Info Sehat

Hari Vitiligo Sedunia: Kenali Perbedaannya pada Anak dan Orang Dewasa

June 24, 2021 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Tanggal 25 Juni diperingati sebagai Hari Vitiligo Sedunia, terutama untuk meningkatkan kepedulian kepada para pengidapnya.

Menurut sebuah publikasi, kondisi tersebut telah memengaruhi kehidupan dua persen penduduk global. Bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak.

Lantas, apa perbedaan vitiligo pada anak-anak dan orang dewasa? Yuk, temukan jawabannya dengan ulasan berikut ini!

Apa itu vitiligo?

Vitiligo adalah kondisi di mana kulit muncul bercak-bercak karena hilangnya zat warna atau yang disebut pigmen. Area kulit yang muncul bercak bisa bervariasi, bahkan dapat terjadi di mata, bagian dalam mulut, dan kulit kepala.

Pada banyak kasus, perubahan warna kulit atau munculnya bercak bersifat permanen alias bertahan seumur hidup. Vitiligo sendiri merupakan kondisi fotosensitif. Artinya, area yang muncul bercak akan lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Bercak sangat terang akan lebih terlihat pada orang yang punya kulit gelap atau kecokelatan. Penyebaran awal bisa terjadi secara perlahan selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.

Kabar baiknya, vitiligo bukanlah penyakit yang berbahaya, tidak termasuk kategori kanker kulit atau infeksi. Vitiligo juga bukan penyakit menular. Faktanya, kebanyakan pengidapnya sama sehatnya dengan orang lain.

Apa penyebabnya?

Belum jelas apa sebenarnya hal yang bisa menyebabkan vitiligo. Beberapa kalangan menganggap kondisi itu muncul karena gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan secara keliru menyerang melanosit, sel pembentuk pigmen.

Namun, vitiligo juga diyakini dapat muncul karena faktor keturunan. Lebih dari 30 persen anak yang mengalami vitiligo punya orang tua dengan riwayat serupa. Begitu pula dengan faktor eksternal seperti paparan sinar matahari, disebut bisa menjadi faktor risiko dari vitiligo.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Penyebab dan Gejala Kanker Kulit yang Jarang Disadari

Jenis-jenis vitiligo

Dikutip dari Medical News Today, vitiligo dibedakan menjadi dua berdasarkan durasi penyebaran dan bentuk bercak yang muncul, yaitu:

Vitiligo non-segmental

Vitiligo jenis ini punya ciri berupa bercak dengan pola semi-simetris. Perkembangannya cenderung lebih lambat dan muncul secara berkelompok hanya di satu area. Bercak biasanya muncul pada kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti leher, wajah, dan tangan.

Meski, tak menutup kemungkinan jika bercak juga dapat berkembang di lutut, siku, mulut, ketiak, selangkangan, alat kelamin, dan pusar.

Vitiligo segmental

Vitiligo jenis ini menyebar lebih cepat dan bercaknya cenderung tidak simetris. Bercak biasanya dapat terdeteksi saat masih dalam usia kanak-kanak. Vitiligo segmental cenderung berkembang di area kulit yang melekat pada saraf yang terhubung ke akar dorsal tulang belakang.

Perbedaan vitiligo pada orang dewasa dan anak-anak

Meski sama-sama ditandai dengan bercak di kulit, kondisi vitiligo pada anak-anak bisa berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa. Menurut sebuah penelitian yang terbit di Indian Journal of Dermatology, berikut perbedaan vitiligo pada anak-anak dan orang dewasa:

  • Pada anak-anak, vitiligo segmental lebih umum terjadi
  • Anak perempuan lebih rentan mengalami vitiligo
  • Vitiligo pada anak jarang disebabkan oleh gangguan autoimun atau masalah pada sistem endoktrin
  • Orang dewasa lebih sering mengidap vitiligo non-segmental

Tips menumbuhkan rasa percaya diri anak dengan vitiligo

Masih dari studi yang sama, vitiligo pada anak kerap dikaitkan dengan gangguan psikologis jangka panjang, salah satunya adalah penurunan rasa percaya diri.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan rasa percaya diri si Kecil, yaitu dengan:

  • Beri tahu anak bahwa vitiligo tidak ada hubungannya dengan warna kulit
  • Jangan pernah menekan si Kecil untuk menyembunyikan vitiligo yang dimiliki
  • Buat anak menerima kondisinya dengan penuh cinta tanpa syarat, dan biarkan si Kecil menjelaskan apa itu vitiligo ke teman-temannya
  • Dorong anak untuk berpartisipasi dalam aktivitas seperti bermain, acara sosial, atau berlibur
  • Konsultasi dengan psikolog jika Moms melihat buah hati tercinta menunjukkan tanda-tanda depresi atau cemas karena vitiligo yang dimilikinya

Perlu diketahui, hingga saat ini, belum ada pengobatan yang menjanjikan kesembuhan vitiligo. Jadi, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar adalah cara terbaik untuk membantu anak tetap percaya diri dan bersemangat dalam menjalani hidup tanpa merasakan dampak psikologis.

Nah, itulah ulasan tentang kondisi vitiligo dan perbedaannya pada anak-anak dan orang dewasa. Terapkan juga langkah-langkah di atas dalam upaya menjaga dan meningkatkan rasa percaya diri anak, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Medical News Today, diakses 23 Juni 2021, Understanding the symptoms of vitiligo.
  2. Mom Junction, diakses 23 Juni 2021, Vitiligo In Children: Early Signs, Causes And Treatment.
  3. KidsHealth, diakses 23 Juni 2021, Vitiligo.
  4. NCBI, diakses 23 Juni 2021, Childhood Vitiligo: Treatment Paradigms.
  5. NCBI, diakses 23 Juni 2021, A review of the worldwide prevalence of vitiligo in children/adolescents and adults.

    register-docotr