Kesehatan Anak

Anak Sering Duduk Posisi W? Pahami Efek Jangka Panjangnya Berikut Ini!

March 30, 2021 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Banyak kebiasaan-kebiasaan anak yang akan berpengaruh terhadap kehidupannya saat sudah besar, bahkan dalam sikap duduk. Salah satu yang mungkin perlu diperhatikan oleh orang tua adalah duduk dengan posisi W.

Baca juga: Daftar Ciri-ciri dan Perkembangan Kognitif Anak saat Usia Emas 1-5 Tahun

Seperti apa duduk posisi W itu?

Posisi duduk ini merupakan posisi normal yang biasanya dipakai anak ketika duduk di lantai. Pada saat itu lutut mereka akan tertekuk ke luar sementara pergelangan kaki dan telapak kaki berada di kiri dan kanan sehingga membentuk huruf W.

Sekilas bagi yang melihatnya mungkin terkesan tidak nyaman, tapi anak-anak memiliki rotasi panggul internal dan gerakan yang lebih luwes daripada orang dewasa. Sehingga posisi ini tidak akan menimbulkan rasa sakit bagi mereka.

Biasanya anak-anak memilih duduk dalam posisi ini karena topangan yang mereka dapatkan saat bermain ataupun melakukan aktivitas jauh lebih banyak ketimbang posisi lain. Di posisi ini mereka tidak membutuhkan banyak otot inti sebagaimana saat mereka duduk tegak lurus.

Apakah posisi W normal?

Posisi duduk W Foto: Healthline

Kamu tidak perlu terlalu khawatir jika si Kecil tidak terlalu sering duduk dalam posisi W. Menurut International Hip Dysplasia Institute, kebiasaan duduk ini biasanya akan terlihat saat anak berusia 3 tahun, lalu akan berkurang dan hilang seiring usia anak bertambah.

Jika si Kecil memang tidak terlalu sering duduk dalam posisi ini, bisa jadi kebiasaan duduk W merupakan posisi ternyaman mereka saat bermain.

Beberapa efek khusus

Meskipun demikian, posisi duduk W kerap menghadirkan kekhawatiran. Bahkan, laman kesehatan Healthline menyebut banyak therapist yang menaruh perhatian khusus terhadap kebiasaan duduk ini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan terhadap posisi ini. Karena bisa saja posisi W menghadirkan kondisi sebagai berikut:

Memperparah hip dysplasia

Jika anak pernah didiagnosis mengalami masalah panggul baik itu bawaan atau terjadi saat mereka tumbuh, maka posisi duduk W ini tidak disarankan.

Karena, seperti salah satu masalah panggul hip dysplasia, posisi duduk dengan kaki seperti huruf W ini dapat meningkatkan dislokasi panggul anak. 

Jika memiliki masalah sendi, maka duduk dalam posisi W akan memutar panggul secara internal ke titik di mana panggul bisa lepas dari sendinya.

Untuk itu, kamu harus perhatikan tanda-tanda nyeri panggul, bahkan jika si Kecil belum didiagnosis mengalami masalah ini. Supaya perkembangannya tidak terganggu hanya karena masalah duduk yang tidak tepat.

Baca Juga: Jangan Anggap Remeh, Posisi Duduk yang Salah Bisa Merusak Postur Tubuh!

Menyebabkan masalah ortopedi

Duduk dalam posisi W yang terlalu sering bisa menyebabkan otot kaki dan panggul mengencang. Dalam kondisi ini, gerak anak akan menjadi tidak normal sehingga memengaruhi perkembangan koordinasi dan keseimbangan mereka.

Beberapa otot yang bisa terpengaruh oleh kebiasaan duduk ini adalah hamstring, aduktor panggul dan tendon achilles.

Membatasi kemampuan gerakan anak

Duduk dalam posisi W membuat anak menjadi malas bergerak. Akibatnya mereka cenderung mengandalkan raihan tangan saja untuk menggapai benda di kanan dan kiri mereka saat sedang duduk di posisi ini.

Kebiasaan ini tidak baik, karena anak jadi membatasi kemampuan gerak batang tubuh dan tidak mau menjangkau benda jauh dengan banyak bergerak.

Melemahkan tubuh dan kaki

Duduk dalam posisi W bisa jadi salah disebabkan kaki atau tubuh anak tidak cukup menopang mereka saat sedang bermain. 

Dengan duduk di posisi W, pusat gravitasi mereka akan menjadi lebih rendah dan topangan untuk bergerak lebar menjadi lebih banyak. Akan tetapi, kondisi ini justru tidak melatih kaki dan tubuh mereka untuk bergerak dengan seimbang.

Melemahkan punggung

Pola yang terbentuk karena duduk di posisi W ini akan membuat bagian atas tubuh si Kecil memiliki kondisi yang paten. Padahal, sangat penting untuk tubuh bagian atas ini mendapat banyak gerak dan tekanan dalam tumbuh kembang mereka.

Dengan tidak adanya tekanan yang cukup, maka lama kelamaan punggung si Kecil pun akan menjadi lemah.

Demikianlah berbagai efek yang bisa ditimbulkan kebiasaan duduk dengan posisi W pada anak. Selalu perhatikan proses tumbuh kembang si Kecil, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healthline, diakses 29 maret 2021. W-Sitting: Is It Really a Problem?
  2. Firstcry Parenting, diakses 29 Maret 2021. W-Sitting Position in Babies & Toddlers – Effects & Alternatives
  3. International Hip Dysplasia Institute, diakses 29 Maret 2021. W-Sitting and Hip Development
    register-docotr