Menyusui

Kondisi ASI Encer Bikin Resah, Bagaimana Cara Mengatasinya?

May 30, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Ketika si Kecil belum bisa mengonsumsi makanan padat, memastikan asupan nutrisinya dengan memberikan air susu ibu (ASI) adalah hal yang penting dilakukan oleh Moms. Namun sebagian Moms mungkin saja memiliki konsistensi ASI encer.

Lantas apa penyebabnya? Apakah ini normal? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Baca juga: Demi Kesehatan Ibu dan Bayi Tetap Terjaga, Ini 7 Tips Menjalani Diet saat Menyusui

Apa penyebab ASI encer?

Perlu Moms ketahui bahwa ASI encer tidak terjadi begitu saja, melainkan dapat terjadi akibat faktor tertentu. Nah, ASI encer ini bisa disebabkan oleh kandungan lemak yang terdapat di dalamnya rendah. ASI encer yang muncul pada awal menyusui ini dikenal sebagai foremilk.

Dikutip dari laman La Leche League International, kandungan lemak dari ASI yang keluar dapat bervariasi bergantung pada faktor tertentu, salah satunya yakni berapa lama susu terkumpul di saluran ASI.

Pada saat ASI diproduksi, kandungan lemaknya dapat menempel di sel-sel pembuat susu, kemudian bagian berair dari susu bergerak ke bawah menuju puting susu. Ini merupakan lokasi di mana lemak akan bercampur dengan susu yang tersisa pada sesi menyusui.

Maka dari itu, semakin lama waktu antar menyusui, semakin encer pula konstitensi susu yang dihasilkan. Seperti yang sudah disebutkan bahwa ASI encer memiliki kandungan lemak yang rendah, namun biasanya memiliki kandungan laktosa yang lebih tinggi.

Apakah ASI encer merupakan hal yang normal?

ASI encer mungkin saja membuat Moms khawatir, namun yang perlu diketahui bahwa kemunculan ASI encer di masa awal menyusui merupakan hal yang normal terjadi.

ASI yang muncul pada awal menyusui alias foremilk memang cenderung lebih cair jika dibandingkan dengan ASI yang keluar di akhir sesi menyusui atau hindmilk. Untuk meningkatkan konsitensi ASI, Moms bisa menyiasatinya dengan lebih sering menyusui.

Sebab, semakin kosong payudara, semakin tinggi pula kandungan lemak di dalam ASI. Sebaliknya, semakin penuh payudara, maka semakin rendah pula kandungan lemak yang terdapat di dalam ASI.

Selain itu, baik ASI encer maupun ASI yang kental diperlukan ketika sesi menyusui untuk memastikan bayi memiliki nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca juga: Berbagai Tips Menyusui untuk Moms yang Baru Melahirkan

Bagaimana cara mengatasi ASI encer?

Seperti yang sudah disebutkan bahwa ASI encer merupakan hal yang normal terjadi dan tidak perlu Moms khawatirkan. Sebab, kondisi ini bisa disiasati dengan cara lebih sering menyusui atau meningkatkan frekuensi sesi menyusui.

Meskipun demikian, terdapat beberapa cara lain untuk meningkatkan konsistensi dan kualitas ASI, di antaranya adalah:

1. Menerapkan pola makan sehat

Cara pertama untuk mengatasi ASI encer adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Dilansir Parenting First Cry, pola makan yang seimbang dan sehat dapat membantu memastikan Moms mendapatkan nutrisi yang cukup.

Moms dapat mengonsumsi makanan bergizi, misalnya saja yang mengandung protein. Sebab, protein dapat membantu dalam sintesis ASI.

Telur, kacang-kacangan, susu, ayam, keju, ikan merupakan sumber protein yang baik. Pola makan yang seimbang dan sehat juga dapat memberikan si Kecil nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya.

2. Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik

Menjaga tubuh tehidrasi dengan baik juga penting untuk dilakukan. Perlu Moms ketahui bahwa tubuh membutuhkan air untuk memproduksi ASI. Minum sekitar 8 gelas air atau cairan per hari cukup untuk membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

Namun, jika Moms terus merasa haus, Moms dapat meningkatkan jumlah cairan dalam tubuh. Selain itu, perhatikan juga tanda-tanda dehidrasi, seperti pusing, sakit kepala, atau mulut kering.

3. Memijat payudara

Memijat payudara secara perlahan dapat membantu meningkatkan aliran melalui saluran ASI. Di sisi lain, pijatan juga dapat memindahkan bagian ASI yang mengandung lebih banyak lemak bergerak menuju puting susu.

4. Meningkatkan kualitas tidur

Untuk menjaga kualitas ASI, Moms juga harus berisitirahat dengan cukup. Sebab, kelelahan dan stres dapat berdampak negatif pada suplai ASI. Perlu Moms ketahui bahwa ketika Moms beristirahat, tubuh dapat menggunakan energi ekstra untuk membuat ASI yang berkualitas.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai ASI encer. Jika Moms memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait dengan hal ini, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

American Pregnancy Association (2020). Diakses pada 27 Mei 2021. Breastfeeding Overview 

Exclusive Pumping (2020). Diakses pada 27 Mei 2021. Why Is My Breast Milk Watery?

Firstcry.com (2018). Diakses pada 27 Mei 2021. How to Increase Fat in Breast Milk – 8 Effective Tips 

La Leche League International. Diakses pada 27 Mei 2021. Foremilk and Hindmilk 

Very Well Family (2020). Diakses pada 27 Mei 2021. Naturally Increasing Your Breast Milk Supply 

    register-docotr