Kehamilan

Ciri-Ciri Hamil Muda Satu Minggu, Tanda dan Perhitungannya

June 7, 2021 | Ahmad Ridwan | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Pastikan untuk mengecek tanda-tanda hamil muda dan kesehatanmu serta keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Konsultasikan kesehatan kehamilanmu dengan mitra dokter spesialis kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Kehamilan tentu menjadi berita menggembirakan bagi pasangan suami istri. Tak heran banyak pasangan,yang ingin cepat-cepat tahu atau berusaha mengetahui tanda-tanda hamil muda satu minggu. Meski tanda-tanda kehamilan sulit dilihat.

Umumnya wanita yang hamil akan menunjukkan tanda awal dengan gejala terlambat haid. Di saat itu akan disusul perasaan kram di perut, munculnya bercak darah, mual, hingga muntah. Berikut adalah penjelasan lengkap tanda-tanda kehamilan muda.

Tanda-tanda hamil muda 1 minggu

Meskipun sedikit sulit diidentifikasi, namun ciri-ciri hamil muda 1 minggu mungkin dapat diketahui dengan melihat sejumlah gejala khusus. Sebelum membahas lebih jauh, ketahui dulu bagaimana perhitungan kehamilannya.

Seorang wanita belum benar-benar hamil pada minggu pertama jika kehamilannya dihitung selama 40 minggu sejak hari pertama haid (HPHT). Kehamilan baru terjadi di akhir minggu ke-2 atau ke-3 dan tergantung pada masa subur atau ovulasi.

Ketika ovulasi, ovarium akan melepaskan sel telur dan bergerak ke arah tuba fallopi. Dan untuk memperoleh kehamilan, sel telur mesti bertemu sperma di tuba fallopi.

Siklus ovulasi yang menentukan tanggal pembuahan umumnya terjadi pada hari ke-13 hingga 20 pasca HPHT. Akan tetapi, ovulasi juga dapat tergantung dari berapa lama siklus haid kamu.

Secara umum, siklus menstruasi berlangsung 28 hari. Namun setiap wanita juga tak mesti sama siklusnya.

Untuk tahu pola siklus menstruasi, kamu bisa mencatat tanggal menstruasi selama beberapa bulan. Namun, cara paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan alat tes ovulasi menggunakan urine.

Gejala dan tanda-tanda hamil muda

Ciri-ciri hamil muda yang paling umum diketahui adalah terlambat atau tidak mengalami haid pada beberapa minggu setelah pembuahan. Namun bukan hanya itu, gejala-gejala lain juga mungkin muncul, seperti 

1. Payudara lebih sensitif

Kehamilan awal paling mudah dilihat dari gejala payudara yang tampak bengkak dan sensitif, bahkan nyeri saat disentuh. Gejala ini sebenarnya tidak selalu muncul sebagai ciri kehamilan awal.

Hormon estrogen dan progesteron yang meningkat akan menyebabkan hal tersebut. Kondisi ini biasanya akan terjadi 1-2 minggu pasca pembuahan. Payudara yang bengkak juga dapat terjadi karena menahan banyak cairan sehingga lebih terasa berat dan peka.

2. Perut kembung 

Peningkatan hormon progesteron akan menyebabkan wanita hamil mengalami kondisi tidak mengenakan di perut. Akibatnya, rasa mual disertai keinginan untuk muntah akan dirasakan.

Mual sebenarnya tidak hanya dirasakan pagi hari meskipun kebanyakan ibu hamil hanya merasakannya di pagi hari. Mual dapat terjadi kapanpun karena erat kaitannya dengan hormon kehamilan.

Sebagian ibu hamil juga akan merasakan tiba-tiba sakit di bagian pinggang dan akan berlanjut selama kehamilan. Adanya penambahan berat badan dan perubahan postur tubuh menyebabkan hal demikian.

Rasa sakit pinggang bagian bawah biasanya akan terus berlanjut sampai di usia kehamilan yang terus bertambah.

3. Tanda-tanda hamil seperti tubuh mudah lelah

Ciri-ciri hamil muda yang berikutnya adalah tubuh yang mudah lelah. Meskipun masih masuk usia awal kehamilan, biasanya ibu hamil akan merasakan kondisi tubuh yang teramat lelah.

Meskipun tidak mengerjakan pekerjaan berat, namun perasaan sangat lelah akan terus dirasakannya. Kondisi ini biasanya bersamaan dengan ciri-ciri hamil muda lainnya. Misalnya detak jantung yang sangat cepat.

Sebenarnya untuk mengatasi hal ini, ibu hamil cukup beristirahat agar tidak terasa sangat capek.

4. Rasa seperti ingin buang air kecil

Pada kehamilan minggu pertama, kemungkinan pembesaran uterus belum mengakibatkan pendesakan kandung kemih yang signifikan sehingga menimbulkan keluhan sering buang air kecil.

Akibatnya, kandung kemih akan tertekan dan menyebabkan rasa ingin mengosongkan secara alami. Tak heran jika akan muncul perasaan ingin buang air kecil dan menjadi salah satu tanda kehamilan di awal minggu.

5. Tidak bisa makan

Ibu hamil akan mengalami perubahan kadar progesteron secara mendadak. Kadar hormon tersebut yang meninggi akan memberikan reaksi tidak nyaman bagi tubuh. Salah satunya gangguan nafsu makan.

Ibu hamil akan mengalami rasa tidak nyaman di perut, sembelit, mual, hingga perasaan perut yang sangat kosong.

6. Tanda-tanda hamil termasuk perubahan emosi mendadak

Adanya perubahan hormon juga menandai sebuah kehamilan. Jadi tidak hanya sedang menstruasi saja seseorang mengalami perubahan emosi. Perubahan hormon yang disertai perubahan emosi secara mendadak ini akan membuat wanita hamil mengalami perubahan suasana hati.

Terkadang bisa sangat marah, kemudian sedih, bahkan bisa senang tiba-tiba. Sebenarnya hal ini tidak memerlukan pengobatan apapun. Asalkan pasangan dapat memahami kondisi ini, ibu hamil tidak akan mudah mengalami stres.

Baca juga: Perdarahan saat Hamil Muda? Yuk, Kenali Penyebabnya

Ciri-ciri hamil muda

Selain muncul gejala dan tanda-tanda seperti yang dijelaskan di atas, tanda-tanda orang hamil juga dapat dilihat dari beberapa hal lain yang meliputi:

  • Sakit punggung bagian bawah. Kram, kembung, sembelit biasanya membuat sakit punggung di masa awal kehamilan.
  • Sensitif terhadap bau. Meningkatnya kadar estrogen bisa membuat penciuman meningkat sehingga lebih sensitif pada bau.
  • Mual di pagi hari (morning sickness)
  • Memiliki bercak darah di celana. Biasanya bercak bisa muncul 1-2 minggu setelah pembuahan
  • Muncul jerawat. Kadar hormon yang melonjak membuat pertumbuhan bakteri lebih mudah sehingga muncul jerawat.
  • Kulit lebih cerah. Biasanya hal ini disebut sebagai “pregnancy glow” akibat adanya lonjakan hormon pada tubuh.
  • Jantung berdenyut lebih cepat. Ketika ada janin yang tumbuh, jantung perlu bekerja lebih keras untuk
  • Mudah haus. Salah satu ciri hamil adalah sering buang air kecil, dengan begitu tubuh menjadi lebih mudah haus.
  • Penggelapan area kulit. Wanita hamil akan memiliki warna kulit yang menggelap dan membentang dari pusar hingga kemaluan.
  • Sulit tidur. Kebanyakan wanita mengalami insomsia pada masa kehamilan awal.
  • Sesak napas. Pada beberapa minggu pertama, sesak napas mungkin terjadi karena tubuh harus berbagi oksigen maupun darah dengan janin.

Tanda-tanda orang hamil kadang terlihat seperti PMS sehingga seringkali diabaikan. Namun tanda-tanda orang hamil pada setiap wanita juga bisa berbeda sehingga ketika mengalami salah satunya, tidak bisa langsung dipastikan kalau kamu sedang hamil.

Apa yang dirasakan pada perut saat hamil muda?

Tanda-tanda hamil identik dengan perut yang mulai membesar. Namun perut hamil muda 1 minggu tidak akan langsung terlihat perbedaannya karena belum ada bayi yang tumbuh maupun terbentuk. 

Pada umumnya saat perut hamil 1 minggu terasa seperti saat mengalami menstruasi. Perut mungkin terasa tidak nyaman. Muncul rasa kembung dan kram tetapi perlu diketahui bahwa belum ada bayi di dalamnya.

Bahkan bila dilakukan USG pada perut hamil muda 1 minggu tidak akan menghasilkan gambar apapun. Sehingga kamu perlu menunggu setidaknya hingga minggu ke empat sampai bisa melihat bentuk dari janin di dalam perut.

Tanda-tanda hamil muda sebelum haid

Beberapa tanda-tanda kehamilan juga bisa muncul sebelum haid. Hal ini memungkinkan seseorang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil.

Nah supaya kamu lebih memahaminya, berikut adalah tanda-tanda kehamilan sebelum haid yang mungkin terjadi:

  • Payudara sakit atau sensitif. Payudara mungkin juga terasa lembut saat disentuh, atau lebih penuh atau lebih berat dari biasanya.
  • Areola yang semakin gelap. Areola yakni area di sekitar puting  akan menggelap pada satu hingga dua minggu setelah pembuahan. 
  • Kelelahan. Tanda hamil sebelum haid yang mirip dengan PMS adalah kelelahan karena perubahan hormonal. Ditambah lagi kadar gula darah dan tekanan darah yang menjadi lebih rendah.
  • Mual. Mual juga umum terjadi dan bagi sebagian wanita. 
  • Keluar cairan dari vagina.  Sebagai tanda-tanda hamil, peningkatan keputihan pada tubuh sangat umum terjadi. Keputihan ini berupa lendir yang lengket, putih, atau kuning pucat.
  • Pendarahan implantasi. Pendarahan implantasi mungkin terjadi berupa bercak atau pendarahan ringan. Umumnya, tanda hamil sebelum haid yang satu ini berlangsung satu hingga tiga hari dan terjadi seminggu sebelum haid. 

Tanda-tanda hamil di atas dapat terjadi sejak minggu pertama dan berkembang sepanjang kehamilan. Setiap wanita mungkin mengalami perbedaan sehingga tanda-tanda hamil tidak bisa disamakan pada setiap orang. 

Kehamilan yang sehat bisa dimulai bahkan sebelum hamil. Jadi, selagi pastikan kamu dan pasangan menjaga kesehatan satu sama lain. Jangan lupa untuk selalu mencatat tanggal menstruasi serta perhatikan sinyal kesuburan pada tubuh.

Untuk mengetahui kepastian soal kehamilan, pemeriksaan oleh dokter menjadi hal yang penting. Pastikan juga untuk selalu jujur pada dokter soal riwayat kesehatan yang dimiliki. Dengan begitu, pemeriksaan akan berjalan lebih lancar.

Selama berkonsultasi dengan dokter, kamu juga bisa menyampaikan berbagai kekhawatiran soal masa kehamilan. Terlebih bila ini adalah kehamilan pertama yang dialami.

Tes kehamilan yang akurat jam berapa?

tanda-tanda-hamil

Untuk mengonfirmasi hamil atau tidak, kamu dapat melakukan pengujian menggunakan test pack. Tapi, kapan sih waktu yang paling bagus untuk melakukan tes kehamilan?

Ada baiknya kamu tidak melakukan tes kehamilan di malam hari. Tujuan utama melakukan tes kehamilan adalah untuk memeriksa hormon hCG atau human chorionic gonadotropin yang merupakan hormon yang diproduksi oleh plasenta selama kehamilan.

Tes di malam hari tidak ideal karena test pack tidak dapat menangkap hormon hCG dengan baik. Hormon ini dilepaskan bersama urine di pagi hari dan memberikan pembacaan yang kuat, itulah sebabnya pembacaan kehamilan cenderung akurat di pagi hari.

Berikut beberapa tips melakukan tes kehamilan untuk mendapatkan hasil yang akurat:

  • Perhatikan siklus menstruasi: Tes kehamilan menggunakan urine akan memberikan hasil akurat sekitar seminggu setelah siklus menstruasi kamu terlewat. Jika siklus menstruasi kamu tidak teratur, sebaiknya tunggu sekitar 2 minggu sejak tanggal potensi konsepsi.
  • Lakukan pada pagi hari: Pagi hari adalah waktu terbaik untuk melakukan tes kehamilan dengan media urine, karena kadar hCG dalam urine terkonsentrasi setelah malam tanpa banyak minum dan buang air kecil.
  • Perhatikan tanda-tanda hamil: Jika kamu merasakan mual di pagi hari, nyeri payudara, atau tanda-tanda awal kehamilan lainnya, kamu mungkin ingin memikirkan tanggal menstruasi terakhir dan menentukan apakah ada cukup waktu untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Pastikan untuk mengecek kesehatanmu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Konsultasikan kesehatan kehamilanmu dengan mitra dokter spesialis kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
    register-docotr