Kehamilan

Kaki Bengkak saat Hamil? Ini Penyebab dan Pengobatannya

May 13, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Ario W. Pamungkas
feature image

Pastikan untuk mengecek kesehatanmu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Konsultasikan kesehatan kehamilanmu dengan mitra dokter spesialis kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Kaki bengkak saat hamil adalah penyakit yang biasa terjadi selama masa kehamilan. Keluhan soal penyakit ini bukan hal yang baru, lho.

Biasanya pembengkakan terjadi di masing-masing trimester. Penyebab kondisi ini adalah meningkatnya cairan di dalam tubuh yang semakin memburuk menjelang masa kelahiran.

Meskipun bengkak yang tiba-tiba di wajah dan tangan dapat menjadi tanda kondisi preeclampsia, namun pembengkakan ringan di kaki biasanya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Oleh karena itu, jangan galau dan jangan stres, karena penyakit ini bisa ditangani. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah penyebab dan cara penanganan kaki bengkak saat hamil.

Kaki bengkak saat hamil di trimester pertama

Peningkatan level hormon progesteron, yang secara harafiah dapat dairtikan sebagai hormon kehamilan, membuat sistem pencernaan menjadi lambat. Perut Moms justru akan terlihat lebih kembung karena ini, bukan karena janin.

Moms mungkin akan mulai memerhatikan adanya sedikit bengkakan di tangan, kaki atau wajah, tapi belum terlalu besar.

Kalau Moms merasa bengkaknya terlalu besar di periode ini, terutama jika Moms juga alami gejala seperti pening, sakit kepala atau pendarahan, ada baiknya Moms segera hubungi dokter ya.

Kaki bengkak saat hamil di trimester kedua

Periode ini dimulai pada minggu ketiga masa kehamilan, bisa juga dihitung pada mulainya bulan keempat. Akan lazim untuk memerhatikan adanya kaki yang bengkak saat memasuki bulan ke lima, terutama jika Moms sering berjalan kaki atau cuaca panas.

Pembengkakan ini terjadi karena peningkatan volume darah dan cairan di dalam tubuh. Volume darah akan meningkat hingga 50% seiring masa kehamilan, dan itu dibarengi dengan retensi banyak cairan hormon.

Dalam periode ini, Moms akan merasa cincin dan sepatu yang biasa dipakai terasa sempit, tapi jangan khawatir karena semua cairan ini melunakan dan menyiapkan tubuh untuk melahirkan.

Yakinlah, setelah masa kehamilan maka cairan extra ini akan berkurang secara cepat dalam hitungan hari dan minggu.

Kaki bengkak saat hamil di trimester ketiga

Dimulai sejak minggu ke-28 kehamilan, trimester terakhir ini adalah waktu puncak pembengkakan di kaki saat hamil. Terutama saat kamu mulai mendekati minggu ke-40.

Pada periode ini kaki Moms akan nampak lebih kecil dibandingkan periode sebelumnya. Ini terjadi karena tubuh Moms terus menyimpan darah dan cairan, yang berkontribusi pada pembengkakan.

Rahim akan menjadi lebih berat karena bayi di dalam tubuh makin tumbuh, dan mengakibatkan melambatnya aliran darah dari kaki kembali ke jantung. Tapi tenang saja, ini hanya tidak nyaman, tapi tidak berbahaya.

Faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan bengkaknya kaki Moms saat hamil yaitu:

  • Cuaca panas.
  • Makanan yang tidak seimbang.
  • Asupan kafeina.
  • Kurangnya minum air putih.
  • Terlalu banyak berjalan kaki dalam durasi yang lama.

Meringankan kaki bengkak saat hamil

Ada beberapa cara mudah untuk membuat Moms tetap merasa nyaman kala mengalami kaki bengkak di masa kehamilan. Cara-cara ini tergolong menyenangkan, lho.

Kurangi asupan sodium

Salah satu cara mudah adalah mengurangi asupan sodium (garam) di masa kehamilan. Garam membuat tubuh menahan lebih banyak air.

Karena itu, kurangi makan makanan kalengan atau mengandung pengawet. Karena kedua jenis makanan ini memiliki sodium yang tinggi.

Perbanyak asupan potasium

Kurangnya potasium membuat tubuh Moms menjadi mudah berkeringat. Karena potasium membantu menyeimbangkan cairan di dalam tubuh.

Kurangi asupan kafein

Moms, konsumsi kafein terlalu banyak selama masa kehamilan bukan hal yang baik, lho. Ini akan membuat Moms menjadi lebih banyak berkeringat.

Kafein juga merupakan diuretik, yang dapat membuat Moms menjadi lebih banyak buang air kecil.

Minum lebih banyak air

Minum air untuk melawan pembengkakan memang terdengar aneh, tapi sebetulnya ini efektif. Ketika tubuh Moms sedang dehidrasi, maka dia akan berusaha untuk menahan lebih banyak air untuk mengimbangi kondisi dehidrasi.

Angkat kaki dan beristirahatlah

Duduk dengan kaki yang diangkat untuk waktu yang singkat, terutama di penghujung hari, dapat mengeringkan kandungan air di kaki karena berkegiatan sepanjang hari.

Pakaian yang longgar untuk kaki bengkak saat hamil yang nyaman

Usahakanlah untuk menghindari pemakaian pakaian yang ketat atau mengandung karet. Ini untuk membuat sirkulasi darah tetap nyaman.

Jangan terpapar panas

Saat Moms mengalami masa kehamilan di musim kemarau, usahakanlah melakukan aktivitas di dalam ruangan. Ini untuk mengurangi bengkak di kaki saat hamil.

Jalan kaki

Berjalan kaki selama 5-10 menit selama beberapa kali dalam sehari dapat meningkatkan sirkulasi, yang dapat mengurangi pembengkakan di kaki.

Gunakan sepatu yang nyaman

Moms kemungkinan terpaksa memakai sepatu dengan ukuran yang lebih besar karena kaki bengkak saat hamil. Tapi memastikan penggunaan sepatu yang pas adalah cara untuk mengurangi pembengkakan di kaki.

Berenang

Meskipun belum ada penelitian jika tekanan air dapat mengurangi kaki bengkak saat hamil, tapi beberapa perempuan menyatakan ada efek yang mereka rasakan lewat berenang lho.

Pijat

Pijat dapat melancarkan sirkulasi air yang menumpuk di kaki, dengan demikian, pembengkakan akan semakin berkurang.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Kidshealth.org (2015) diakses 12 Mei 2020. https://kidshealth.org/en/parents/ankles.html
  2. Healthline.com (2019) diakses 12 Mei 2020. https://www.healthline.com/health/pregnancy/swollen-feet-during-pregnancy
    register-docotr