Covid-19

Minimalkan Risiko, Ini Langkah Tepat Mengantar Pasien COVID-19 ke Rumah Sakit

July 15, 2021 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pasien positif COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, tak jarang beberapa pasien COVID-19 memiliki gejala parah sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Seperti diketahui, rumah sakit menjadi salah satu tempat yang paling rentan memicu penularan virus. Jadi, saat mengantar pasien ke rumah sakit pun kamu perlu tahu langkah amannya.

Baca juga: Minggu Pertama Sejak Didiagnosis COVID-19 Penting Diperhatikan, Ini Alasannya!

Bagaimana langkah tepat mengantar pasien COVID-19 ke rumah sakit?

Dilansir Cleveland Clinic, virus corona dapat menyebar dari orang ke orang melalui tetesan ketika berbicara, batuk, atau bersin. Untuk itu, perlu diterapkan langkah yang tepat ketika mengantar pasien positif COVID-19 ke rumah sakit. Beberapa langkah yang bisa dilakukan, antara lain:

Gunakan pelindung ekstra

Ketika mengantar pasien COVID-19 ke rumah sakit, sangat dianjurkan untuk menggunakan pelindung seperti masker ganda, sarung tangan, serta pelindung wajah tambahan. Selain itu, kamu juga perlu membawa hand sanitizer dan disinfektan.

Disinfektan ini dapat disemprotkan untuk membersihkan virus pada kendaraan yang digunakan untuk mengantar pasien COVID-19. Tak hanya itu, disinfektan juga perlu disemprotkan untuk membersihkan permukaan benda-benda yang mungkin disentuh pasien COVID-19.

Pastikan bahwa prosedur pembersihan dan disinfeksi dilakukan dengan benar, termasuk pengadaan ventilasi udara yang memadai saat bahan kimia digunakan. Pintu dan jendela harus tetap terbuka saat membersihkan dengan disinfektan. 

Saat membersihkan menggunakan disinfektan, individu perlu menggunakan sarung tangan sekali pakai yang kompatibel sesuai dengan instruksi.

Tidak menggunakan transportasi umum

Jangan pernah menggunakan transportasi umum ketika mengantarkan pasien COVID-19 ke rumah sakit. Kendaraan umum, seperti bus atau mikrolet, bisa berpeluang menyebarkan virus dengan mudah dan cepat.

Jika terpaksa menggunakan transportasi umum, pilihlah taksi online atau ojek. Pastikan juga kendaraan memiliki partisi antara pengemudi dan penumpang. Berikan informasi terbuka pada pengemudi bahwa penumpang adalah pasien terkonfirmasi COVID-19.

Hal ini bertujuan agar pengemudi dapat menggunakan pelindung ganda dan melakukan disinfektan pada kendaraan sesudahnya. Selain itu, cara ini juga bisa mencegah adanya kontak fisik antara pengemudi dan penumpang.

Mengatur posisi duduk di mobil

Penggunaan kendaraan pribadi sangat dianjurkan ketika mengantar pasien terkonfirmasi COVID-19. Dikutip dari Viva.co.id, terdapat aturan yang harus diperhatikan saat berada di dalam mobil, yakni pengantar sebagai pengemudi di sebelah kanan dan pasien di belakang sebelah kiri.

Pastikan bahwa jendela mobil terbuka penuh agar pertukaran udara tetap lancar. Selain itu, pasien juga disarankan untuk tidak banyak bicara selama perjalanan menuju ke rumah sakit, guna mencegah penularan virus. 

Setelah sampai, ikuti peraturan mengantar pasien COVID-19 yang berlaku di rumah sakit. Jika sudah kembali ke mobil lagi, segera semprotkan disinfektan dan ganti sarung tangan sekali pakai dengan yang baru.

Lakukan isolasi mandiri

Segera setelah sampai di rumah, buang seluruh pelindung, cuci pakaian, dan langsung mandi. Hindari juga kontak dengan anggota keluarga lain untuk mencegah kemungkinan penyebaran virus tanpa disadari.

Apabila pengantar tidak mengalami gejala serius setelah melakukan kontak langsung dengan pasien COVID-19, maka dianjurkan untuk segera melakukan isolasi mandiri. Isolasi mandiri ini bisa dilakukan di rumah jika memenuhi syarat atau gunakan fasilitas isolasi dari pemerintah.

Lakukan isolasi mandiri selama 14 hari terhitung setelah melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi COVID-19. Pastikan juga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, seperti mengenakan masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.

Baca juga: 6 Langkah Tepat Menjaga Lingkungan dan Kamar saat Isolasi Mandiri

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

register-docotr