Info Sehat

Memahami Sistem Peredaran Darah Manusia, Apa dan Bagaimana?

July 10, 2020 | Putri Prima Soraya
no-image

Setiap tubuh manusia dialiri darah yang menyalurkan nutrisi dan oksigen. Sistem ini dikenal sebagai sistem peredaran darah manusia.

Sistem ini punya peranan penting dan vital di dalam tubuh kita, loh. Kerja sistem peredaran darah manusia mulai dari mengangkut hingga proses pembuangan, sehingga kinerja organ tubuh dapat bekerja maksimal. Penasaran bagaimana sistem kerjanya?

Baca Juga: Makan All You Can Eat? Lakukan 6 Tips Ini Agar Tetap Sehat

Sistem peredaran darah manusia

Sistem peredaran darah manusia atau yang dalam dunia medis disebut dengan sistem kardiovaskular adalah sebuah sistem yang berguna untuk menyalurkan oksigen, dan nutrisi dari jantung ke seluruh tubuh.

Tidak hanya sebagai penyalur, sistem ini juga berfungsi sebagai mengeluarkan zat diaoksida dan sisa metabolisme tubuh melalui paru-paru. Menyalurkan hormon, dan suhu tubuh secara merata ke seluruh tubuh. Serta mempertahankan sistem kinerja organ, dan membantu tubuh pulih.

Bagaimana sistem peredaran darah manusia bekerja?

sistem peredaran darah manusia
Melihat bagaimana darah mengalir di tubuh manusia. Foto: https://www.researchgate.net

Ada tiga sistem peredaran darah manusia. Yaitu, sistem sistemik, sistem pulmonal, dan sistem koroner. Ketiga sistem ini bertanggung jawab atas aliran darah yang bergerak di dalam tubuh.

1. Sistem sistemik

Sirkulasi darah dimulai ketika darah mengalir dari kedua atria (dua bilik jantung bagian atas) ke ventrikel (dua bilik bawah). Fase berikutnya disebut periode ejeksi, yaitu ketika kedua ventrikel memompa darah ke arteri besar.

Dalam sirkulasi sistemik, ventrikel kiri memompa darah yang kaya oksigen ke arteri utama (aorta). Darah mengalir dari arteri utama ke arteri yang lebih besar dan lebih kecil lalu masuk ke jaringan kapiler.

Di dalam jaringan kapiler, darah melepaskan oksigen, nutrisi dan zat-zat penting lainnya. Dalam tahap ini, darah juga mengambil karbon dioksida dan zat-zat hasil metabolisme dalam tubuh.

Setelah mengambil zat-zat tersebut, darah mengalir kembali ke jantung melalui serambi kanan. Proses ini dilakukan pembuluh darah dengan tujuan untuk membersihkan darah.

2. Sistem pulmonal

Sistem peredaran darah manusia yang kedua atau sistem pulmonal bekerja memompa darah dari ventrikel kanan. Darah yang memiliki kadar oksigen rendah dipompa menuju arteri pulmonalis.

Dari arteri pulmonalis, aliran darah bercabang menuju arteri dan kapiler yang semakin kecil. Di sinilah karbon dioksida dilepaskan dari darah ke dalam vesikel paru, dan oksigen segar memasuki aliran darah.

Ketika kita bernapas, karbon dioksida meninggalkan tubuh kita. Darah yang kaya oksigen mengalir melalui vena paru dan atrium kiri ke ventrikel kiri. Detak jantung berikutnya memulai siklus baru sirkulasi sistemik.

3. Sistem koroner

Pada prinsipnya, sistem peredaran darah yang satu ini mengaliri darah kaya oksigen. Darah beroksigen tinggi dialirkan ke jantung sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik.

Dalam sistem koroner, darah mengalir untuk memasok otot jantung. Arteri koroner mengalirkan darah kaya oksigen menuju otot jantung.

Baca Juga: Memahami Penyakit Trypophobia, Penyebab dan Cara Mengatasi Ketakutan pada Lubang

Komponen utama dalam sistem peredaran darah manusia

Sistem peredaran darah manusia bekerja berkat tekanan konstan dari jantung dan katup di seluruh tubuh. Tekanan ini memastikan bahwa vena membawa darah ke jantung dan arteri mengalirkannya kembali ke jantung.

Ada 4 komponen utama dalam sistem peredaran darah. Yaitu, jantung, arteri, vena dan darah.

1. Jantung

Jantung adalah komponen paling penting dalam sirkulasi darah di tubuh manusia. Jantung berfungsi untuk memompa darah sehingga dapat mengalir ke seluruh tubuh.

Pada umumnya, jantung memiliki ukuran sedikit lebih besar dari kepalan tangan. Oleh karena itu, setiap orang memiliki ukuran jantung yang berbeda-beda.

Dalam sistem peredaran darah manusia, kecepatan jantung dalam memompa menjadi kunci. Semakin cepat jantung memompa, maka akan semakin cepat juga darah dapat mengangkut zat – zat metabolisme yang bersifat racun.

Sementara itu, kualitas dari pompaan jantung dipengaruhi oleh detakan jantung. Setiap kali jantung berdetak, darah dipompa dan sistem peredaran darah bekerja sesuai fungsinya.

2. Arteri

Arteri membawa darah yang kaya oksigen dari jantung dan mengalirkannya menuju kapiler atau kembali ke jantung. 

Arteri memainkan peran kunci dalam mengatur aliran darah ke kapiler jaringan. Sekitar 10 persen dari total volume darah ada di sistem arteri sistemik pada waktu tertentu.

Dalam sistem peredaran darah pulmonal, arteri mengangkut darah yang memiliki kandungan oksigen rendah. Darah diangkut dari ventrikel kanan ke paru-paru. 

Sedangkan dalam sistem sistemik, arteri mengangkut darah beroksigen dari ventrikel kiri ke jaringan tubuh.

3. Vena

Vena membawa darah terdeoksigenasi ke paru-paru. Dengan begitu, paru-paru akan menerima oksigen dan dapat bekerja dengan baik.

Dalam sistem peredaran darah pulmonal, vena mengangkut darah dari paru-paru ke atrium kiri jantung. Darah ini memiliki kandungan oksigen yang tinggi karena baru saja dioksigenasi di paru-paru. 

Sedangkan dalam sistem sistemik, vena mengangkut darah dari jaringan tubuh ke atrium kanan jantung. Darah ini memiliki kandungan oksigen yang berkurang karena oksigen telah digunakan untuk kegiatan metabolisme dalam sel-sel jaringan.

4. Darah

Darah adalah komponen yang bergerak dalam hampir setiap aktivitas di dalam tubuh. Darah mengangkut hormon, nutrisi, oksigen, antibodi, dan.

Darah juga melakukan aktivitas penting lainnya yang diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Sistem peredaran darah manusia sangat dipengaruhi 4 komponen tersebut. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kesehatan tubuh supaya siklus darah bisa berjalan baik.

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline (2018). Diakses pada 05/07/20. Circulatory

NCBI (2019). Diakses pada 05/07/20. How does the blood circulatory system work?

Live Science (2014). Diakses pada 05/07/20. Diagram of the Human Circulatory System (Infographic)

    Berita Terkait
    register-docotr