Covid-19

Apakah ASI Dapat Mencegah COVID-19? Simak Faktanya di Sini!

July 7, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi. ASI sendiri mengandung semua yang dibutuhkan oleh bayi selama 6 bulan pertama kehidupannya.

ASI memang diketahui memiliki banyak manfaat untuk si Kecil, mulai dari menurunkan risiko kondisi medis tertentu hingga menjaga berat badan sehat. Lalu apakah benar ASI bisa mencegah COVID-19?

Untuk mengetahui fakta selengkapnya, yuk Moms simak ulasannya di bawah ini!

Baca juga: Sah! BPOM Setujui Vaksin Moderna, Aman untuk Orang dengan Komorbid

Studi mengenai ASI dan COVID-19

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Rochester Medical Center (URMC) yang bekerja sama dengan beberapa universitas lain menunjukkan bahwa ibu menyusui tidak menularkan virus SARS-CoV-2 melalui ASI.

Ibu menyusui justru berpotensi dapat memberikan antibodi bawaan yang dapat menetralkan virus.

Studi tersebut menganalisis 37 sampel ASI dari ibu yang terkonfirmasi COVID-19. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada sampel ASI yang ditemukan mengandung virus. Sementara itu, hampir dua pertiga sampel justru mengandung dua antibodi khusus untuk virus.

Ditemukan juga bahwa terdapat kadar immunoglobulin A (IgA) yang tinggi dalam ASI. IgA sendiri merupakan antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk membantu melawan penyakit. Biasanya IgA ditemukan dalam darah dan cairan tubuh lainnya.

IgA bermigrasi dalam transfer mukosa, sehingga hal ini memberikan informasi bahwa ibu dapat mentransfer antibodi tersebut kepada bayinya.

ASI diketahui mengandung antibodi

Studi tersebut menunjukkan bahwa ASI mengandung antibodi. Namun, temuan tersebut bukanlah merupakan temuan pertama kali.

Dikutip dari laman resmi University of California, studi lain juga menemukan bahwa ASI dari ibu yang telah pulih dari COVID-19 mengandung antibodi yang kuat terhadap virus.

Penting untuk diketahui bahwa ASI mengandung antibodi tipe sekretori tingkat tinggi, ibu yang telah pulih dari COVID-19 dapat menularkan kekebalan kepada bayinya.

Ada kemungkinan bahwa antibodi dari susu murni dapat menjadi terapi pengobatan bagi orang dewasa yang terinfeksi COVID-19.

Ketika ibu sakit, terkadang ASI mengandung antibodi untuk membantu bayi melawan penyakit tersebut. Antibodi sendiri dapat membantu sistem kekebalan mengenali dan melawan penyakit, seperti halnya COVID-19.

Terkait dengan penelitian tersebut, peneliti juga menemukan senyawa kekebalan yang merespons COVID-19 dalam ASI partisipan yang tidak pernah terinfeksi COVID-19.

Hal tersebut menunjukkkan bahwa ASI mungkin saja memiliki beberapa sifat kekebalan yang dapat membantu bayi melawan COVID-19, sekalipun sang ibu tidak pernah terinfeksi COVID-19 sebelumnya.

ASI dapat memblokir replikasi virus

Dikutip dari laman CNN Indonesia, riset yang dilakukan oleh Profesor Tong Yigang dari Beijing University of Chemical Technology menemukan bahwa ASI dapat memblokir replikasi virus setelah masuk ke dalam sel.

Penelitian tersebut dilakukan pada akhir September 2020 dengan melakukan pengujian terhadap efektivitas ASI pada sel yang terpapar oleh COVID-19. Hasil menemukan bahwa sebagian besar strain virus yang hidup dapat mati oleh ASI.

Adapun penelitian tersbeut menyimpulkan bahwa ASI dapat membantu mencegah COVID-19. Sebab diduga virus corona sensitif terhadap beberapa protein dalam ASI, seperti laktoferin.

Baca juga: IDAI: Komorbid Tak Terdeteksi, Sebabkan Angka Kematian Anak Akibat COVID-19 Tinggi

Bolehkah ibu menyusui yang positif COVID-19 memberikan ASI?

Sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa virus corona ditemukan di dalam ASI. Meskipun demikian, virus dapat menyebar melalui tetesan pernapasan ketika bersin, batuk, ataupun berbicara. Pada dasarnya, ASI boleh tetap diberikan kepada si Kecil.

Akan tetapi, Moms harus menerapakan protokol kesehatan yang ketat. Termasuk mengenakan masker saat menyusui, mencuci tangan sebelum menyentuh atau menyusui bayi dengan air dan sabun, dan membersihkan area puting sebelum menyusui.

Pilihan lainnya adalah Moms dapat memberikan asi perah dalam botol. Namun pastikan Moms mencuci tangan ataupun membersihkan botol dan pompa ASI terlebih dahulu dengan cara yang tepat.

Itulah beberapa informasi mengenai ASI dan COVID-19. Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, jangan lupa selalu terapkanlah protokol kesehatan, ya. Jika Moms memiliki pertanyaan lain seputar COVID-19, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference

CNN Indonesia (2021). Diakses pada 06 Juli 2021. 5 Fakta Soal Ibu Menyusui dan Asi Bisa Cegah Covid-19 

Healthline (2020). Diakses pada 06 Juli 2021. 11 Benefits of Breastfeeding for Both Mom and Baby 

John Hopkins Medicine. Diakses pada 06 Juli 2021. Immunoglobulin A Deficiency

Kids Health (2021). Diakses pada 06 Juli 2021. Is it Safe to Breastfeed if I Have Coronavirus (COVID-19)? 

University of California (2020). Diakses pada 06 Juli 2021. Breast milk could help treat COVID-19 and protect babies 

University of Rochester Medical Center (2021). Diakses pada 06 Juli 2021. Can Mother’s Milk Help Fight COVID? New Evidence Suggests ‘Yes’

    register-docotr