Info Sehat

Hidung Meler setelah Makan? Mungkin Ini Penyebabnya!

May 30, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Hidung ingusan atau meler setelah makan adalah hal yang umum terjadi. Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh makanan pedas. Tapi ada juga beberapa pemicu kondisi ini yang tidak ada kaitannya dengan jenis makanan, lho!

Istilah medis untuk hidung meler adalah rhinorrhea. Kondisi ini bisa disebabkan dengan atau tanpa alergen.

Baca juga: 7 Penyebab Hidung Gatal, Alergi hingga Kondisi Medis Tertentu!

Gejala hidung meler atau rhinorrhea

Tidak hanya hidung meler, berikut ini adalah beberapa hal yang terjadi setelah kamu makan yang berkaitan dengan rhinorrhea:

  • Sensasi hidung tersumbat 
  • Lendir yang berlebihan di belakang tenggorokan
  • Bersin
  • Batuk.

Penyebab hidung meler setelah makan

Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab hidung yang ingusan setelah makan:

Gustatory rhinitis

Ketika hidung kamu meler setelah makan tanpa ada gejala reaksi alergi yang timbul, biasanya kamu disebut mengalami gustatory rhinitis.

Gustatory rhinitis dialami oleh banyak orang ketika mereka makan makanan pedas atau panas. Saat kamu makan makanan ini, saraf yang disebut dengan trigeminal sensory terstimulasi, ini lah yang menyebabkan hidung kamu meler.

Kondisi ini sangat umum dialami oleh orang dewasa yang menjelang lansia. Gustatory rhinitis biasanya bertumpang tindih dengan senile rhinitis yang merupakan tipe rhinitis tanpa alergi lainnya. Kedua jenis rhinitis ini menimbulkan cairan yang sangat banyak di hidung.

Jika kamu memiliki penyakit ini, maka kamu harus menghindari jenis-jenis makanan yang dapat memicu kondisi ini. Beberapa obat dapat dikonsumsi untuk mengatasi gejala yang timbul, salah satunya adalah intranasal atropine.

Allergic rhinitis

Biasanya, gejala penyakit ini dapat dipicu oleh berbagai faktor dari lingkungan seperti tungau debu, serbuk sari atau bulu binatang. Beberapa orang juga ada yang mengalami kondisi ini karena beberapa jenis makanan.

Gejala yang dapat timbul antara lain:

  • Hidung meler
  • Gatal di mata, mulut, tenggorokan atau kulit
  • Mata kering
  • Mata berair
  • Bersin
  • Letih.

Baca juga: Moms Kenali Ciri-Ciri Anak Alergi Telur dan Cara Pencegahannya

Nonallergic rhinitis (NAR)

NAR adalah jenis utama hidung meler yang timbul karena makanan. Kondisi ini tidak disebabkan oleh respons imun, melainkan karena beberapa jenis iritan. Tidak banyak yang paham mengenai NAR, itu sebabnya sering terjadi salah diagnosis.

Biasanya NAR didiagnosis jika dokter tidak bisa menemukan alasan lain akan kondisi hidung meler setelah makan yang kamu alami. Beberapa pemicu dari kondisi ini antara lain:

  • Bau yang tajam
  • Jenis makanan tertentu
  • Perubahan cuaca
  • Asap rokok.

Alergi makanan

Alergi makanan biasanya tidak menyebabkan hidung meler, tapi kamu bisa mengalami hidung tersumbat dan gejala lain yang biasanya timbul dalam waktu 2 jam setelah kamu makan jenis makanan tertentu.

Gejala dari alergi makanan bervariasi dari ringan hingga berat dan dapat berupa:

  • Hidung tersumbat
  • Mengi, batuk atau sesak napas
  • Tenggorokan menyempit
  • Gatal-gatal
  • Mulut terasa gatal atau kesemutan
  • Wajah bengkak, termasuk bibir, lidah dan tenggorokan
  • Bengkak di tubuh
  • Pusing.

Pada kasus yang parah, alergi makanan dapat menyebabkan anaphylaxis yang merupakan jenis reaksi alergi yang membahayakan nyawa.

Beberapa jenis pemicu alergi makanan adalah:

  • Kerang dan ikan lain
  • Kacang
  • Telur
  • Susu
  • Gandum
  • Kedelai.

Vasomotor rhinitis

Dikenal juga dengan istilah idiopathic rhinitis, jenis hidung meler ini tidak disebabkan oleh alergen, melainkan lingkungan dan perubahan fisik tertentu yang membuat lapisan hidung menjadi bengkak.

Pemicu itu antara lain:

  • Bau tertentu seperti parfum, asap rokok hingga tinta
  • Perubahan cuaca, termasuk suhu, kelembapan dan tekanan udara
  • Perubahan hormon
  • Cahaya yang terlalu menyilaukan
  • Perubahan emosi
  • Makan makanan tertentu seperti alkohol atau makanan pedas

Selain hidung meler, vasomotor rhinitis juga dapat menimbulkan gejala sebagai berikut:

  • Hidung tersumbat
  • Bersin
  • Lendir di belakang tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Wajah terasa tertekan
  • Batuk.

Demikianlah berbagai jenis kondisi yang menyebabkan kamu mengalami hidung meler setelah makan. Selalu pahami kondisi tubuh kamu dan hindari makan yang menyebabkan alergi, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 29 Mei 2021. Why Does My Nose Run When I Eat? Causes, Treatment & More
  2. MedicalNewsToday, diakses 29 Mei 2021. Why does my nose run when I eat? Symptoms and treatment
    register-docotr