Info Sehat

Sering Begadang? Kenali Dampak Buruknya pada Fisik dan Mental

August 19, 2020 | Anisya Fitrianti | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Apakah kamu sering begadang? Jika iya, pernahkah kamu menyadari dampaknya pada tubuhmu? Karena faktanya begadang dapat membawa pengaruh buruk baik secara fisik maupun emosional lho. Jangan sampai jadi kebiasaan, pahami berbagai dampak begadang di bawah ini yuk!

Baca juga: Bisa Bikin Kantuk, Amankah Mengonsumsi CTM sebagai Obat Tidur?

Dampak begadang pada fisik dan mental

Ketika tidak tidur dalam kurun 24 jam, kamu akan merasakan berbagai gangguan pada tubuh. Mulai dari gemetar, otot tegang, suasana hati yang tidak enak, hingga kesulitan berkonsentrasi. Kondisi tersebut juga dapat memicu perubahan pada kesehatan mental.

Sebagian dampak dari begadang mungkin dapat kamu rasakan langsung sesaat. Namun sebagian dampak lainnya dapat dirasakan dalam jangka panjang dan tentu lebih berbahaya.

Berikut beberapa hal yang dapat terjadi jika kamu sering begadang:

1. Mudah terkena flu

Terjaga sepanjang malam juga dapat membuat tubuhmu kehilangan kemampuan untuk melawan penyakit. sehingga kamu lebih rentan terserang penyakit. Kurang tidur juga menyebabkan sistem imun menurun,

2. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Tidur yang kurang dari 5 jam sehari atau lebih dari 9 jam sehari menimbulkan efek negatif padda kesehatan tubuh.

Berdasarkan penelitian, tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan resiko terkena penyakin jantung koroner dan stroke.

3. Menurunkan fungsi otak

Ketika kamu begadang kemudian bekerja di keesokan harinya, kinerjamu justru tidak akan baik lho. Merampas waktu tidur hanya akan menurunkan fungsi otak sehingga kamu akan mengalami kesulitan dalam berpikir.

Seperti saat mengambil keputusan, memecahkan masalah, mengingat, atau memahami sesuatu. Kamu juga akan kesulitan mengerjakan hal yang butuh konsentrasi tinggi seperti berkendara atau mengoperasikan mesin.

4. Meningkatkan berat badan

Selain karena makan terlalu banyak dan tidak berolahraga, begadang juga menjadi salah satu penyebab seseorang memiliki berat badan berlebih atau obesitas. 

Tidur dapat memengaruhi dua hormon yakni leptin dan ghrelin, yang mengontrol perasaan lapar dan kenyang. Leptin bekerja dengan memberi tahu otak bahwa tubuh sudah cukup kenyang. Sedangkan ghrelin bekerja dengan merangsang nafsu makan.

Ketika begadang, otak akan mengurangi leptin dan meningkatkan ghrelin. Kondisi inilah yang biasanya membuat kamu cenderung ingin makan berlebihan atau ngemil di malam hari saat begadang. 

5. Menurunkan gairah seks

Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa pria yang tidak memenuhi jam tidur dengan baik selama satu minggu mengalami penurunan kadar testosteron. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa hormon seks dapat menurun sebanyak 10 hingga 15 persen.

6. Meningkatkan risiko penyakit diabetes

Kebiasaan begadang juga ternyata dapat membuatmu berisiko terkena penyakit diabetes lho. Begadang mengakibatkan penurunan insulin yang dilepaskan tubuh setelah makan. Padahal insulin yang cukup penting untuk membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. 

Bukan hanya itu, begadang juga menurunkan toleransi tubuh terhadap glukosa sehingga tubuh berisiko mengalami resistensi insulin. Kondisi inilah yang mengantarkan kamu mengalami diabetes serta obesitas. 

7. Memperburuk kondisi kulit 

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tidur juga memberikan dampak buruk bagi kulit terutama kulit wajah. Masalah kulit yang dialami meliputi timbul banyak garis halus, keriput, warna kulit tidak merata, atau kulit yang mengendur.

Begadang tidak bisa dianggap sepele karena ternyata memberikan banyak dampak buruk bagi kesehatan. Yuk biasakan tidur dengan teratur sehingga waktu istirahatmu terpenuhi dengan baik. Pola tidur yang baik dapat menyelamatkan kamu dari berbagai risiko penyakit.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    register-docotr