Info Sehat

Ciri-Ciri Kekurangan Sel Darah Merah yang Tidak Boleh Diabaikan

April 12, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Ciri-ciri kekurangan sel darah merah cukup terlihat dengan jelas, seperti kelelahan yang ekstrem. Kurangnya sel darah merah dalam tubuh bisa diakibatkan oleh jumlah zat besi yang tidak mencukupi.

Banyak gejala kekurangan sel darah merah karena penurunan pengiriman oksigen ke jaringan dan organ vital tubuh. Nah, untuk mengetahui ciri-ciri kekurangan sel darah merah yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Warna dan Tekstur Kotoran Telinga Kamu Menandakan Kondisi Kesehatan Tertentu Lho!

Apa saja ciri-ciri kekurangan sel darah merah secara umum?

Kekurangan sel darah merah atau biasa disebut anemia merupakan kelainan darah yang paling umum. Menurut artikel pada 2015 di The Lancet, sekitar sepertiga dari populasi dunia menderita anemia. 

Dilansir dari Medical News Today, kondisi ini berkembang sebagai akibat dari masalah kesehatan lain yang mengganggu produksi sel darah merah sehat.

Karena itu, ciri-ciri kekurangan sel darah merah meliputi:

  • Tampak pucat dan mungkin sering mengeluh kedinginan
  • Pusing, terutama saat aktif berdiri
  • Detak jantung cepat atau tidak biasa
  • Mengidam yang tidak biasa, seperti ingin makan es
  • Kesulitan berkonsentrasi atau kelelahan
  • Masalah dengan pertumbuhan untuk anak-anak dan remaja
  • Nyeri, termasuk di tulang, dada, perut, dan persendian
  • Sulit buang air besar atau sembelit.

Orang dengan anemia ringan biasanya hanya akan mengalami sedikit atau tanpa gejala.

Ciri-ciri kekurangan sel darah merah berdasarakan jenis anemia

Tak hanya itu, beberapa bentuk anemia menyebabkan gejala atau ciri secara spesifik antara lain sebagai berikut:

  • Anemia aplastik. Jenis anemia ini dapat menyebabkan demam, sering infeksi, dan ruam kulit.
  • Anemia defisiensi asam folat. Umumnya bisa mengakibatkan iritabilitas, diare dan lidah licin.
  • Anemia hemolitik. Dapat menyebabkan penyakit kuning, urine berwarna gelap, demam dan sakit perut.
  • Anemia sel sabit. Biasanya akan mengakibatkan pembengkakan yang menyakitkan di kaki dan tangan, serta kelelahan. 

Jika anemia parah, beberapa gejala lainnya dapat terjadi seperti pingsan, kuku rapuh, sesak napas, nyeri dada. Kadar oksigen darah bisa sangat rendah sehingga orang dengan anemia berat mungkin mengalami serangan jantung.

Untuk itu, orang dengan ciri-ciri kekurangan sel darah merah harus segera mencari pertolongan medis terutama jika mengalami pingsan atau nyeri pada bagian dada. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan bersama dengan dokter ahli

Bagaimana penanganan masalah anemia?

Perlu diketahui, terdapat berbagai perawatan untuk anemia. Masing-masing perawatan bertujuan untuk meningkatkan jumlah sel darah merah yang pada gilirannya menambah jumlah oksigen dalam darah.

Beberapa perawatan untuk meredakan gejala atau ciri-ciri kekurangan sel darah yakni:

Anemia defisiensi zat besi

Untuk jenis anemia ini, suplemen zat besi dan perubahan pola makan dapat membantu mengurangi gejala. Jika relevan, dokter akan mengidentifikasi dan mengatasi penyebab perdarahan yang berlebihan.

Anemia defisiensi vitamin

Seperti penyebabnya, penderita anemia defisiensi vitamin bisa ditangani dengan memberikan suplemen makanan dan suntikan vitamin B12. Suntikan ini diberikan karena dalam beberapa kasus suplemen vitamin tidak diserap dengan baik dari saluran pencernaan.

Anemia aplastik

Penanganan untuk anemia aplastik yang mungkin diperlukan adalah obat-obatan. tetapi  dokter juga bisa melakukan tindakan seperti  transfusi darah atau transplantasi sumsum tulang belakang dari orang lain.

Anemia sel sabit

Perawatan biasanya melibatkan terapi oksigen, obat pereda nyeri, dan cairan intravena. Namun, pengobatan untuk jenis anemia ini juga dapat mencakup antibiotik, suplemen asam folat, transfusi darah, dan obat kanker yang disebut hidroksiurea.

Anemia hemolitik

Rencana pengobatan untuk jenis anemia ini mungkin termasuk obat-obatan imunosupresan, pengobatan untuk infeksi, dan plasmaferesis untuk menyaring darah. Tak hanya itu dokter perawatan primer juga bisa merujuk kamu ke spesialis dalam masalah vaskular.

Baca juga: Terapi Akupunktur untuk Mengatasi Insomnia, Efektif atau Tidak?

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Healthline (2019), diakses 8 April 2021. What You Need to Know About Anemia
  2. Mayo Clinic (2019), diakses 8 April 2021. Iron deficiency anemia
  3. Webmd (2020), diakses 8 April 2021. Anemia
  4. Medical News Today (2020), diakses 8 April 2021. What to know about anemia
    register-docotr