Covid-19

Berbagai Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum, Selama, dan Sesudah Vaksinasi COVID-19

June 23, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Di tengah merebaknya COVID-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, vaksinasi bisa memberi perlindungan dari risiko penularan. Namun, ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam proses vaksinasi itu sendiri, baik saat sebelum, selama, dan setelah disuntik.

Lantas, apa saja hal yang perlu dilakukan pada saat vaksinasi COVID-19? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Sebelum vaksinasi

Sebelum memutuskan untuk mengikuti vaksinasi COVID-19, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Mulai dari mencari informasi tentang vaksinasi, mempersiapkan perlengkapan, hingga memerhatikan kondisi tubuh apakah ada gejala terindikasi COVID-19.

Cari informasi tentang vaksinasi

Kamu perlu mengetahui tentang jenis vaksin COVID-19 yang digunakan dalam vaksinasi dan bagaimana cara kerjanya. Jika perlu, cari tahu juga apa saja efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan. Sehingga, kamu bisa tahu apa yang akan terjadi setelah divaksin nanti.

Saat melakukan riset, pastikan kamu mencarinya di sumber yang akurat dan terpercaya, misalnya laman Kementerian Kesehatan dan World Health Organization (WHO). Lakukan cek silang jika mendapat informasi dari sumber yang tidak diketahui.

Siapkan perlengkapan yang dibutuhkan

Jika sudah mendaftar atau mendapatkan konfirmasi jadwal vaksinasi, periksa perlengkapan yang dibutuhkan sebelum berangkat, seperti:

  • Masker untuk menutupi hidung dan mulut
  • Hand sanitizer
  • Dokumen atau pesan pemberitahuan jadwal vaksinasi
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Pakaian berlengan longgar atau pendek yang dapat digulung, sehingga petugas kesehatan punya akses lebih mudah untuk menjangkau lenganmu

Sebelum disuntik, jangan lupa beri tahu petugas tentang masalah kesehatan yang kamu idap, termasuk jika sedang mengonsumsi obat tertentu.

Batalkan vaksinasi jika bergejala atau positif COVID-19

Saat kamu mengalami gejala terindikasi COVID-19, jangan pergi ke tempat vaksinasi meski telah mendapatkan jadwal. Kamu berpotensi menyebarkan virus ke orang lain di tempat itu.

Hubungi pusat layanan vaksinasi lewat telepon, email, atau chat, untuk memberi tahu bahwa kamu tidak bisa hadir karena punya gejala terindikasi COVID-19. Lagi pula, orang yang positif terinfeksi COVID-19 juga tidak boleh divaksin.

Menurut penjelasan dr. Dante Saksono, Wakil Menteri Kesehatan, orang yang positif COVID-19 sudah mempunyai antibodi secara alami. Sedangkan vaksinasi adalah metode untuk memacu pembentukan antibodi pada orang yang belum terinfeksi agar terlindungi.

Saat tiba di lokasi vaksinasi

Saat sudah tiba di lokasi vaksinasi, kamu masih perlu mengantre untuk menunggu giliran disuntik. Ketika mengantre, berikut hal yang harus dilakukan:

  • Tetap pakai masker
  • Jangan sentuh masker yang sudah terpasang di wajah
  • Jaga jarak dengan orang lain setidaknya satu meter
  • Cuci tangan atau gunakan hand sanitizer setelah menyentuh gagang pintu, permukaan benda, dan perabotan lain
  • Jangan sentuh wajah

Saat vaksinasi berlangsung

Semua vaksin COVID-19, terlepas dari produsennya, diberikan dengan cara yang sama. Vaksin disuntikkan ke otot lengan atas, membutuhkan waktu beberapa detik dan menyebabkan sedikit rasa sakit. Selama disuntik, tetap gunakan masker dan jauhkan wajahmu dari wajah tenaga kesehatan.

Jika merasa gugup, lakukan beberapa hal berikut:

  • Pikirkan bahwa itu hanya ‘tusukan kecil’ yang bisa menyelamatkan hidupmu
  • Ambil napas dalam secara lambat
  • Jauhkan wajahmu dan tidak melihat jarum suntik

Setelah divaksin

Setelah divaksin, sebaiknya kamu tidak langsung pulang. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sesudah mendapat vaksin COVID-19:

Jangan khawatir dengan efek samping

Sebagian orang merasa cemas ketika merasakan efek samping setelah disuntik vaksin. Padahal, hal tersebut sebenarnya wajar, karena menandakan bahwa vaksin telah bekerja. Efek samping biasanya bersifat ringan, seperti:

  • Bengkak dan kemerahan di lengan tempat bekas suntikan
  • Demam ringan
  • Mudah lelah
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot

Baca juga: Mengenal Efek Peltzman setelah Vaksin COVID-19 yang Jarang Diketahui

Tunggu beberapa menit untuk proses observasi

Setelah divaksin, kamu disarankan untuk tidak langsung pulang demi proses observasi. Tunggu sekitar 15 hingga 30 menit di lokasi vaksinasi. Ini untuk memantau reaksi vaksin dan memastikan tidak ada efek samping parah yang terjadi atau KIPI.

Meski sangat jarang, efek samping serius bisa berupa:

  • Gatal-gatal
  • Muntah
  • Reaksi alergi berat
  • Mengi dan kesulitan bernapas
  • Pingsan

Segera beri tahu petugas jika kamu mengalami salah satu dari efek samping di atas. Efek samping parah biasanya muncul dalam rentang 30 menit pertama pascavaksinasi. Jika dalam waktu setengah jam tidak ada efek samping yang parah, kamu boleh pulang.

Persiapkan suntikan kedua

Sebagian besar vaksin COVID-19 diberikan sebanyak dua dosis agar bisa bekerja maksimal. Jeda antara suntikan kedua dan yang pertama adalah beberapa pekan, tergantung jenisnya.

Sebelum meninggalkan tempat vaksinasi, pastikan kamu sudah mengetahui kapan akan mendapat suntikan kedua. Penting untuk mendapatkan dosis kedua.

Sesudah pulang ke rumah

Setelah pulang ke rumah dari tempat vaksinasi, ada beberapa hal yang masih harus diperhatikan dan dilakukan, yaitu:

Jaga diri

Jika mengalami efek samping, ini dapat memengaruhi aktivitas harianmu. Namun, efek samping dari vaksinasi biasanya berlangsung tak lebih dari tiga hari. Pastikan kamu minum banyak cairan.

Jika memungkinkan, minum parasetamol untuk meringankan salah satu efek samping seperti demam. Tetap perhatikan dosis dan aturan minumnya, ya. Jika gejalanya memburuk atau bertahan lebih dari seminggu, beri tahu petugas yang memberi vaksin.

Rawat lengan tempat bekas suntikan

Untuk mengurangi rasa sakit atau ketidaknyamanan di lengan tempat bekas suntikan, kamu bisa mengompresnya dengan waslap dingin. Ini dapat membantu meringankan rasa sakit secara berkala.

Tetap terapkan perilaku preventif

Penting untuk tetap mengikuti langkah pencegahan meski telah divaksin, yaitu dengan mencuci tangan dengan sabun dan air, jaga jarak satu meter dengan orang lain, dan mengenakan masker ketika berada di luar.

Nah, itulah berbagai hal yang perlu dilakukan ketika vaksinasi COVID-19, mulai dari sebelum, selama, hingga sesudah mendapat suntikan. Meski sudah divaksin, jangan lupa untuk tetap terapkan protokol kesehatan, ya!

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

register-docotr