Info Parenting

Moms, Pendidikan Anak Usia Dini Itu Penting, Ini Alasannya!

July 18, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pembentukan karakter dan mental seorang anak dapat dipengaruhi oleh banyak hal, terutama dari pendidikan yang diberikan oleh orang tuanya. Pendidikan anak usia dini membantu pengembangan sosial, emosional, kognitif, serta fisik untuk kesuksesan sang anak di masa depan.

Pendidikan anak sejak dini bukan hanya sekadar persiapan untuk sekolah dasar. Ini dapat memberikan anak fondasi yang kuat dan luas untuk pembelajaran seumur hidupnya.

Ini merupakan waktu yang penting bagi anak karena pada saat itulah mereka belajar berinteraksi dengan orang lain untuk pertama kalinya.

Mengapa pendidikan anak usia dini penting?

Moms, tahukah kamu bahwa sering terjadi mispersepsi tentang pendidikan anak usia dini di masyarakat? Banyak yang mengatakan bahwa ini merupakan pendidikan yang hanya mempelajari keterampilan dasar. Namun, anggapan ini adalah salah.

Pendidikan yang diberikan pada anak sejak dini ternyata memiliki peranan yang penting bagi seorang anak lho, Moms!

Ini adalah waktu emas di mana anak dapat mempelajari keterampilan sosial dan emosional yang kritis terhadap teman sebaya, orang tua, serta guru, dan ini menjadi dasar yang penting bagi seorang anak.

Dilansir dari Parenting, berikut adalah pentingnya pendidikan anak usia dini yang perlu Moms ketahui.

Baca juga: Ketahui Pola Asuh Anak yang Tepat agar Tumbuh Kembang Maksimal di Usianya

1. Mengembangkan bakat sosial

Manusia merupakan makhluk sosial dan konsep utama sosialisasi terbentuk pada anak usia dini. Di lingkungan yang jauh dari keluarga, seperti sekolah, anak-anak bertemu dengan orang lain, misalnya teman sebaya. Di tempat ini, mereka melakukan sosialisasi dan persahabatan dengan teman mereka.

Ini membantu membangun kepercayaan diri seorang anak dengan menghilangkan sifat pemalu yang mereka miliki.

2. Meningkatkan kerja sama

Selama fase ini, anak-anak belajar untuk berbagi, bekerja sama, menunggu giliran, dan sebagainya. Ini merupakan bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Ini sangat bermanfaat bagi anak tunggal yang tidak terbiasa untuk berbagi sesuatu.

Dalam lingkungan prasekolah, anak akan belajar bekerja sama dengan dibimbing oleh tenaga professional.

3. Pendidikan anak usia dini untuk pengembangan holistik

Sebagai manusia, sangat penting untuk memiliki landasan yang kuat untuk setiap aspek kepribadian, seperti emosional, sosial, mental, dan fisik.

Para guru yang menangani anak-anak kecil dilatih untuk mengidentifikasi aspek-aspek yeng lebih lemah dari seorang anak. Tiap anak didorong untuk meningkatkan aspek tersebut melalui berbagai pembelajaran. Interaksi dengan teman sebaya sangat penting dalam hal ini.

4. Membuat anak lebih menghormati orang lain

Lingkungan prasekolah membantu anak-anak belajar untuk menghormati orang lain. Tak hanya itu saja, mereka juga belajar memahami bahwa konsep penghormatan tidak hanya terjadi pada orang saja, melainkan juga lingkungan sekitar.

5. Meningkatkan kemampuan bekerja dalam sebuah tim

Kemampuan kerja sama tim seseorang didasarkan pada penghormatan mereka terhadap pendapat orang lain, keterampilan mendengarkan, serta mentalitas terhadap kesetaraan. Semua kemampuan ini harus diajarkan pada usia muda.

Banyak kegiatan prasekolah difokuskan pada kerja sama tim dan ini membantu anak meningkatkan sikap mereka dalam bekerja bersama sebuah tim.

6. Meningkatkan konsentrasi

Keterlibatan untuk mengerjakan tugas dan berbagai kegiatan menuntut seorang anak untuk memiliki tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Kejadian berulang dari berbagai kegiatan ini membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi.

7. Menerapkan sifat penyabar pada anak

Terkadang seorang anak menjadi tidak sabar untuk mendapatkan suatu hal. Sedangkan dalam kehidupan kelak ketika dewasa, kesabaran sering diuji dan anak-anak harus dilatih sejak dini untuk menangani sifat seperti itu demi masa depan mereka.

Pengalaman berbagi perhatian guru, menunggu giliran, dan lain sebagainya membantu anak untuk mengembangkan kesabaran yang mereka miliki.

8. Pendidikan anak usia dini untuk perkembangan otak

Kegiatan yang dibuat secara profesioal di prasekolah dapat meningkatkan perkembangan otak seorang anak. Tak hanya dapat meningkatkan perkembangan otak saja, berbagai kegiatan yang melibatkan analisis dan penalaran logis juga dapat mengasah keterampilan mereka.

9. Mengajari anak untuk menghargai perbedaan

Dalam dunia modern, banyak sekali keanekaragaman atau perbedaan yang terjadi. Seorang anak harus diajarkan untuk menghargai dan menerima perbedaan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.

Moms, setiap pengalaman dan interaksi di masyarakat membantu seorang anak untuk mengembangkan kemampuan mereka. Kemampuan inilah yang akan dibawa oleh seorang anak hingga dewasa.

Maka dari itu, sangat penting untuk memberikan pendidikan anak usia dini pada si kecil agar mereka dapat mengembangkan kemampuan mental, emosional, serta fisik untuk kesuksesan di masa depan.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

National University. Diakses pada 11 Juli 2020. Why Is Early Childhood Education Important? 

Parenting (2018). Diakses pada 11 Juli 2020. Importance and Benefits of Early Childhood Education 

Walden University. Diakses pada 11 Juli 2020. What’s The Importance of Early Childhood Education? 

    register-docotr