Covid-19

Pasien COVID-19 Bergejala Ringan dan OTG Bolehkah Berpuasa?

April 23, 2021 | Nanda Hadiyanti | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Setiap umat muslim memang diwajibkan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Namun, bagaimana dengan mereka yang dinyatakan positif COVID-19? 

Bagi orang yang positif terinfeksi virus SARS-CoV-2 dan mengalami gejala cukup berat atau berat tentu saja tidak bisa berpuasa. Karena perlu mendapatkan perawatan medis. Bagaimana dengan orang-orang yang tertular COVID-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG)?

Apakah penderita COVID-19 boleh berpuasa? 

World Health Organization (WHO) menyarankan bahwa pasien COVID-19 yang ingin berpuasa mempertimbangkan fatwa agama dan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu mengenai kondisi mereka. 

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa nomor 24 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan ibadah di bulan Ramadan dan Syawal 2021. 

Salah satunya berisikan tentang aturan berpuasa bagi penderita COVID-19. “Orang Islam yang sedang sakit seperti terkena COVID-19 dan dikhawatirkan kesehatannya terganggu jika berpuasa, maka ia boleh tidak berpuasa dan mengqadhanya di hari lain saat sembuh,” isi salah satu panduan pelaksanaan ibadah puasa dalam fatwa MUI tersebut. 

Puasa untuk penderita COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG

Jika MUI tidak memperbolehkan pasien COVID-19 tidak berpuasa, di sisi lain, dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tidak melarang penderita COVID-19 untuk berpuasa. Namun, anjuran ini berlaku bagi penderita COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG. 

“Setahu saya kalau pasien COVID-19 masih memungkinkan untuk berpuasa tidak dilarang berpuasa apalagi kalau tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan,” kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari IDI, Vito A. Damay, dikutip dari Antaranews.

Namun, sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter, untuk memastikan kesiapan tubuh untuk berpuasa. Sebab, walaupun sanggup berpuasa, pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG harus tetap memantau kesehatan. 

Pasien juga harus menjaga asupan nutrisi dan tetap mengonsumsi makanan kaya antioksidan serta makanan lain yang dapat membantu meningkatkan imun tubuh. 

Manfaat puasa bagi sistem imun tubuh 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG diperbolehkan berpuasa. Ternyata dengan berpuasa justru dapat memberikan manfaat, lho. 

Karena dengan berpuasa, sistem imunitas tubuh justru dapat terjaga. “Banyak studi yang menyatakan bahwa puasa akan efektif membantu proses peremajaan sistem imun melalui produksi sel darah putih baru,” kata Prof Wiku Adisasmito, juru bicara satgas penanganan COVID-19, dikutip dari covid19.go.id.

Hal tersebut senada dengan yang diungkapkan oleh Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM. Dikutip dari Kumparan, beliau menjelaskan bahwa puasa biasa meredam inflamasi dalam tubuh. 

Dengan begitu, pasien OTG COVID-19 yang ingin berpuasa, akan mendapatkan manfaat seperti meminimalkan peradangan di dalam tubuh. 

Menjalankan puasa setelah sembuh dari COVID-19

Jika pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG diperbolehkan puasa, tentunya mereka yang baru sembuh juga boleh ikut menjalankan ibadah puasa. Sama seperti yang bergejala ringan dan OTG, orang yang baru sembuh dan ingin berpuasa tetap harus konsultasi dengan dokter untuk kesiapan berpuasa. 

Karena orang yang baru sembuh dari COVID-19 juga masih harus menjaga asupan nutrisinya, untuk kembali menguatkan imun. Nah, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menguatkan imun selama bulan puasa:

  • Menjaga asupan berkualitas, seperti mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang dan batasi makanan tinggi lemak, serta mengurangi makanan tinggi gula dan lemak saat berbuka puasa. 
  • Rutin berolahraga walaupun hanya olah fisik ringan. Kamu bisa melakukannya setelah sahur, sebelum berbuka atau 1-2 jam setelah berbuka puasa. 
  • Pastikan tubuh terhidrasi, salah satu caranya meningkatkan asupan cairan 1,5 hingga 2 kali lipat dibandingkan hari biasanya. 
  • Perbanyak istirahat. 
  • Jaga kondisi mental dan psikologis dengan banyak berdoa dan beribadah. 
  • Tunda berpuasa jika mengalami sakit berat. 
  • Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, serta menjaga jarak. 

Demikian beberapa informasi seputar boleh atau tidaknya seorang pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan OTG berpuasa. 

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
register-docotr