Covid-19

Catat, Ini 6 Kesalahan yang Paling Umum Dilakukan saat Mencuci Tangan

June 13, 2021 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Meskipun program vaksinasi COVID-19 telah banyak dilakukan di mana-mana, namun sampai dengan saat ini para ahli belum menemukan pengobatan yang efektif untuk menangani virus tersebut.

Maka dari itu, bisa dikatakan langkah terbaik untuk menghindari virus corona adalah dengan tetap fokus pada tindakan pencegahan.

Selain mengenakan penutup wajah dan mempraktikkan jarak sosial, mencuci tangan juga menjadi salah satu cara paling efektif untuk terhindar dari COVID-19.

Kesalahan umum saat mencuci tangan

Meski terlihat sederhana, sayangnya mencuci tangan secara efektif tidak semudah yang kamu bayangkan. Untuk mendapatkan perlindungan maksimal dari aktivitas ini, penting bagi kamu untuk menghindari beberapa kesalahan umum berikut:

Baca juga: Apakah Memakai Masker di Dalam Rumah Efektif Cegah COVID-19?

1. Mencuci tangan terlalu sebentar

Saat sibuk beraktivitas, tangan sangat rentan terpapar kuman, termasuk virus corona. Begitu jari-jari kita terkena mikroba yang tidak terlihat, kamu dapat dengan mudah memindahkannya ke tubuh dengan menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Untuk menghilangkan semua kotoran, kotoran, dan kuman yang menumpuk di permukaan tangan dengan benar, kamu perlu menghabiskan setidaknya 20 detik untuk menggosok.

2. Tidak menggosok seluruh bagian tangan

Mencuci tangan dengan benar berarti membersihkan semua area permukaan tangan yang tersedia.

Jangan lupa untuk membersihkan punggung tangan, sela-sela jari, dan terutama di bawah kuku, area yang banyak kotoran dan kuman dapat menumpuk.

Kamu bahkan mungkin ingin mempertimbangkan untuk menjaga kuku tetap pendek sekarang agar lebih mudah dibersihkan dengan benar di bawahnya.

3. Hanya membilas tangan secara sekilas

Setelah menghabiskan semua waktu untuk menggosok tangan hingga bersih, jangan berhemat pada langkah terakhir dengan tidak membilas tangan dengan benar.

Pastikan untuk memposisikan tangan di bawah air mengalir sampai semua sabun yang berbusa hilang dari tangan. Menghilangkan sisa sabun juga akan membantu mengurangi iritasi yang mungkin dirasakan tangan karena terlalu kering.

4. Tidak sepenuhnya mengeringkan tangan

Bakteri menyukai area basah dan lembap. Jika kamu gagal mengeringkan tangan, kulit akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri maupun virus.

Itu berarti mengeringkan tangan adalah bagian penting setelah pergi ke kamar mandi. Alih-alih menggunakan pengering udara, pilihlah handuk kertas yang terbukti secara ilmiah lebih efektif mengurangi penyebaran kuman.

Baca juga: COVID-19 Munculkan Varian Baru, Efektifkah Vaksin saat Ini?

5. Tidak memakai sabun atau hanya menggunakannya sedikit

Beberapa orang berpikir bahwa sabun tidak membuat perbedaan besar saat mencuci tangan, mereka memilih untuk membilas tangan dengan cepat.

Sayangnya, minyak di tangan dan bahan berlemak lainnya dapat membuat bakteri mudah menempel di tangan bahkan di bawah air mengalir.

6. Menyentuh tempat yang tidak seharusnya

Mencuci tangan akan menjadi tidak efektif jika kamu akhirnya menyentuh area kuman segera setelahnya.

Area seperti gagang keran, bilik kamar mandi, dan gagang pintu adalah titik rawan terdapatnya bakteri. Jadi sebaiknya gunakan handuk kertas bersih untuk mematikan keran, membuka pintu, atau tempat semacam itu.

Tips cuci tangan yang benar

Dilansir Covid19.go.id, dokter spesialis paru Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, dr. Dewiyana Andari Kusmana, SpP (K) memberikan tips mencuci tangan yang benar:

  1. Telapak tangan yang sudah ditetesi sabun digosok dengan cara memutar sebanyak empat kali. Gerakan memutar itu bertujuan agar sabun di telapak tangan itu menyapu seluruh permukaan tangan hingga bersih.
  2. Bersihkan punggung tangan dengan gerakan turun naik agar kuman di bagian punggung tersebut hilang.
  3. Sela-sela jari tangan dikatupkan lalu gosokkan agar kuman yang terselip di bagian lipatan ini bisa hilang. Setelah itu, diputar dan digenggam.
  4. Seluruh jari direkatkan posisi ujung kuku berada di atas telapak tangan, lalu digosokkan. Gerakan ini guna membersihkan kuman yang masuk dalam kuku. Dan terakhir membersihkan kuman di sekitar ibu jari.

Menurut dr Dewiyana, metode cuci tangan seperti itu akan jauh lebih efektif, terutama dalam membersihkan kuman dan virus di sela-sela kuku.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

Covid19.go.id diakses pada 11 Juni 2021

Salem Dermatology diakses pada 11 Juni 2021

Jan-Pro diakses pada 11 Juni 2021

    register-docotr