Kesehatan Anak

6 Makanan untuk Mempercepat Pemulihan Luka Sunat pada Anak

March 20, 2021 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Proses pemulihan setelah sunat diharapkan berlangsung lebih cepat dan penting untuk selalu mengikuti instruksi dari dokter.

Namun di samping itu, ternyata adalah beberapa makanan dengan kandungan nutrisi berlimpah yang dapat membantu mempercepat proses pemulihan luka sunat, lho Moms, apa saja?

Baca juga: Catat Ya, Moms! Ini 4 Pertolongan Pertama saat Anak Muntah Terus

Apa saja makanan yang dapat membantu mempercepat luka sunat?

Perlu Moms ketahui bahwa makanan tertentu, seperti buah-buahan, sayuran dan sumber protein dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat proses pemulihan.

Nah, berikut ini adalah daftar makanan yang bisa membantu mempercepat pemulihan luka sunat.

1. Sayuran

Sayuran memang memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Di samping itu, sayuran juga dapat membantu dalam proses pemulihan luka.

Sayuran berdaun hijau, seperti kale atau bayam memiliki kandungan nutrisi yang berlimpah, yang mana dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan, serta mempercepat proses penyembuhan luka.

Sayuran hijau kaya akan kandungan vitamin C, mangan, magnesium, folat, dan provitamin A yang mana semuanya dibutuhkan untuk fungsi kekebalan serta kesehatan tubuh. Perlu diketahui bahwa vitamin C sangat penting untuk proses penyembuhan luka, lho Moms.

2. Telur

Setelah proses sunat, tubuh membutuhkan protein yang mencukupi sebagai proses untuk mempercepat penyembuhan luka.

Telur bukan hanya merupakan sumber protein yang mudah diserap, melainkan juga nutrisi yang membantu meningkatkan kekebalan serta mempercepat proses penyembuhan luka.

Telur utuh mengandung vitamin A dan B12, zinc, hingga zat besi yang penting bagi tubuh.

Baca juga: 7 Manfaat Kuning Telur bagi Kesehatan: Meningkatkan Imunitas Tubuh hingga Jantung Sehat

3. Buah beri

Buah ini kaya akan kandungan nutrisi dan senyawa tanaman yang dapat membantu mempercepat proses pemulihan luka, termasuk luka sunat.

Selain itu, buah beri merupakan sumber vitamin C yang baik, yang mana vitamin C berperan dalam proses penyembuhan luka dan merangsang produksi kolagen, yakni protein yang paling melimpah dalam tubuh.

Tak ketinggalan, buah beri juga mengandung antioksidan seperti antosianin yang merupakan pigmen tumbuhan yang memberi warna cerah pada buah. Sebagai tambahan, ini juga memiliki efek antiinflamasi, antivirus, serta penunjang kekebalan.

4. Kacang dan biji-bijian

Kacang-kacangan dan biji-bijian layaknya almond, pecan, walnut, dan biji rami merupakan pilihan yang baik untuk menambah energi pada tubuh selama proses pemulihan. Makanan ini menyediakan protein nabati, lemak sehat, vitamin serta mineral yang membantu dalam proses penyembuhan.

Sebagai contoh, kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber yang baik dari zinc, vitamin E, mangan, dan magnesium.

Penting untuk diketahui bahwa vitamin E bertindak sebagai antioksidan yang membantu melindungi dari kerusakan sel. Selain itu, vitamin E juga penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Beberapa studi mencatat bahwa kadar vitamin E yang baik dalam tubuh dapat meningkatkan fungsi pelindung sel kekebalan, seperti natural killer cells (NK cells) yang membantu melawan infeksi dan penyakit.

5. Daging tertentu

Dikutip dari Healthline, asam amino tertentu yang merupakan bahan penyusun protein memiliki peranan yang penting pada proses penyembuhan luka dan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Daging unggas, seperti daging ayam mengandung glutamin dan arginin, yakni dua asam amino yang membantu pemulihan dan penyembuhan.

Glutamin memberikan perlindungan seluler ketika sakit atau cedera. Sementara itu, arginin membantu produksi kolagen dan berperan dalam proses penyembuhan luka.

6. Ubi jalar

Selanjutnya, makanan yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka sunat adalah ubi jalar. Mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat sehat, seperti ubi penting dalam proses pemulihan.

Karbohidrat tidak hanya menyediakan energi yang dibutuhkan oleh sel untuk proses penyembuhan saja, tetapi juga enzim seperti heksokinase dan sitrat sintase yang membantu proses pemulihan luka.

Penting untuk dicatat bahwa kurangnya asupan karbohidrat dalam tubuh dapat mengganggu proses penyembuhan luka dan memperlambat pemulihan.

Nah, ubi jalar merupakan sumber karbohidrat sehat yang memiliki kandungan vitamin, mineral, termasuk vitamin C, karotenoid, serta mangan yang membantu mengoptimalkan respons sistem kekebalan, sehingga mempercepat proses pemulihan.

Itulah beberapa informasi mengenai makanan yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka sunat.

Moms, selain mengonsumsi makanan bergizi, untuk mempercepat proses pemulihan penting bagi si Kecil untuk beristirahat dengan cukup dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Nano Medic Care (2020). Diakses pada 19 Maret 2021. 5 Types Of Food To Avoid After Circumcision 

Healthline (2020). Diakses pada 19 Maret 2021. 10 of the Best Foods to Help You Heal

NIH (2019). Diakses pada 19 Maret 2021. Regulatory role of vitamin E in the immune system and inflammation 

    register-docotr