Info Sehat

Mengenal Lethologica: Kondisi Sulit Mengingat Kata-kata Saat Berbicara

August 15, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Pernahkah temanmu bertanya kepadamu mengenai pertanyaan yang kamu tahu jawabannya, tetapi sulit untuk menemukan kata yang tepat? Jika pernah, kondisi tersebut dikenal sebagai letologhica atau tip-of-the-tongue phenomenon.

Nah, untuk mengetahui penjelasan selengkapnya mengenai lethologica, yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca juga: Baru Berhenti Merokok, Ini 5 Cara Ampuh Hilangkan Noda Nikotin di Gigi!

Mengenal lethologica

Lethologica berasal dari bahasa Yunani, yang berarti lethe (pelupa) dan logos (kata). Apabila digabungkan, kata tersebut mengarah pada ‘melupakan suatu kata’.

Sementara itu, psikolog mendefinisikan lethologica sebagai perasaan yang menyertai ketidakmampuan sementara untuk mengambil informasi dari memori. Meskipun kamu tahu jawabannya, informasi yang sulit dipahami tampaknya berada di luar jangkauan mentalmu.

Perasaan tersebut tentunya dapat membuatmu frustasi ketika mengalaminya. Akan tetapi fenomena lethologica memungkinkan para peneliti untuk menganalisis berbagai aspek memori. Beberapa hal menarik yang peneliti temukan mengenai lethologica di antaranya adalah:

  • Lethologica umum terjadi: Survei menunjukkan bahwa sekitar 90 persen penutur bahasa dari seluruh dunia melaporkan mengalami saat-saat di mana ingatan tampaknya sulit untuk diakses dalam jangka waktu singkat
  • Momen ini cukup sering terjadi dan frekuensinya cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia: Orang yang berusia muda biasanya memiliki momen otak dan mulut tidak sinkron atau tip-of-the-tongue sekitar sekali per pekan. Sementara itu, orang yang lebih dewasa lebih sering mengalaminya
  • Orang sering kali mengingat sebagian informasi: Dalam kasus ini, misalnya saja mereka mungkin mengingat huruf awal dari kata yang mereka cari atau jumlah suku kata yang terkandung dalam kata tersebut

Gejala lethologica

Pada dasarnya, lethologica tidak memiliki gejala yang spesifik. Sebab, lethologica hanya ditandai dengan otak dan mulut yang tidak sinkron atau merupakan ketidakmampuan sementara untuk mengingat informasi ataupun memori.

Mengapa lethologica dapat terjadi?

Menurut peneliti, bahasa adalah proses yang sangat kompleks. Pada sebagian besar waktu, proses ini berlangsung begitu mudah. Kita memikirkan sesuatu, kemudian otak memberikan kata-kata untuk mewakili ide-ide tersebut, lalu kita berbicara mengenai apa yang ada dipikiran.

Akan tetapi, karena proses tersebut begitu kompleks, bisa terjadi suatu kesalahan, termasuk lethologica. Nah, ketika hal tersebut terjadi, kamu mungkin saja merasa bahwa informasi tersebut berada di luar jangkauan.

Dengan kata lain, kamu mengetahui informasinya, tetapi informasi tersebut seakan-akan ‘terkunci’ sementara. Ketika akhirnya kamu bisa mengingat informasi yang hilang, maka timbul rasa lega dari frustasi yang sebelumnya.

Pada dasarnya, alasan pasti lethologica masih belum diketahui. Namun, peneliti percaya bahwa faktor tertentu mungkin berperan. Misalnya saja, kondisi ini lebih mungkin terjadi ketika orang merasa lelah.

Meskipun fitur memori lainnya seperti seberapa baik informasi dikodekan dan adanya memori yang mengganggu juga berpengaruh.

Baca juga: Agar Tubuh Tetap Bugar, Perlukah Berjalan 10 Ribu Langkah per Hari?

Cara mencegah dan mengatasi lethologica

Dikutip dari laman Very Well Mind, beberapa peneliti menemukan bahwa lethologica mungkin memainkan peran adaptif dalam memori dan proses belajar. Pada dasarnya, tidak ada cara khusus untuk mencegah ataupun mengatasi kondisi ini.

Namun, disebutkan cara yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengatasi lethologica adalah dengan mengalihkan pada kata lain yang sepadan. Dengan demikian, kamu tidak terpaku diam memikirkan kata yang hilang dari otak. Hal ini dapat membantumu berbicara tetap lancar.

Di samping itu, cara terbaik yang bisa dilakukan untuk memutus siklus lethologica adalah dengan mengulangi kata yang sering dilupakan, baik secara diam-diam ataupun dengan bersuara.

Langkah ini menciptakan memori prosedural yang membantu meminimalkan efek negatif serta agar ingatan kamu pada kata-kata tersebut lebih kuat.

Tak hanya itu, jika kamu mengalami lethologica kamu juga dapat menggunakan ‘isyarat’ untuk memicu pengambilan informasi, sehingga kamu dapat mengingat kata tersebut.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai lethologica. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan lethologica, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
register-docotr