Covid-19

3 Syarat Utama bagi Pasien Jantung agar Bisa Divaksin COVID-19

August 8, 2021 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Orang dengan penyakit jantung diperbolehkan mendapatkan vaksin asalkan sudah masuk dalam kriteria yang ditetapkan. Berikut ini beberapa syarat yang wajib bagi penderita penyakit jantung sebelum menerima dosis vaksin. 

COVID-19 sebabkan kondisi kritis pada pasien penyakit jantung

Salah satu penyakit komorbid yaitu penyakit kardiovaskular bisa menyebabkan seseorang menjadi kritis saat terinfeksi COVID-19.

Oleh sebab itu, pasien jantung dianjurkan untuk segera mendapatkan vaksin COVID-19 dengan tujuan agar dapat membantu mencegah penularan dan terkena gejala berat apabila terinfeksi. 

Namun, sesuai dengan rekomendasi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PP PERKI), pasien yang masih menunjukkan gejala penyakit kardiovaskular selama 3 bulan belum bisa menerima vaksin COVID-19.

Tiga syarat utama terbaru bagi pasien jantung untuk vaksin COVID-19

Jika sebelumnya PERKI hanya merekomendasikan agar pasien jantung menunggu 3 bulan sebelum vaksin, saat ini ada syarat baru bagi pasien jantung untuk vaksin COVID-19.

Seperti dilansir dari laman PERKI, berikut syarat pasien jantung vaksin COVID-19.

1. Pasien jantung dalam kondisi stabil

Vaksin dapat di berikan pada penderita penyakit cardiovaskular yang tidak bergejala atau stabil dalam 3 bulan terakhir. 

Kondisi stabil yang dimaksud adalah pasien tidak mengalami keluhan seperti sesak napas, angina, mudah lelah, keterbatasan fisik ringan, berdebar, kaki bengkak, dan penurunan kesadaran.

2. Tekanan darah normal

Syarat selanjutnya bagi pasien jantung agar bisa mendapatkan vaksin COVID-19 adalah memiliki tekanan darah yang terkontrol atau stabil.

Berdasarkan satgas COVID-19 PP PERKI idealnya tekanan darah <140/90 mmHg. Namun cukup aman diberikan pada tekanan darah <180/100 mmHg dengan kondisi stabil tanpa gejala.

3. Kondisi tertentu

Vaksin dapat di berikan termasuk pada penderita gagal jantung yang kronis yang stabil dan penderita sumbatan koroner yang telah dilakukan tindakan revaskularisasi.

Baca juga: Jika Terinfeksi COVID-19 setelah Vaksin Dosis Pertama, Apakah Harus Diulang?

Tips bagi pasien jantung di masa pandemi COVID-19 

Seseorang yang memiliki penyakit jantung tentu harus lebih ekstra dalam menjaga kesehatan. Berikut ini tips bagi pasien jantung di masa pandemi COVID-19: 

  1. Selama pasien jantung tidak menimbulkan gejala baru apapun selama pandemi COVID-19, dianjurkan untuk tetap melanjutkan minum obat rutin dari rumah. 
  2. Apabila stok obat rutin di rumah mulai habis, sebaiknya segera lakukan kontrol ke dokter sesuai dengan jadwal temu. 
  3. Sebisa mungkin untuk menghindari keluar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Selain waktu kontrol, sebaiknya hanya datang ke rumah sakit apabila pasien mengalami kondisi darurat seperti: 
  • Nyeri dada, yang seperti merasakan ditindih beban berat, menjalar ke leher, lengan, atau punggung, disertai mual muntah. 
  • Sesak napas yang dirasakan ketika dalam keadaan kondisi berbaring. Biasanya juga pernapasan akan lebih terasa berat dan bisa disertai batuk berdahak warna merah muda atau bisa mengalami kondisi darurat lainnya. 

Baca juga: Vaksin COVID-19 Pfizer Bisa Sebabkan Payudara Membesar, Benarkah?

Tetap wajib melakukan protokol kesehatan meski sudah divaksin 

Tak hanya bagi pasien jantung, orang tanpa penyakit komorbid pun juga harus tetap wajib melakukan protokol kesehatan meski sudah mendapatkan vaksin COVID-19 secara lengkap.

Aturan terkait dengan protokol kesehatan wajib 6M sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Seperti dilansir dari PERKI berikut ini protokol kesehatan 6M yang wajib dilakukan secara rutin: 

  • Wajib menggunakan masker ketika berada di tempat umum, pastikan penggunaan yang benar menutupi mulut dan hidung.
  • Biasakan untuk selalu mencuci tangan, pastikan permukaan tangan bersih.
  • Menjaga jarak fisik minimal 2 meter ketika kamu berada di tempat umum, hal ini menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan virus.
  • Mengurangi mobilitas. 
  • Menghindari keramaian ketika berada di tempat umum.
  • Menghindari makan bersama.

Konsultasi lengkap seputar COVID-19 di Klinik Lawan COVID-19 dengan mitra dokter kami. Yuk, klik link ini untuk download aplikasi Good Doctor!

Reference
  1. Inaheart.org (2021) diakses pada 6 Agustus 2021. Rekomendasi PERKI Terkait Vaksin COVID-19 
  2. Inaheart.org (2021) diakses pada 6 Agustus 2021. Tips Bagi Pasien Jantung Dalam Pandemi 
    register-docotr