Kesehatan Anak

Penting Moms, Catat Obat Diare untuk Bayi Usia 0-6 Bulan Ini

December 12, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Raja Friska Yulanda
no-image

Kesehatan si Kecil adalah hal yang penting bagi setiap ibu. Tak heran jika Moms akan kelimpungan saat ia terkena diare dan buang air besar terlalu sering. Tenang Moms, coba kenali apa itu diare, dan catat beberapa obat diare untuk bayi 0-6 bulan berikut.

Diare pada bayi

Bayi yang baru lahir hingga berusia 6 bulan, umumnya belum mengonsumsi apapun selain air susu ibu (ASI), atau susu formula. Jadi biasanya tekstur tinjanya kemungkinan besar masih berbentuk cairan.

Akan tetapi apabila tinjanya terlalu encer dan buang air besar terjadi dalam frekuensi terlalu sering, bisa jadi ia mengalami gejala penyakit diare.

Diare sendiri adalah cara tubuh membersihkan diri dari kuman. Ini umum berlangsung selama beberapa hari hingga seminggu.

Adapun diare akut pada anak didefinisikan sebagai buang air besar atau kotoran berair setidaknya tiga kali dalam waktu 24 jam.

Baca juga: Moms, Ternyata Ini Lho 4 Penyebab Diare pada Bayi

Obat diare untuk bayi usia 0-6 bulan

Menurut studi yang diterbitkan di Ncbi, 90 persen kasus diare pada anak dapat diatasi secara efektif dengan pemberian larutan rehidrasi oral (oralit).

WHO menyarankan, agar oralit yang diberikan mengandung natrium klorida 3,5 gram, 85 mm kalium klorida 1,5 gram, natrium bikarbonat 2,5 gram, atau trisodium sitrat, dihidrat 2,9 gram dan glukosa 20 gram.

Semua komponen tersebut kemudian dilarutkan dalam 1 liter air, baru kemudian diberikan pada si Kecil.

Selain pemberian oralit, dilansir dari Webmd, berikut adalah beberapa jenis obat yang bisa diberikan pada si Kecil saat ia mengalami diare.

Obat diare pada bayi akibat infeksi virus

Virus rotavirus adalah penyebab paling umum dari diare pada anak. Selain ditandai dengan tinja yang encer, gejalanya juga sering kali meliputi muntah, sakit perut, pusing, dan demam.

Saat merawat diare pada bayi akibat virus, penting untuk mencegah terjadinya kehilangan cairan. Jadi Moms tidak boleh hanya memberikan air, karena itu tidak memiliki cukup natrium, kalium, dan nutrisi lain untuk menghidrasi kembali anak-anak yang masih sangat kecil dengan aman.

Selalu berikan ASI tambahan atau oralit untuk memasukkan cairan ke dalam tubuh anak yang sedang muntah dan perlu rehidrasi secara perlahan.

Obat diare untuk bayi usia 0-6 bulan akibat serangan bakteri

Bakteri seperti shigellosis juga bisa menjadi penyebab terjadinya diare berdarah pada anak-anak. Untuk mengatasinya, Moms harus segera memeriksakan si Kecil kepada dokter.

Ini karena penelitian telah menunjukkan bahwa semua kasus diare berdarah pada anak di bawah usia 5 tahun harus ditangani dengan antibiotik khusus. Beberapa pilihan obat diare akibat shigellosis adalah asam nalidixic, ampisilin, atau kotrimoksazol.

Obat untuk diare akut pada anak

Penggunaan antibiotik untuk mengatasi diare akut, hanya disarankan untuk pengobatan kasus kolera berat sebagai tambahan terapi rehidrasi.

Ini pun hanya dapat diberlakukan jika anak berusia lebih dari dua tahun menderita diare akut berair dengan dehidrasi berat di daerah endemis. Obat pilihan untuk pengobatan tersebut adalah tetrasiklin, doksisiklin, norfloksasin, dan ciprofloxacin.

Baca juga: 4 Fakta Penting Menyusui bagi Moms dengan Implan Payudara

Perawatan lainnya

Dokter biasanya tidak merekomendasikan obat antidiare yang dijual bebas untuk anak-anak. Tetapi bayi penderita diare yang mengalami dehidrasi parah perlu segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan cairan melalui infus di pembuluh darahnya.

Sebagai langkah pelengkap, jika bayi sudah mulai makan, dokter juga mungkin menyarankan agar si Kecil untuk menghindari makanan apa pun yang dapat memperburuk keadaan.

Misalnya makanan berminyak, makanan yang tinggi serat, keju, permen, kue, biskuit, dan soda.

Diare yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri sangat menular. Cuci tangan Moms dengan air hangat dan sabun setiap kali mengganti popok bayi untuk mencegah penyebaran infeksi. Jaga kebersihan dan desinfeksi area penggantian popok.

Konsultasikan masalah kesehatan Moms dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Therapeutic methods for diarrhea in children, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4723546/ diakses pada 1 Desember 2020

Diarrhea in Babies, https://www.webmd.com/parenting/baby/baby-diarrhea-causes-treatment diakses pada 1 Desember 2020

What’s Giving Your Baby Diarrhea? Common Causes and What You Can Do, https://www.healthline.com/health/baby/baby-diarrhea#treatment diakses pada 1 Desember 2020

Diarrhea in Children: Causes and Treatments, https://www.webmd.com/children/guide/diarrhea-treatment#1 diakses pada 1 Desember 2020

 

    Berita Terkait
    register-docotr