukup nyalakan televisi dan atur ke saluran yang kamu suka dengan volume rendah. Dengan cara seperti itu kamu bisa tertidur ketika mendengarkannya.

Baca juga: 3 Dampak Buruk akibat Saling Meminjam Earphone, Apa Saja?

Cara tepat menggunakan headset 

Melansir penjelasan dari laman Kids Health, gangguan pendengaran akibat kebisingan karena headset 100 persen dapat dicegah jika kamu menggunakannya dalam jumlah sedang.

Semakin keras volumenya, semakin cepat gangguan pendengaran dapat terjadi. Dokter merekomendasikan aturan 60 persen/60 menit.

Dengarkan musik, memainkan film atau video game dengan volume maksimal 60 persen. Batasi jumlah waktu yang kamu habiskan dengan headset di telinga hingga 60 menit.

Berikut trik lain yang dapat kamu gunakan untuk mengetahui apakah headset berada pada volume yang aman: 

  • Tanyakan kepada orang yang duduk di dekatmu, apakah mereka dapat mendengar musik yang sedang dipasang. Jika mereka juga mendengarkannya, hal itu pertanda pendengaranmu sedang rusak. Kecilkan volume hingga orang lain tidak dapat mendengarnya lagi.

Gangguan pendengaran bukan satu-satunya masalah yang dapat disebabkan oleh headset. Mendengarkan musik dengan volume keras dapat membuat kamu tidak menyadari apa yang terjadi di sekitar.

Hal itu tentu saja meningkatkan peluang untuk mengalami kecelakaan. Jika berlari di jalur sepeda, misalnya, sulit untuk mendengar teriakan pengendara sepeda, karena musik yang didengarkan melalui headset menenggelamkan suara lain di sekitarmu.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Parenting.firstcry.com (2019) diakses pada 3 Juni 2021. Do You Sleep with Headphones or Earbuds – Know If It’s Safe for You
  2. Kidshealth.org (2015) diakses pada 3 Juni 2021. Earbuds
  3. Health.harvard.edu (2020) diakses pada 3 Juni 2021. Healthy headphone use: How loud and how long?

 

    register-docotr