Covid-19

Vaksin Novavax Efektif Lawan Varian COVID-19 Beta, Apakah Benar?

June 15, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Novavax menjadi salah satu vaksin COVID-19 yang telah disetujui penggunaannya. Vaksin COVID-19 satu ini juga telah memulai uji klinis untuk penggunaan pada anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun.

Perlu diketahui, Novavax atau NVX-CoV2373 merupakan kandidat vaksin berbasis protein yang telah berhasil melawan varian COVID-19 beta. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai informasi ini yuk simak penjelasannya berikut.

Baca juga: Catat, Ini 6 Kesalahan yang Paling Umum Dilakukan saat Mencuci Tangan

Benarkah vaksin Novavax efektif lawan varian COVID-19 Beta?

Dilansir dari Clinical Trials Arena, Novavax menghasilkan respons imun dan perlindungan terhadap varian SARS-CoV-2 Beta yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan. Hal ini diketahui dalam uji coba dengan 30 orang relawan yang menerima dua dosis vaksin NVX-CoV2373.

Hasilnya, vaksin ini memberikan respons antibodi yang kuat terhadap varian COVID-19 Alpha atau B117 dan varian COVID-19 Beta atau B1351. Namun, respons varian Beta tersebut dianggap sedikit kurang sehingga dibutuhkan uji coba lainnya.

Perlu diketahui, vaksin Novavax sedang diuji dalam beberapa uji coba namun belum diizinkan penggunaannya di negara manapun. Salah satu uji coba yang tengah dilakukan oleh pihak Novavax adalah pengujian vaksin berbeda yang menargetkan varian COVID-19 Beta pada tikus dan babun.

Hasilnya, vaksin menunjukkan respons imun dan perlindungan kekebalan untuk varian Beta pada tikus. Selain itu, varian Beta ini juga memicu respons yang kuat pada primata yakni babun yang telah diimunisasi dengan Novavax atau NVX-CoV2373.

Studi tentang vaksin Novavax lebih lanjut

Studi tentang vaksin Novavax untuk varian COVID-19 Beta telah banyak dilakukan, termasuk pada hewan dan manusia. Penjelasan lebih lengkap mengenai studi yang dimaksud, yakni sebagai berikut:

Studi 1: Imunogenisitas dan perlindungan pada tikus

Dalam studi ini, tikus diimunisasi dengan NVX-CoV2373 atau vaksin Novavax. Tikus yang diberikan vaksin menunjukkan adanya peningkatan titer antibodi terhadap lonjakan asli dan varian COVID-19 Beta.

Antibodi yang diproduksi setelah vaksinasi diketahui menghambat pengikatan antara reseptor enzim pengubah angiotensin manusia atau hACE2 dan lonjakan asli pada tingkat yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin dapat secara efektif melindungi dari SARS-CoV-2 asli.

Studi 2: Respon anamnesis pada babun

Studi ini dilakukan pada babun yang divaksinasi dengan satu atau dua dosis NVX-CoV2373. Dorongan dari vaksin diketahui menghasilkan titer antibodi yang sebanding terhadap lonjakan asli. 

Titer antibodi penetralisir tinggi diamati tujuh hari pasca peningkatan, di mana menunjukkan respons antibodi yang kuat dan tahan lama. Hasil ini menunjukkan bahwa satu dosis vaksin yang diarahkan pada varian mungkin cukup untuk meningkatkan rejimen.

Studi 3: Respon antibodi yang kuat pada manusia

NVX-CoV2373 saat ini sedang dipelajari dalam beberapa uji klinis, termasuk di lokasi di mana varian Beta atau B1351 tersebar luas. Uji coba pada peserta menunjukkan kapasitas penetralan strain Alpha dengan sedikit pengurangan kapasitas penetral terhadap strain Beta.

Data ini mendukung pengembangan dan produksi vaksin target Beta yang juga terbukti efisien dalam melindungi tikus dan primata. Lebih lanjut, data menunjukkan bahwa vaksin mengandung strain varian yang dapat meningkatkan antibodi sekaligus memperluas cakupan.

Fakta tentang Novavax

Novavax atau NVX-CoV2373 mengandung antigen protein murni dan tidak dapat bereplikasi sehingga tidak akan menyebabkan COVID-19.

Dalam studi praklinis, NVX-CoV2373 menginduksi antibodi yang memblokir pengikatan protein lonjakan ke reseptor seluler dan memberikan perlindungan dari infeksi.

NVX-CoV2373 ini disimpan dan stabil pada 2 hingga 8 derajat Celsius di mana memungkinkan penggunaan saluran rantai pasokan vaksin yang ada untuk distribusinya. Vaksin ini juga dikemas dalam formulasi cair siap pakai dalam botol 10 dosis.

Baca juga: Studi Terbaru: Vaksin AstraZeneca Tidak Menyebabkan Penggumpalan Darah

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

register-docotr