Kesehatan Anak

Moms, Ini 8 Tips Merawat dan Memotong Kuku Anak

October 23, 2020 | Fitri Chaeroni | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Kuku bayi dan anak-anak butuh perhatian lebih karena mereka belum bisa merawatnya sendiri. Tanpa perhatian orang tua kuku bisa saja menimbulkan masalah serius, lho.

Misalnya saat kuku terlalu panjang, bisa saja bayi melukai dirinya sendiri tanpa sadar. Atau jika tidak dijaga kebersihannya dengan baik, bisa saja tumbuh jamur kuku.

Nah, bagaimana sih cara merawat kuku bayi dan anak-anak agar tetap bersih dan sehat? Berikut beberapa tips yang bisa Moms lakukan.

Tips membersihkan dan memotong kuku pada bayi dan anak

Kegiatan memotong kuku memang bisa jadi hal yang sangat mendebarkan bagi orang tua. Sebab anak kecil dan bayi kerap susah dikontrol.

Namun kuku tetap harus dipotong dan jangan dibiarkan panjang. Sebab kuku panjang bisa melukai anak dan juga jadi tempat kotoran terselip di bawahnya.

Berikut beberapa tips yang bisa Moms lakukan saat akan memotong kuku:

1. Pilih pemotong kuku khusus bayi dan anak

Untuk memudahkan proses memotong kuku, Moms bisa pilih jenis gunting kuku khusus bayi dan anak yang  membulat dan tumpul.

Hindari gunting dengan ujung tajam sampai anak Moms cukup besar untuk bisa duduk diam selama proses potong kuku.

Ada baiknya jangan berbagi gunting kuku dengan anggota keluarga lain. Tapi kalau tidak bisa, pastikan Moms mensterilkannya dulu sebelum digunakan.

2. Lakukan saat kuku “lunak”

Saat terbaik untuk memotong kuku adalah setelah anak-anak mandi. Sebab pada momen tersebut kuku lebih lunak dan mudah dipotong.

Moms bisa menjadwalkan memotong kuku anak setelah mereka mandi. Atau kalau tidak, Moms bisa juga mengajak anak merendam tangan mereka di air hangat.

Air hangat ini bisa membantu melunakkan kuku pada bayi dan anak. Tapi jangan coba-coba untuk potong kuku anak di dalam air ya Moms.

Baca Juga : Apakah Berbahaya Memiliki Hobi Gigit Kuku? Ini Jawabannya

3. Jangan terlalu memaksa

Jika masih bayi, mungkin mereka tidak akan melakukan perlawanan. Beda halnya dengan anak yang usianya sudah lebih besar.

Nah saat anak melakukan gelagat ketakutan, Moms bisa mundur dulu dan jauhkan gunting kuku. Moms bisa pura-pura potong kuku sendiri atau anggota keluarga lain yang ada.

4. Jangan lupa perhatikan bagian bawah kuku

Saat membersihkan kuku anak dan bayi, jangan lewatkan bagian bawah kuku yang panjang ya Moms. Biasanya ini adalah lokasi menumpuknya kotoran.

Moms bisa membersihkannya dengan tusuk gigi kayu bulat atau sikat lembut dengan hati-hati. Untuk mencegah penumpukan kotoran, Moms bisa membersihkan kuku anak dan bayi tiap malam sebelum tidur.

Baca Juga : 6 Tips Menjaga Kesehatan Kuku Agar Kuat dan Tidak Mudah Patah

5. Tidak perlu lakukan semua sekaligus

Tidak ada aturan yang menyebut bahwa Moms harus memotong dan membersihkan 10 kuku sekaligus. Jadi kalau anak atau bayi tiba-tiba rewel, berhenti saja dulu.

Tidak perlu memaksakan pada anak, Moms bisa melanjutkan memotong kuku mereka nanti atau besok lagi.

6. Jangan lupa merawat kutikula

Kutikula adalah lapisan kulit tipis yang ada di pangkal kuku. Keberadaan kutikula ini bukan tanpa fungsi lho Moms.

Kutikula berfungsi sebagai lapisan pelindung ekstra untuk mencegah kuman masuk ke bantalan kuku. Anak-anak mungkin suka mencongkel atau menggigit kutikula mereka, dan ini bisa menyebabkan infeksi.

Kutikula juga bisa mengering atau pecah-pecah, yang bisa menyebabkan luka dan memungkinkan bakteri masuk ke bawah kulit.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kutikula tetap lembab dan sehat dengan memijatkan krim tangan hipoalergenik kental dan bebas pewangi ke kuku dan kutikula setiap hari atau beberapa kali seminggu.

Baca Juga : Jangan Dianggap Sepele, Begini Cara Mengobati Kuku Kaki Cantengan

7. Bagaimana kalau ada kuku yang tumbuh ke dalam?

Ingrown nails atau kuku tumbuh ke dalam adalah kondisi di mana sisi kuku mulai tumbuh ke dalam kulit. Kuku yang tumbuh ke dalam bisa sangat menyakitkan, atau lebih buruk serta menyebabkan infeksi serius.

Jika anak mengeluhkan nyeri di tepi kuku pada kulit, lalu ada kemerahan, bengkak, atau nanah, penting untuk memeriksakannya ke dokter anak. Terkadang infeksi bisa cukup parah sehingga membutuhkan antibiotik.

8. Gaya potongan kuku seperti apa yang terbaik?

Nah mungkin Moms masih ada yang bingung harus memotong kuku seperti apa agar aman bagi bayi dan anak.

Untuk jari tangan, kuku anak harus dipotong lurus atau agak membulat di bagian tepinya. Sementara untuk kuku kaki harus selalu dipotong lurus.

Jangan lupa untuk merapikan tepi yang bergerigi atau tajam dengan kikir kuku setelah memotong dengan gunting kuku ya Moms.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

What to Expect. Diakses pada 20 Oktober 2020. Taking Care of Toddler Nails

Children Hospital LA. Diakses pada 20 Oktober 2020. Nail Health Tips for You and Your Child

    register-docotr