Kesehatan Anak

Moms, Ini 4 Jenis Penyakit Jantung Bawaan pada Anak yang Penting Diperhatikan

May 25, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Penyakit jantung bawaan bisa disebabkan karena adanya kelainan pada struktur jantung. Perlu Moms ketahui bahwa terdapat beberapa jenis penyakit jantung bawaan pada anak, apa saja? Simak selengkapnya di sini.

Jantung memiliki peranan yang penting bagi tubuh, yakni mengalirkan darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh. Ketika adanya kelainan pada struktur jantung, ini dapat menyebabkan jantung tidak berfungsi dengan semestinya.

Baca juga: Moms Kenali Ciri-Ciri Anak Alergi Telur dan Cara Pencegahannya

Jenis penyakit jantung bawaan pada anak

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit jantung bawaan pada anak yang penting diketahui.

1. Atrial septal defect (ASD)

ASD adalah penyakit jantung bawaan pada anak yang ditandai dengan adanya lubang di dinding (septum di antara dua ruang atas jantung (atrium).

Kelainan ini dapat menyebabkan darah yang kaya akan kandungan oksigen bocor pada darah yang memiliki oksigen rendah di jantung.

Setiap anak lahir dengan celah di antara bilik jantung bagian atas yang memungkinkan darah keluar dari paru-paru sebelum lahir. Setelah lahir, lubang tidak lagi diperlukan dan biasanya menutup atau menjadi sangat kecil dalam beberapa minggu atau bulan setelah lahir.

Terkadang celah lebih besar dari biasanya dan tidak menutup setelah lahir. Pada kebanyakan anak, penyebabnya tidak diketahui. Beberapa anak dapat mengalami kelainan jantung lainnya bersamaan dengan ASD.

Gejala tidak selalu ditimbulkan pada bayi yang terlahir dengan kondisi ini. Namun, gejala dapat timbul pada saat dewasa. Gejalanya dapat meliputi:

  • Sesak napas, terutama setelah berolahraga
  • Kelelahan
  • Pembengkakan pada kaki atau perut
  • Jantung berdebar-debar
  • Murmur pada jantung, atau adanya suara berdesing yang bisa terdengar melalui stetoskop.

2. Penyakit jantung bawaan sianotik

Penyakit jantung bawaan pada anak yang satu ini menyebabkan warna kebiruan pada kulit (sianosis) pada bayi yang baru lahir. Kondisi ini dapat menyebabkan kadar oksigen dalam darah yang rendah.

Dikutip dari laman Healthline, beberapa kelainan sejak lahir dapat menyebabkan penyakit jantung jenis ini, seperti masalah pada katup jantung, gangguan pada aorta, hingga kelainan pada pembuluh darah besar yang menuju ke atau dari jantung.

Penyakit jantung bawaan sianotik terdiri dari beberapa jenis dan gejalanya bergantung dari jenis-jensinya. Akan tetapi gejala umum dapat meliputi warna kebiruan pada kulit (seringkali terjadi pada bibir, jari kaki atau tangan), serta kesulitan bernapas.

Baca juga: Bayi Radang Tenggorokan? Jangan Panik Dulu, Ini Tips Menanganinya!

3. Stenosis aorta, salah satu penyakit jantung bawaan pada anak

Stenosis aorta adalah penyakit jantung bawaan pada anak yang terjadi ketika katup aorta terlalu kecil, sempit, atau kaku. Aorta sendiri adalah pembuluh darah besar yang berfungsi untuk memasok darah ke seluruh tubuh.

Pada anak-anak stenosis aorta dapat terjadi ketika bagian tertentu dari jantung bayi tidak berkembang sebagai mana mestinya ketika bayi berada dalam kandungan. Penyebab pasti dari hal ini masih belum diketahui.

Pada kebanyakan kasus stenosis aorta tidak menimbulkan gejala. Namun, kondisi serius dari stenosis aorta dapat menimbukan gejala tertentu, seperti:

  • Gagal jantung
  • Pertambahan berat badan yang sulit dilakukan
  • Gangguan pada makan
  • Masalah pernapasan.

4. Koartasio aorta

Koartasio aorta adalah suatu kondisi di mana terjadi penyempitan aorta, sehingga ini membuat jantung memompa lebih keras untuk memindahkan darah melalui aorta. Pada dasarnya, penyakit jantung bawaan ini bisa memengaruhi bagian manapun dari aorta.

Akan tetapi, seringkali kerusakan terjadi di dekat pembuluh darah yang dikenal sebagai ductus arteriosus. Penyebab pasti dari koartasio aorta belum diketahui. Sebab, umumnya kondisi ini terjadi sejak lahir (bawaan).

Pada kasus yang jarang terjadi, koartasio aorta dapat berkembang di kemudian hari. Adapun beberapa kondisi yang bisa menyebabkan penyempitan aorta yakni trauma atau cedera, pengerasan pada arteri, atau peradangan pada arteri.

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, bayi yang mengalami koartasio aorta yang berlangsung serius dapat mulai mengalami gejala segera setelah hari. Gejalanya dapat termasuk:

  • Kulit pucat
  • Kesulitan bernapas
  • kesulitan menyusu
  • Sangat berkeringat.

Itulah beberapa informasi mengenai penyakit jantung bawaan pada anak. Jika kamu memiliki pertanyaan lain terkait dengan kondisi ini, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter, ya.

Konsultasikan masalah kesehatan kamu dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

American Heart Association. Diakses pada 21 Mei 2021. Atrial Septal Defect (ASD) 

Kids Health (2017). Diakses pada 21 Mei 2021. Aortic Stenosis 

Kids Health (2018). Diakses pada 21 Mei 2021. Congenital Heart Defects 

Mayo Clinic (2018). Diakses pada 21 Mei 2021. Congenital heart defects in children 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 21 Mei 2021. Coarctation of the aorta 

    register-docotr