Info Sehat

Alami Bintik Merah di Kulit Tanpa Demam? Ini 4 Faktor Penyebabnya

March 30, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Bintik merah di badan dapat muncul disertai atau tanpa disertai dengan demam. Bintik merah yang muncul tanpa demam bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Lantas apa saja penyebab bintik merah di badan tanpa demam? Bagaimana cara mengatasinya?

Baca juga: Bintik Merah pada Kulit, Yuk, Kenali Jenis dan Penyebabnya

Penyebab bintik merah di badan tanpa demam

Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan bintik merah tanpa disertai dengan demam. Pengobatannya pun bergantung dari kondisi yang mendasarinya. Berikut ini adalah beberapa penyebab bintik merah di badan tanpa disertai dengan demam yang perlu kamu ketahui.

1. Biang keringat

Penyebab bintik merah di badan tanpa demam yang pertama adalah biang keringat. Biang keringat (miliaria) terjadi ketika beberapa saluran keringat mengalami penyumbatan, yang mana menyebabkan keringat terjebak di bawah kulit, sehingga menimbulkan peradangan atau ruam.

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan saluran keringat tersumbat di antaranya adalah cuaca yang panas dan lembap hingga aktivitas fisik yang berlebihan. Biang keringat bukan hanya terjadi pada bayi saja, melainkan kondisi ini juga dapat dialami oleh orang dewasa.

Gejala umum dari biang keringat meliputi:

  • Benjolan atau bintik merah di kulit
  • Rasa gatal atau sensasi tajam atau perih pada ruam

Pada orang dewasa, biang keringat biasanya terjadi pada lipatan kulit. Sedangkan, pada bayi bintik merah atau ruam biasanya terjadi di leher, bahu, dan dada. Kondisi ini juga dapat muncul di ketiak atau lipatan siku.

Cara mengatasinya

Mencegah panas berlebih adalah cara yang perlu dilakukan untuk menangani biang keringat yang berlangsung ringan. Sebab, setelah kulit menjadi tidak terlalu panas, biang keringat cenderung menghilang dengan cepat.

Namun, jika biang keringat berlangsung lebih parah, obat topikal yang dioleskan ke kulit dapat membantu meredakan gejala yang ditimbulkan.

Terdapat beberapa pengobatan rumahan untuk kondisi ini, seperti:

  • Pada cuaca panas, sebaiknya kenakanlah pakaian longgar
  • Mandi atau berendam untuk menjaga kulit tetap dingin
  • Kompres dingin untuk meredakan rasa gatal dan iritasi pada kulit

Baca juga: Biang Keringat Bikin Bayi Rewel? Begini Lho Cara Mengatasinya

2. Dermatitis kontak

Bintik merah atau ruam di badan tanpa disertai dengan demam juga dapat disebabkan oleh dermatitis kontak.

Dermatitis kontak sendiri adalah kondisi yang ditandai dengan ruam merah terasa gatal yang disebabkan oleh kontak langsung dengan suatu zat tertentu.

Perlu kamu tahu bahwa ada beberapa zat yang dapat menyebabkan reaksi tersebut, ini termasuk sabun, kosmetik, parfum, atau bahkan perhiasan.

Adapun beberapa gejala dari dermatitis kontak yakni bintik atau ruam merah pada area yang terkena, rasa gatal, kulit kering atau bersisik, serta timbulnya benjolan yang terkadang disertai dengan keluarnya suatu cairan.

Cara mengatasinya

Untuk meredakan rasa gatal dan peradangan ada beberapa cara yang bisa dilakukan, ini termasuk:

  • Menghindari iritan atau alergen
  • Mengompres area yang terkena dengan kompres dingin
  • Hindari menggaruk area yang terkena

Apabila pengobatan rumahan tidak dapat meredakan gejala, dokter mungkin saja akan meresepkan obat tertentu, seperti:

  • Krim atau salep steroid yang dapat membantu meredakan ruam
  • Dalam kasus yang lebih serius, dokter mungkin akan meresepkan kortikosteroid oral untuk mengurangi peradangan

3. Scabies (kudis)

Scabies atau kudis adalah suatu kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh tungau kecil yang dikenal sebagai Sarcoptes scabiei. Kondisi ini dapat menular dan menyebar dengan cepat melalui kontak dekat.

Rasa gatal yang dapat bertambah parah di malam hari, ruam yang menimbulkan benjolan kecil, serta kerak tebal pada kulit merupakan beberapa gejala dari scabies.

Cara mengatasi

Perawatan untuk kondisi ini dapat meliputi obat-obatan tertentu, seperti krim atau losion yang diresepkan oleh dokter.

Adapun beberapa obat yang biasa diresepkan untuk menangani kondisi ini dapat termasuk krim permethrin tersedia dalam bentuk krim atau losion.

4. Gigitan serangga

Serangga seperti lebah, semut, kutu, nyamuk, atau bahkan tawon juga dapat menyebabkan bintik merah di badan tanpa disertai dengan demam. Bergantung pada jenis serangga, gejala yang ditimbulkan dapat berbeda.

Akan tetapi, dikutip dari Medical News Today, gejalanya seringkali meliputi timbulnya kemerahan atau ruam pada kulit, rasa gatal dan nyeri, serta pembengkakan.

Cara mengatasi

Apabila reaksi yang ditimbulkan berlangsung ringan, kebanyakan gigitan serangga dapat diobati di rumah. Cara pertama untuk menangani gigitan atau sengatan serangga adalah dengan menghilangkan sengatan jika terdapat pada kulit dan membilas area yang terkena.

Untuk mengurangi pembengkakan, kamu juga dapat mengaplikasikan kompres es. Krim antigatal, obat pereda nyeri, dan antihistamin juga dapat membantu meredakan gejala yang ditimbulkan. Gigitan serangga yang berbahaya memerlukan bantuan medis dengan segera.

Demikianlah beberapa informasi mengenai bintik merah di badan tanpa demam. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar kondisi ini jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

American Academy of Dermatology. Diakses pada 24 Maret 2021. SCABIES: SIGNS AND SYMPTOMS

Healthline (2018). Diakses pada 24 Maret 2021. Rash

Healthline (2020). Diakses pada 24 Maret 2021. Bug Bites and Stings 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 24 Maret 2021. Heat rash

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 24 Maret 2021. Contact dermatitis

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 24 Maret 2021. Scabies

Medical News Today (2018). Diakses pada 24 Maret 2021. What is causing my rash?

MedicineNet (2021). Diakses pada 24 Maret 2021. Heat Rash: Pictures, Symptoms, and Treatment 

    register-docotr